MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Revolusi Teknologi Retail – Bagaimana Menghadirkan Pengalaman Terintegrasi Terbaik di Toko

Wahyu by Wahyu
Jumat, 2 Februari 2024
in Teknologi
Revolusi Teknologi Retail – Bagaimana Menghadirkan Pengalaman Terintegrasi Terbaik di Toko
97
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Shobhan Lakkapragada, Senior Director of Product Management, Edge Computing, Red Hat mengungkapkan bahwa tahun 2024 telah tiba dan keriuhan holiday shopping sudah kita lewati. Apakah Anda berhasil membeli semua kado sebelum musim libur tiba, atau Anda adalah tipe yang belanja di detik-detik terakhir, saya yakin ada beberapa pesan yang Anda ingin sampaikan kepada para peretail agar pengalaman berbelanja Anda lebih lancar lagi.

Apakah pengalaman berbelanja di dalam toko kacau? Apakah Anda bisa menggunakan layanan self-checkout? Apakah ada pilihan untuk berbelanja online dan pengambilan di toko yang menyediakan informasi inventori terbaru? Ini adalah pertanyaan yang kita tanyakan kepada diri sendiri sebagai pembelanja, namun bagaimana para peretail mewujudkannya?

Ada banyak potongan dari teka-teki ini, namun yang paling jelas salah satunya adalah AI. AI adalah bagian penting dari transformasi retail, mulai dari self-checkout hingga manajemen inventaris dan banyak lagi. Namun peretail jangan sekadar “mengaktifkan AI” di toko mereka. Mereka harus mengimplementasikan platform enterprise tunggal untuk komputasi edge yang akan mendukung AI dan teknologi penting lainnya dalam strategi transformasi mereka. Dan komputasi edge, di dalam lingkaran kepemimpinan enterprise, terus menjadi topik diskusi. Baik teknologi edge di luar angkasa, kendaraan yang software-defined yang bertindak sebagai perangkat komputasi edge atau sensor jarak jauh di gurun, komputasi edge membantu mendorong inovasi yang transformatif di semua industri.

Tingginya harapan pelanggan dan dinamika perubahan pasar mendorong peningkatan penerapan teknologi retail. Diakselerasi oleh pandemi, restoran dan supermarket harus mengubah model bisnis untuk memberikan pilihan-pilihan seperti penjemputan barang (curbside pickup) dan e-commerce. Upah pekerja juga naik, namun biaya teknologi inti menurun, terutama yang berada di edge. Ini berarti peretail mulai menjajaki solusi baru untuk membantu menghadirkan pengalaman belanja pelanggan yang lebih efisien dan terpersonalisasi, termasuk:

  • Pengalaman berbelanja secara fisik dan online yang nyaman, mulai dari visibilitas inventory yang lebih baik dan real time, serta opsi personalisasi yang lebih mendalam untuk mempercepat pengiriman dan lainnya;
  • Generasi baru layout toko untuk membuat belanja di toko menjadi lebih cepat dan lebih nyaman, baik untuk melihat-lihat barang di toko, atau mengambil barang dari pembelian online;
  • Pengalaman self-checkout yang lebih baik di mana pelanggan bisa mengambil barang mereka dan pergi;
  • Solusi pencegahan kehilangan yang modern untuk mengurangi risiko dan dampak ‘penyusutan’ karena pencurian dan kekerasan.

Komputasi edge bisa membantu peretail meningkatkan pengalaman konsumen secara drastis

Hasilnya, kita melihat peretail, termasuk pelanggan Red Hat, berinvestasi di tiga area inti: modernisasi point of sale (POS), computer vision, dan otomatisasi gudang.

Sebagai contoh, salah satu pelanggan kami yang melayani lebih dari 65 juta pelanggan di seluruh Amerika Utara, dengan 1.200 toko di seluruh negara. Mereka dihadapkan pada biaya operasional yang meningkat, kebutuhan untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan dalam toko saat checkout/dengan program loyalty dan adanya tuntutan untuk terus-menerus mengelola sistem POS di seluruh toko di negara tersebut dengan efisien. Alhasil, peretail ini harus mengevaluasi kembali jejak teknologinya.

