MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rempah Indonesia Mendunia Jadi Sumber Devisa dari Bumbu dan Herba

Wahyu by Wahyu
Minggu, 21 Januari 2024
in Ekonomi
Rempah Indonesia Mendunia Jadi Sumber Devisa dari  Bumbu dan Herba
30
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Indonesia, dikenal sebagai negeri yang menyimpan kekayaan rempah-rempah, tidak hanya menciptakan kelezatan dalam masakan, tetapi menjadi inspirasi bagi interaksi budaya dan kesehatan masyarakat.

Negeri Rempah Foundation mencatat lebih dari 400 jenis rempah yang tersebar di seluruh dunia, dan Indonesia, dengan 275 jenis rempahnya, menjadi pusatnya sejak abad ke-15.

Tak hanya memberikan cita rasa yang unik, rempah-rempah Indonesia seperti lada, vanila, kayu manis, cengkeh, pala, kapulaga, jahe, dan kunyit telah memikat pasar global hingga kini. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari-November 2023 volume ekspor rempahrempah mencapai 148,22 ribu ton (naik 29,77% yoy) dengan total nilai ekspor mencapai USD564,12 juta (turun 4,16% yoy). Hal ini mengindikasikan permintaan terhadap rempah-rempah Indonesia tetap menguat di tengah fenomena penurunan harga rempah-rempah secara agregat.

Tiongkok, Amerika Serikat, India, Vietnam, dan Belanda menjadi negara tujuan utama ekspor rempah-rempah. Sementara itu, peningkatan ekspor tertinggi pada periode Januari-November 2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dicatatkan ke Bangladesh, Pakistan, Tiongkok, India dan Peru.

“Pada masa awal merebaknya pandemi COVID-19, kesadaran akan pentingnya kesehatan meningkat. Rempah-rempah bukan hanya bumbu, tetapi juga bahan baku untuk herba dan obat lokal yang mendukung sistem imunitas tubuh. Hal ini turut mendukung permintaan rempahrempah dunia,” ujar Kepala Divisi Riset dan Pengembangan LPEI, Rini Satriani.

Lebih lanjut, rempah-rempah seperti pala, lawang, dan kapulaga memiliki peran penting dalam industri makanan dan kosmetik. Selain itu, adas, ketumbar, dan jintan membuktikan manfaat kesehatannya, mulai dari merawat kesehatan perut hingga menjaga kadar gula darah dan mengurangi kolesterol jahat.

Sepanjang Januari-November 2023, terjadi pelemahan permintaan rempah – rempah seperti pala, lawang, kapulaga, lada, dan kayu manis. Di sisi lain, beberapa rempah membukukan pertumbuhan positif seperti cengkeh yang tumbuh 61,03% (YoY), adas, ketumbar, jinten tumbuh 81,55%, dan jahe, kunyit, dan rempah lainnya yang tumbuh 139,47% (YoY).

“Meskipun beberapa rempah mengalami penurunan permintaan, ada pula yang tumbuh positif, seperti cengkeh dan rempah-rempah lainnya,” kata Rini.

Meskipun neraca perdagangan rempah Indonesia selalu surplus sejak 2017, tantangan perubahan iklim dan perlambatan ekonomi di beberapa negara tujuan perlu diwaspadai karena dapat menghambat ekspor rempah – rempah Indonesia.

Melihat besarnya potensi ekspor rempah-rempah, LPEI melalui Program Desa Devisa terus memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan terintegrasi untuk meningkatkan pengetahuan para petani rempah sehingga berdampak sosial, berwawasan lingkungan, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing rempah Indonesia di pasar global.

Sepanjang 2023 lalu, LPEI berhasil membangun 917 Desa Devisa di seluruh Indonesia. Beberapa diantaranya memproduksi rempah-rempah, seperti Desa Devisa Jahe Gajah di Pacitan, Jawa Timur, Desa Devisa Kapulaga di Pangandaran, Jawa Barat, hingga Desa Devisa Vanili di Nusa Tenggara Timur. Program Desa Devisa LPEI memberikan manfaat langsung kepada 80.234 petani, nelayan, pengrajin dan warga lainnya.

Hal ini sejalan dengan misi LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, untuk menjadi mitra strategis dalam ekosistem ekspor yang fokus pada beyond financing, developmental impact, dan sustainability.

Desa Devisa merupakan program pemberdayaan komunitas petani/perajin/koperasi, maupun UKM yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor. Program Desa Devisa dirancang untuk memberikan pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Kegiatan  dilakukan berupa pendampingan untuk mengatasi hambatan ekspor komunitas, antara lain penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, prosedur ekspor, perizinan dan sertifikasi, serta akses pasar,” kata Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI Sofyan Naibaho. * (Syam/Wah)

Post Views79 Views
Tags: eksporIndonesia Exim BankLPEIRempah-rempahUKMumkm

Related Posts

FIFGROUP Resmikan Desa Sejahtera Astra dan Sekolah yang Lebih Layak di Bukit Sinyonya, Pandeglang
Sosialita

FIFGROUP Resmikan Desa Sejahtera Astra dan Sekolah yang Lebih Layak di Bukit Sinyonya, Pandeglang

by Pratama
Jumat, 3 April 2026
17
Kisah Inspiratif UMKM Membangun Bisnis Dari Kampung ke Panggung Internasional di IMA Sharing Session
Ekonomi

Kisah Inspiratif UMKM Membangun Bisnis Dari Kampung ke Panggung Internasional di IMA Sharing Session

by Pratama
Rabu, 25 Maret 2026
12

RECOMMENDED

Clarks Originals Rayakan Wallabee Day 2026 Lewat “Worn By The World”

Clarks Originals Rayakan Wallabee Day 2026 Lewat “Worn By The World”

24 April 2026
5
Sering Dianggap Over Thinking? Ternyata Insting dan Pengamatan Ibu Adalah Instrumen Medis Awal bagi Si Kecil

Sering Dianggap Over Thinking? Ternyata Insting dan Pengamatan Ibu Adalah Instrumen Medis Awal bagi Si Kecil

24 April 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM