MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Red Hat Memperkenalkan Ansible Lightspeed untuk Otomatisasi IT Berbasis AI

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 26 Juni 2023
in Teknologi
Red Hat Memperkenalkan Ansible Lightspeed untuk Otomatisasi IT Berbasis AI
25
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Red Hat, Inc., penyedia solusi open source terdepan di dunia, baru -baru ini mengumumkan Ansible Lightspeed with IBM Watson Code Assistant, layanan generative AI terbaru untuk otomatisasi Ansible.

Layanan ini didesain untuk membantu mendorong pengadopsian otomatisasi yang konsisten dan akurat dalam organisasi, sehingga memudahkan pengguna baru untuk mengotomatisasi tugas, sekaligus menghilangkan beban pembuatan tugas level rendah dari automator berpengalaman.

Ashesh Badani, senior vice president dan Chief Product Officer, Red Hat mengatakan, inovasi sudah menjadi dan akan selalu menjadi kisah yang berpusat pada manusia. Ini dimulai dengan ide yang tepat, berkembang dengan tim yang tepat, dan meraih potensi penuhnya dengan tools yang tepat.

“Inilah yang kami lakukan dengan Ansible Lightspeed: menyediakan teknologi yang kapabel, cerdas dan cukup dipahami oleh para developer dan operator untuk menggunakan otomatisasi dalam cara-cara baru, dan bagi pengguna untuk menggunakan pengetahuan yang mereka sudah miliki sehingga visi mereka menjadi nyata. Ini menghidupkan AI di dalam domain Anda sendiri. Dan yang terpenting, ini langsung memiliki kemampuan, karena pengalaman Anda sendiri yang melatihnya,” pungkasnya.

Di masa berkembangnya dinamika industri dan ketidakpastian ekonomi, bisnis mempunyai tugas untuk do more with less (lebih produktif dengan biaya dan sumber daya yang lebih sedikit). Organisasi membutuhkan berbagai talenta supaya tetap resilien, mendorong inovasi dan menyadari nilai penuh dari hybrid cloud dan investasi otomatisasi, akan tetapi kurangnya keterampilan IT penting bisa mengancam hasil akhir yang diinginkan.

Futuristic AI technology microchip advanced innovation digital remix

Menurut IDC, “90 persen perusahaan global akan mengalami krisis keterampilan IT pada 2025, yang berarti bahwa “Hingga tahun 2026, enterprise yang tidak secara efektif mengatasi kesenjangan talenta dan keterampilan digital dalam organisasi mereka akan membatasi peluang pertumbuhan pendapatan sebesar 20%.

Namun, “didorong oleh kekurangan keterampilan, CIO yang berinvestasi dalam platform pengadopsian digital dan automated learning technologies akan melihat peningkatan produktivitas sebesar 40% di tahun 2025, memberikan kecepatan yang lebih tinggi untuk mencapai keahlian yang dibutuhkan.

Ansible Lightspeed merepresentasikan fase berikutnya dalam inisiatif Project Wisdom, membuatnya bisa diakses pengguna, kontributor, pelanggan, dan ekosistem mitra Red Hat. Menggunakan natural language processing, layanan ini akan berintegrasi dengan Watson Code Assistant, yang diharapkan akan tersedia secara umum nanti di tahun ini, untuk mengakses IBM foundation model dan dengan cepat membangun kode otomatisasi.

Ini adalah nilai yang ingin dibawa oleh Watson Code Assistant (dalam gambaran teknis) kepada enterprise; untuk menjawab kesenjangan keterampilan dan efisiensi yang dibutuhkan untuk mengakselerasi time-to-value untuk otomatisasi.

Didesain dengan memperhatikan kebutuhan para developer dan operator, Ansible Lightspeed mendongkrak produktivitas pengguna Ansible secara signifikan untuk memasukkan English prompt secara langsung, sekaligus memudahkan pengguna dalam menerjemahkan keahlian domain mereka ke kode YAML untuk menciptakan atau menyunting Ansible Playbooks. Untuk membantu melatih model, pengguna juga bisa memberikan masukan.

Domain-specific AI menggabungkan kekuatan pengalaman tangan pertama dengan inovasi teknis dan memungkinkan AI disertakan ke dalam teknologi yang domain-specific, seperti otomatisasi, untuk memenuhi tantangan spesifik mereka. Karena dilatih oleh pengguna dengan pemahaman inti dari aplikasi real-world, Ansible Lightspeed akan memberikan rekomendasi yang lebih konsisten, berkualitas lebih tinggi, untuk menghadapi tantangan yang spesifik secara langsung. Ini bisa memberikan real value secara cepat – dalam industri, bahasa dan fungsi pengguna.

Red Hat dan IBM berniat untuk menyediakan pengalaman Ansible Lightspeed yang dibangun dengan transparansi, kolaborasi dan pilihan. Pencocokan sumber code yang tepat adalah prioritas utama, dan kontributor upstream content akan memiliki pilihan apakah pekerjaan mereka akan berkontribusi terhadap penyempurnaan model atau tidak.

Ketersediaan

Pratinjau teknologi Ansible Lightspeed dengan IBM Watson Code Assistant dijadwalkan tersedia pada tahun ini. * (Syam)

Post Views134 Views
Tags: Artificial IntelligenceHybrid CloudOpen ShiftOpen SourceRed Hat

Related Posts

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan
Teknologi

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan

by Wahyu
Senin, 26 Oktober 2026
9
Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!
Teknologi

Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!

by Syamhudi
Sabtu, 10 Oktober 2026
37

RECOMMENDED

Mercedes-Benz Bongkar 3 Teknologi Masa Depan: Kaca Mobil Jadi Layar Pintar, Hologram hingga Baterai 800 Volt

Mercedes-Benz Bongkar 3 Teknologi Masa Depan: Kaca Mobil Jadi Layar Pintar, Hologram hingga Baterai 800 Volt

7 November 2026
4
Lansia Makin Banyak, Physiorehab Buka Klinik Terbesar di Jakarta, Siapkan 18 Bed dan Teknologi SIS

Lansia Makin Banyak, Physiorehab Buka Klinik Terbesar di Jakarta, Siapkan 18 Bed dan Teknologi SIS

7 November 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM