MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset Sekuritas Optimistis Inflasi dan El Nino Dapat Mendukung Kinerja Keuangan Emiten CPO

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 13 September 2023
in Ekonomi
Mirae Asset Sekuritas Optimistis Inflasi dan El Nino Dapat Mendukung Kinerja Keuangan Emiten CPO
67
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi kinerja keuangan emiten CPO akan mendapatkan dukungan dari naiknya harga minyak sawit karena musim kemarau berkepanjangan sebagai akibat fenomena cuaca kering yaitu El Nino.

Rizkia Darmawan, Research Analyst Mirae Asset, mengatakan El Nino diprediksi akan menekan kinerja operasional perkebunan sawit, tetapi terhambatnya produksi akan membuat harga minyak sawit mentah (CPO) dunia berpotensi terangkat karena penurunan produksi tersebut.

“Fenomena El Nino memengaruhi permintaan minyak nabati dunia, salah satunya CPO karena produksinya atau suplainya turun di tingkat global dan kemudian mendongkrak harga komoditas tersebut di pasaran,” ujar Darma dalam Media Day: September 2023 hari Selasa (12/9/2023) di Jakarta.

Dalam acara bertema Heatwaves in the Market: High Fed Fund Rate and El Niño Impact to Commodities itu, dia mengatakan harga CPO sudah naik menjadi di kisaran RM3.800/ton sejak Juni hingga beberapa hari terakhir. Sejak awal tahun, rerata harga CPO berada pada kisaran RM3.900/ton dan sudah turun sekitar 12%, sempat turun hinga kisaran RM3.300/ton di Juni tetapi kembali naik hingga awal bulan ini.

Faktor lain, lanjutnya, adalah masih lebih rendahnya harga CPO dibanding harga minyak nabati lainnya seperti minyak rapa (rapeseed), minyak kacang kedelai, dan minyak biji matahari sehingga ada kemungkinan permintaan atas CPO juga akan meningkat. Sebagian besar emiten CPO, lanjutnya, akan menerima dampak positif dari kenaikan harga komoditas yang masuk ke dalam kategori bahan makanan (soft commodity) itu.

Dampak El Nino diprediksi masih akan terjadi dan diprediksi akan membuat harga CPO naik lagi hingga akhir tahun, tetapi sangat kecil kemungkinan akan kembali ke atas level RM4.600/ton (sekitar US$1.000/ton) seperti pada rentang 2021-2022.

Meskipun demikian, ada beberapa risiko terhadap prediksi kenaikan harga komoditas CPO yaitu besaran produksi yang akan terganggu karena efek cuaca El Nino serta faktor kebijakan pemerintah untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng domestik di tengah kenaikan harga CPO global.

Efek dari kenaikan harga CPO juga akan terjadi pada beberapa emiten CPO yang menjadi lingkup riset Mirae Asset. Beberapa emiten yang di-cover tersebut adalah PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP, rekomendasi Trading BUY, TP Rp 1.180 untuk 12 bulan ke depan), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI, Hold, TP Rp 8.250), dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS).

Di sisi sektor komoditas tambang dan energi (metal & mining commodity), Darma mengatakan kinerja keuangan perusahaan di industri batu bara relatif akan impas terhadap dampak dari El Nino, sedangkan kinerja perusahaan di industri nikel akan lebih diuntungkan untuk rentang jangka panjang.

“Secara jangka panjang, produsen nikel dan industri terkaitnya akan diuntungkan dari strategi hilirisasi (downstreaming) Indonesia terutama terkait dengan industri kendaraan listrik yang sangat tergantung dari baterai, di mana nikel merupakan bahan baku utama untuk baterai yang bagus.”

Emiten batu bara, tuturnya, diprediksi akan mengalami peningkatan produksi tetapi di saat yang sama akan mengalami penurunan kinerja keuangan karena pelemahan harga Si Emas Hitam di dunia.

Rully Arya Wisnubroto, Senior Economist Mirae Asset, menambahkan peningkatan harga komoditas dunia termasuk CPO dan minyak dunia berpotensi menyebabkan kenaikan inflasi global. Hal ini juga akan sangat berdampak kepada negara-negara maju yang saat ini masih berusaha untuk menurunkan inflasi.

“Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai sukses meredam inflasi sedangkan pengendalian inflasi masih menjadi isu utama negara-negara maju saat ini, seperti AS, Inggris, dan negara-negara Euro Zone. Masih tingginya inflasi di masing-masing negara saat ini, yang juga dapat diperburuk oleh kenaikan harga komoditas dan minyak dunia, dapat berdampak kepada arah kebijakan moneter di negara-negara tersebut.”

Rully mengatakan Indonesia diprediksi masih dapat meredam laju inflasi, yang diprediksi akan berada pada 5,25% hingga akhir tahun. masih terbuka kemungkinan bank sentral AS akan menaikkan kembali suku bunga kebijakan  mereka atau FFR meningkat inflasi yang masih berada jauh di atas target.

Hal ini diprediksi masih akan memicu volatilitas pasar global, yang juga akan berdampak kepada pasar finansial di Indonesia. Tekanan terhadap Rupiah masih akan tetap tinggi, apalagi disertai dengan sentimen negatif terhadap emerging market. Hal ini disebabkan memburuknya kondisi ekonomi Tiongkok.

Dalam memitigasi risiko tekanan terhadap Rupiah, BI bersama pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan untuk memperkuat sektor finansial di dalam negeri dan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap USD sehingga dapat memitigasi risiko fluktuasi di masa yang akan datang. * (Syam)

Post Views101 Views
Tags: CPOEmitenMinyak SawitMirae AssetPasar ModalPasar SahamSekuritas

Related Posts

Penipuan Digital Menggila, Mirae Asset Gelontorkan Hampir Rp10 Miliar untuk Perkuat Benteng Siber
Ekonomi

Penipuan Digital Menggila, Mirae Asset Gelontorkan Hampir Rp10 Miliar untuk Perkuat Benteng Siber

by Pratama
Sabtu, 10 Oktober 2026
9
Rupiah Tembus Rp17.812, Asing Cabut dari Pasar, Keputusan BI Jadi Penentu IHSG
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.812, Asing Cabut dari Pasar, Keputusan BI Jadi Penentu IHSG

by Wahyu
Senin, 21 September 2026
21

RECOMMENDED

Inggris Punya Legenda, China Bawa Teknologi! Freelander 8 Siap Mengguncang Persaingan Suv Premium Global

Inggris Punya Legenda, China Bawa Teknologi! Freelander 8 Siap Mengguncang Persaingan Suv Premium Global

10 Oktober 2026
5
JETOUR Tantang Tren Modifikasi SUV! T1 i-DM Tampil Nyentrik, T2 Makin Gahar

JETOUR Tantang Tren Modifikasi SUV! T1 i-DM Tampil Nyentrik, T2 Makin Gahar

10 Oktober 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM