Jakarta, Media-profesi.com – Beberapa hari pra sesi Public Expose Tahunan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (“SCNP”), Perseroan mengadakan kegiatan screening jantung dan pembuluh darah dengan alat kesehatan NIVA bagi para pejabat di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (“Lemhannas”).
Kegiatan tersebut bagian dari rangkaian acara pra HUT Lemhannas RI yang ke 58 tanggal 20 Mei 2023, yang dibarengi dengan Kegiatan Donor Darah oleh Palang Merah Indonesia wilayah DKI Jaya. Hadir dalam acara tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Lemhannas beserta jajaran, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes RI, para Pejabat Palang Merah Indonesia serta Tim Manajemen dan Teknis dari SCNP selaku produser NIVA. Kegiatan NIVA screening di Lemhannas diselenggarakan pada tanggal 15 Mei 2023 dari pukul 09.00 hingga 12.00WIB.
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto menyampaikan apresiasi terhadap karya anak bangsa, dalam hal ini alat kesehatan dalam negeri NIVA, detektor dini penyakit kardiovaskular temuan para pakar elektrobiomedik Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung (STEI-ITB), diproduksi oleh SCNP.
Ketahanan Kesehatan Nasional mengacu pada kemampuan suatu negara untuk secara efektif mempersiapkan, merespons dan pemulihan dari kondisi darurat kesehatan masyarakat dan tantangan yang terkait kesehatan lainnya.
Berdasarkan penilaian SCNP selaku pelaku industri alat kesehatan, secara umum terdapat 5 (lima) pokok penting dalam konsep Ketahanan Kesehatan Nasional: (1) Kesiapsiagaan dan Perencanaan: Ini termasuk merumuskan strategi tanggap darurat, membangun jaringan komunikasi yang efektif, kecukupan pasokan medis dan ketersediaan infrastruktur serta para tenaga kesehatan yang terlatih; (2) Kehandalan Infrastruktur Kesehatan: Dalam hal ini Negara membangun rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan dalam jumlah yang memadai dan bermutu serta dilengkapi dengan ragam alat kesehatan serta pasokan medis yang layak;

(3) Kebijakan dan Program Kesehatan Masyarakat: Poin ini terkait dengan program imunisasi, tindakan pengawasan / pengendalian penyakit, kampanye pendidikan kesehatan untuk masyarakat dan supremasi regulasi untuk memastikan keamanan terhadap makanan dan air; (4) Kolaborasi dan Koordinasi: Dalam hal ini Negara membutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang solid di antara pemangku kepentingan termasuk lembaga pemerintah, penyedia layanan kesehatan, organisasi masyarakat dan mitra strategis di tingkat global. Koordinasi yang efektif akan memastikan respons terkendali, alokasi sumber daya efisien serta pertukaran informasi efektif. Kolaborasi mendorong inovasi, riset dan sharing best practices;
(5) Sistem Pengawasan Kesehatan dan Peringatan Dini: Sistem ini dibutuhkan oleh Negara untuk mengidentifikasi dan memantau ancaman kesehatan laten. Sistem melibatkan kegiatan pengumpulan, analisis dan interpretasi data kesehatan untuk mendeteksi, melacak pola penyakit serta identifikasi populasi yang rentan terkena risiko.
Dengan deteksi dini risiko sejak dini, Negara menjadi proaktif dalam perumusan kebijakan dan intervensi sedini mungkin untuk mencegah eskalasi krisis kesehatan masyarakat di tingkat nasional. Dalam poin ke 5 tersebut NIVA menjadi relevan dan berperan penting bagi Ketahanan Kesehatan Nasional, khususnya ranah kesehatan jantung dan pembuluh darah masyarakat secara agregat. Berdasarkan data WHO sebanyak 17,9 juta kematian per tahun disebabkan oleh penyakit kardiovaskular.
Figur ini setara dengan 32% kasus kematian global dimana sebanyak 85% nya disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Dalam paparan senior kardiologis Dokter Jetty Sedyawan (senior medical advisor Perseroan), hal senada juga terjadi di Indonesia, dimana prevalensi penyakit kardiovaskular terus meningkat dan menempati peringkat tertinggi penyebab kematian, terutama di usia produktif.
Dalam kegiatan screening di Lemhannas RI 15 Mei 2023 lalu, sangat besar animo masyarakat akan jasa screening kardiovascular. Dari 4(empat) unit NIVA yang dioperasikan selama 3 jam lebih oleh 8 orang tenaga kesehatan plus 1 orang cardiologist (dokter Jetty Sedyawan), berhasil dilakukan screening 85 pejabat Lemhannas RI, memberikan insight lengkap terkait kesehatan jantung dan pembuluh darah mereka termasuk rekomendasi.
Kegiatan screening juga dilanjutkan dalam sesi Public Expose Tahunan Perseroan di lokasi pabrik SCNP di Cileungsi, Kabupaten Bogor 17 Mei 2023. NIVA adalah salah satu komponen utama dalam rencana bisnis SCNP, bentuk implementasi dari kreasi masa depan Perseroan. * (Syam/Wah)