Untuk melakukan itu, perusahaan tersebut memilih untuk mengatur ulang infrastruktur POS-nya dengan pendekatan satu platform enterprise untuk komputasi edge menggunakan Red Hat Enterprise Linux (RHEL), Red Hat OpenShift dan Red Hat Ansible Automation Platform.Upaya ini menjawab 4 tantangan teknis utama, yaitu:

  • Memahami bagaimana mendeploy RHEL dalam format yang berfokus pada edge untuk mengembangkan aplikasi POS baru;
  • Migrasi ke sistem POS tanpa server dengan menempatkan aplikasinya dalam container;
  • Menerapkan postur keamanan yang kuat dan proteksi payment card industry (PCI) menggunakan immutable image (gambar yang tidak bisa diubah) dari RHEL dan aplikasi-aplikasi yang di-containerizing;
  • Mengaktifkan semua peripheral terhubung dan sesuai dengan PCI, seperti pemindai barcode, papan PIN dan printer tanda terima supaya bisa berjalan di aplikasi POS yang dikembangkan kembali.

Peretail itu kemudian memilih untuk memodernisasi infrastruktur POS mereka dengan platform enterprise yang bisa membantu menjawab kebutuhan network edge di industri retail. Dengan pendekatan ini, peretail bisa mendeploy data lebih dekat ke tempat di mana data tersebut dikumpulkan, dan di mana sebagian besar interaksi pelanggan terjadi – dalam kasus ini, di salah satu dari 1.200 toko pelanggan kami.

Sejak modernisasi POS dilakukan, peretail tersebut kini bisa merespons kondisi pasar yang berubah dengan lebih baik dan lebih cepat, menciptakan pengalaman konsumen yang berbeda, dan meningkatkan outcome operasional dengan lebih efisien. Dengan infrastruktur yang handal dan konsisten, mereka bisa untuk sepenuhnya fokus pada kepatuhan dan langkah keamanan.

Saat pemeliharaan atau update keamanan harus dijalankan, otomatisasi membuat tim IT bisa melakukan deploy dalam skala besar, sekaligus menjaga pola pikir security-first. Ini bisa berarti mendeteksi masalah potensial sebelum mencapai produksi dan memitigasi atau langsung menghilangkan masalah tersebut, semuanya karena tim bebas dari kegiatan maintenance rutin dan memakan waktu, untuk berfokus pada hal-hal yang lebih penting: yaitu keamanan IT dan pengalaman pelanggan. Ini akan menghasilkan pengalaman pelanggan yang lebih positif sekaligus mengurangi biaya operasional dan mendongkrak keuntungan.

Perjalanan mungkin berbeda, namun hasil akhirnya sama – meningkatkan pengalaman pelanggan, mendorong efisiensi operasional, dan membuka peluang pendapatan baru.

Inovasi terbuka Red Hat menghadirkan pengalaman “in store” modern

Banyak pelanggan menerapkan solusi modern yang didorong oleh AI dan computer vision dari independent software vendors (ISVs) untuk meningkatkan pengalaman self-checkout konsumen mereka, dengan pengalaman yang lebih user-friendly ketimbang sekadar memindai barcode. Ini artinya pelanggan bisa mengambil barang, meletakkannya dalam keranjang, dan melangkah keluar tanpa harus “check out” atau menunggu di antrian untuk membayar. Sama halnya dengan aplikasi berbasis AI yang bisa membantu menganalisis footfall untuk memahami perilaku konsumen, dan solusi loss prevention modern yang tidak mengandalkan RFID atau security tag yang ditempelkan pada barang.

Untuk menerapkan tipe-tipe aplikasi seperti ini, peretail membutuhkan platform pengembangan aplikasi enterprise modern untuk server dalam toko yang terhubung ke aplikasi core mereka di hybrid cloud. Red Hat OpenShift dan Red Hat OpenShift AI membantu pelanggan mendeploy aplikasi ini – baik yang dikembangkan sendiri atau dibangun dengan ISV – pada platform tersebut.

Kami baru-baru ini mengumumkan ketersediaan Red Hat Device Edge. Red Hat Device Edge menyediakan platform yang lebih konsisten yang dirancang untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas, terutama yang membutuhkan komputasi untuk perangkat kecil di perangkat edge. Hal ini menjadikannya solusi ideal untuk sistem POS retail. Red Hat Device Edge menggabungkan MicroShift, sebuah proyek komunitas open source yang enterprise-ready dan disupport oleh Red Hat dalam pendistribusiannya, dengan Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat Ansible Automation Platform untuk pengelolaan Day 1 dan Day 2 yang lebih konsisten pada ratusan hingga ribuan situs dan perangkat. * (Syam/Wah)

Post Views132 Views
Tags: Red HatRed Hat Ansible AutomationRed Hat Device EdgeRed Hat OpenShiftRed Hat OpenShift AI

Related Posts

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan
Teknologi

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan

by Wahyu
Senin, 26 Oktober 2026
8
Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!
Teknologi

Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!

by Syamhudi
Sabtu, 10 Oktober 2026
37

RECOMMENDED

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

30 Oktober 2026
9
Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

30 Oktober 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM