MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

YABB Luncurkan Laporan Dampak 2022: Upaya Kolektif Penyelesaian Masalah Iklim dan Kemampuan Digital

Wahyu by Wahyu
Kamis, 30 Maret 2023
in Sosialita
YABB Luncurkan Laporan Dampak 2022: Upaya Kolektif Penyelesaian Masalah Iklim dan Kemampuan Digital
25
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Sebagai apresiasi kepada para mitra terkait, sekaligus untuk menginspirasi lebih banyak pihak dalam menciptakan kemajuan yang bermakna bagi masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.

Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba yang didirikan oleh Grup GoTo, telah meluncurkan Laporan Dampak 2022 yang menyajikan berbagai kemajuan, sebagai bukti dari upaya kolektif berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahan iklim, kemampuan digital, dan mengembangkan komunitas.

Monica Oudang, Chairperson Yayasan Anak Bangsa Bisa menyampaikan, “2022 adalah tahun di saat dunia mulai terbebas dari COVID-19. Tahun di saat banyak hal baru lahir ataupun terlahir kembali. Terlepas dari berbagai tantangan yang terjadi pada 2022, di saat yang sama kita juga menemukan cara baru untuk berkembang bersama, menanamkan benih sebagai landasan untuk masa depan yang lebih baik dan meningkatkan dampak untuk perubahan jangka panjang.“

Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk mengakselerasi kemajuan menuju peradaban yang lestari, YABB mengidentifikasi sebuah pelajaran penting, yaitu solusi temporer dan upaya yang berjalan sendiri-sendiri tidak akan cukup untuk menghasilkan perubahan jangka panjang.

“Untuk itu, kami berusaha merancang inisiatif dan program yang siap untuk dikembangkan sehingga dapat menghasilkan dampak berskala besar dan berkelanjutan. Kami menjalankannya berlandaskan tiga prinsip utama, yakni kolaborasi, perubahan paradigma, serta teknologi dan inovasi,” tambah Monica.

Dikatakannya, pada tahun lalu, kami berfokus dalam mengembangkan kolaborasi yang bermakna dalam menyelesaikan masalah secara sistemik. Kolaborasi tersebut direalisasikan melalui inisiatif Changemakers Nusantara, di mana YABB menghubungkan 1.500 changemakers di seluruh Indonesia, terutama pihak yang berkomitmen untuk membawa perubahan.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh divisi riset YABB bersama Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) untuk mempelajari mentalitas para changemakers tersebut, agar bisa menginspirasi generasi masa depan.

Di area lingkungan, YABB menciptakan solusi untuk mengentaskan permasalahan air dan sampah melalui Catalyst Changemaker Ecosystem (CCE) dengan dukungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Di ekosistem ini YABB menciptakan lebih dari 100 koneksi dari 200 pemangku kepentingan multisektor, membaurkan 33 startup dan organisasi non-profit di dalam Lab, dan meningkatkan skala dari solusi berbasis teknologi dan komunitas yang diimplementasikan di proyek percontohan di Bandar Lampung, Semarang, dan Makassar.

Untuk membantu Indonesia memiliki talenta yang terampil sebagai fondasi kekuatan ekonomi digital, YABB berusaha menjembatani kesenjangan bagi 67% individu yang berasal dari universitas non-top tier dan 37% perempuan, untuk meningkatkan kompetensi di Generasi GIGIH, program yang menjadi bagian dari Kampus Merdeka, inisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Setelah melalui pembelajaran di kelas dan pengalaman magang maupun mengerjakan proyek capstone, lebih dari setengah peserta berhasil mendapatkan pekerjaan selepas dari program ini.

Melalui kolaborasi dengan para mitra, YABB mengembangkan komunitas untuk mendapatkan akses ke kebutuhan digital dan peralatan kesehatan yang memadai. Lewat program BersamaCERDAS, YABB mendistribusikan perangkat elektronik kepada 5.700 generasi muda di area tertinggal untuk memperluas jangkauan literasi digital.

Selain itu, YABB juga membangun pabrik oksigen mini Pressure Swing Adsorption (PSA) dengan bantuan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Oxygen for Indonesia untuk menjaga suplai oksigen permanen di 45 rumah sakit di Indonesia.

YABB sadar bahwa apa yang dilakukan masih membutuhkan berbagai peningkatan serta dukungan dari akademisi, organisasi non profit, bisnis, komunitas, pembuat kebijakan, media, dan pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan dampak dengan skala yang lebih besar dan berjangka panjang.

“Penyelesaian masalah iklim dan kemampuan digital yang kompleks butuh kolaborasi bermakna yang mampu melahirkan solusi inovatif melalui penerapan innovation ecosystem. Setiap pihak memiliki peran penting untuk menyatukan tujuan, serta saling berinteraksi mengisi kelebihan dan kekurangan sehingga bisa melahirkan inovasi,” ujar Monica.

“Kami berharap laporan ini bisa menginspirasi dan membuka pintu kolaborasi dengan pemangku kepentingan yang lebih luas lagi. Kami mengajak seluruh pembuat dampak untuk #BergerakBerdampakBersama, dan terus berjuang untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan masa depan yang berkelanjutan,” tutup Monica. * (Syam/Wah)

Post Views117 Views
Tags: BantuanCuacaEkstrimYABB

Related Posts

Bantu Warga Bangkit dari Gempa, FIFGROUP kirim 1.200 Paket Sembako ke NTT
Nasional

Bantu Warga Bangkit dari Gempa, FIFGROUP kirim 1.200 Paket Sembako ke NTT

by Syamhudi
Senin, 24 Agustus 2026
61
Chery Hadirkan Program Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Kota Medan
Sosialita

Chery Hadirkan Program Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Kota Medan

by Wahyu
Minggu, 21 Desember 2025
15

RECOMMENDED

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

30 Oktober 2026
3
LEPAS Pamer Taring di Jakarta Fashion Week 2027, Dunia Otomotif dan Fashion Adu Gengsi, L8 PHEV hingga E4 EV Jadi Sorotan

LEPAS Pamer Taring di Jakarta Fashion Week 2027, Dunia Otomotif dan Fashion Adu Gengsi, L8 PHEV hingga E4 EV Jadi Sorotan

30 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM