MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Trend Micro Berantas Deepfakes dan Serangan Siber Berbasis AI untuk Konsumen dan Enterprise

Pemimpin di bidang keamanan siber mengumumkan kemampuan untuk menjamin ketahanan bisnis dan adopsi AI

Wahyu by Wahyu
Rabu, 31 Juli 2024
in Teknologi
Trend Micro Berantas Deepfakes dan Serangan Siber Berbasis AI untuk Konsumen dan Enterprise

AI cybersecurity, virus protection in machine learning

34
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Trend Micro Incorporated (TYO: 4704; TSE: 4704), pemimpin keamanan siber global mengumumkan inovasi-inovasi terbaru pada platform enterprise yang berfokus untuk melindungi seluruh area dari ancaman serangan dan fraud berbasis AI yang terus meningkat.

Lihat demo kemampuan Trend Micro dalam mendeteksi deepfake:

https://youtu.be/16pwF_uzFvQ?si=lZcdCzqFXNhLQz3g 

Penelitian Trend Micro menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber memanfaatkan ledakan penggunaan AI di enterprise, yang mengakibatkan peningkatan dramatis ketersediaan tools berbasis AI di dunia kriminal.

Tools ini lebih murah dan lebih mudah diakses dibanding sebelumnya, sehingga para penjahat dengan berbagai tingkat keahlian dapat dengan mudah melancarkan serangan dalam skala besar untuk mengecoh korban, dengan tujuan pemerasan, pencurian identitas, fraud, atau misinformasi.

Kevin Simzer, COO at Trend Micro: “Penelitian terbaru kami mengungkapkan beberapa tools deepfake terbaru yang memudahkan pelaku kejahatan siber, apapun level kemampuannya, untuk melancarkan scam yang merugikan, rekayasa sosial, dan upaya menerobos keamanan. Demi pelanggan kami, baik enterprise maupun konsumen, kami memimpin industri untuk melawan balik dengan kemampuan baru mendeteksi deepfake dan berbagai bentuk fraud berbasis AI lainnya. Seperti pergeseran ancaman dan lanskap IT di masa lalu, kami telah melihat tantangan dalam mengamankan AI dan berhasil menghadapinya.”

Mendeteksi dan menaklukkan metode berbasis AI ini sangat penting supaya kita dapat mengelola risiko permukaan serangan yang ada di enteprise dengan lebih baik dan menurunkan risiko online secara keseluruhan bagi konsumen, di mana sebanyak 71% dari mereka, menurut survei terkini Trend, memandang deepfake secara negatif dan meyakini bahwa salah satu penggunaan utamanya adalah untuk fraud.

Segera tersedia di platform Trend Micro Vision One™, teknologi pendeteksi deepfake terbaru akan menggunakan berbagai metode canggih untuk mendeteksi konten yang dihasilkan oleh AI.

Menurut analis Gartner1 Dan Ayoub, “Aplikasi GenAI berkualitas tinggi yang sudah tersedia saat ini mampu membuat konten video yang photo-realistic yang dapat menipu atau mengecoh audiens. Mengingat kemudahan menggunakan tools ini dan kecanggihannya yang semakin meningkat, sangat penting untuk mengembangkan pendekatan metodologis dalam mendeteksi konten deepfake GenAI.”

Deepfake menimbulkan risiko yang signifikan bagi enterprise modern dan individu. Deepfake yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan dampak finansial, kehilangan pekerjaan, masalah hukum, kerusakan reputasi, pencurian identitas, dan potensi bahaya terhadap kesehatan mental atau fisik.

Dalam studi Trend Micro baru-baru ini, 36% konsumen melaporkan telah mengalami upaya penipuan menggunakan deepfake. FBI sebelumnya juga telah memperingatkan tentang teknologi deepfake yang digunakan bersama dengan panggilan video untuk melakukan business email compromise attack, dan melamar kerja jarak jauh secara curang.

Teknologi ini tidak hanya disalahgunakan untuk meniadakan verifikasi manusia, tetapi juga langkah-langkah keamanan biometrik seperti pengenalan wajah. Penelitian Trend Micro juga menemukan adanya perubahan baru-baru ini yang menunjukkan peningkatan ketertarikan untuk mengeksploitasi model LLM yang ada melalui teknik pembobolan yang inovatif ketimbang mengembangkan tools AI untuk kejahatan.

Peluncuran solusi baru Trend merupakan bagian dari misi perusahaan untuk melindungi pelanggan dalam perjalanan penggunaan AI. Dengan mendukung strategi zero trust, Trend baru-baru ini merilis fitur-fitur baru untuk Trend Vision One yang dirancang untuk:

  • Memusatkan manajemen akses dan penggunaan GenAI pada karyawan
  • Memeriksa berbagai perintah yang diberikan, untuk mencegah kebocoran data dan terinfeksi elemen berbahaya
  • Menyaring konten GenAI untuk memenuhi berbagai regulasi
  • Melindungi dari serangan large language model (LLM)

(Syam/Wah)

Post Views103 Views
Tags: Cyber SecurityGen AIKejahatan SiberLarge Language Model (LLM)Trend Micro

Related Posts

Chubb Indonesia dan Bank DBS Indonesia Luncurkan Cyber Guard untuk Memperkuat Perlindungan Konsumen
Ekonomi

Chubb Indonesia dan Bank DBS Indonesia Luncurkan Cyber Guard untuk Memperkuat Perlindungan Konsumen

by Pratama
Selasa, 24 Maret 2026
13
Studi Zebra: Lebih dari 8 dari 10 Perusahaan Retail di Asia Pasifik Meyakini Gen AI Memberikan Dampak Signifikan pada Pencegahan Kerugian
Teknologi

Studi Zebra: Lebih dari 8 dari 10 Perusahaan Retail di Asia Pasifik Meyakini Gen AI Memberikan Dampak Signifikan pada Pencegahan Kerugian

by Wahyu
Jumat, 20 Maret 2026
15

RECOMMENDED

Dari Ruang Kelas ke Dunia Bisnis, Cara United Tractors Cetak Wirausaha Muda di Sulteng

Dari Ruang Kelas ke Dunia Bisnis, Cara United Tractors Cetak Wirausaha Muda di Sulteng

6 Juni 2026
9
Geely Bikin Kejutan di OTOMOTIF Award 2026, SUV Hybrid dan EV Ini Jadi Juara

Geely Bikin Kejutan di OTOMOTIF Award 2026, SUV Hybrid dan EV Ini Jadi Juara

6 Juni 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    573 shares
    Share 229 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM