MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Peresmian Pabrik Baru Karawang Assembly Plant 2 dengan Nilai Investasi Sekitar Rp 2,9 Triliun

Wahyu by Wahyu
Senin, 3 Maret 2025
in Ekonomi
Peresmian Pabrik Baru Karawang Assembly Plant 2 dengan Nilai Investasi Sekitar Rp 2,9 Triliun
28
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) pada 27 Februari 2025 berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat.

Sebagai pabrik ADM yang ke-6, fasilitas baru dengan luas lebih dari 26 hektar ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan pelanggan untuk pasar otomotif domestik dan global yang terus berkembang.

Selain menjadi basis produksi untuk grup Daihatsu di luar Jepang, pembangunan pabrik baru KAP 2 juga merupakan wujud komitmen investasi keberlanjutan Daihatsu di masa depan dengan menghadirkan teknologi manufaktur proses produksi mobil yang lebih modern, ramah lingkungan, serta memiliki produktivitas tinggi.

Pembukaan pabrik baru Daihatsu KAP 2 ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, serta dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasushi Masaki; tiga perwakilan pemegang saham PT Astra Daihatsu Motor, seperti President of Daihatsu Motor Co., Ltd. (DMC), Masahiro Inoue; Direktur PT Astra International Tbk, Gidion Hasan; Senior Executive Officer of Toyota Tsusho Corporation, Shigeru Harada; Presiden Direktur ADM Yasushi Kyoda, Wakil Presiden Direktur ADM Erlan Krisnaring Cahyono; perwakilan supplier, distributor, serta mitra strategis lainnya.

Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Astra Daihatsu Motor atas pencapaian ini, serta kepada Daihatsu Motor Co., Ltd. dalam mempercayakan ADM sebagai basis produksi Daihatsu di luar Jepang sebagai hub industri otomotif global.

“Kami berharap ADM dapat terus mengembangkan model sesuai tren otomotif terkini, memperkuat partisipasi industri melibatkan rantai pasok lokal agar dapat memperbesar tingkat penggunaan komponen dalam negeri, serta dapat memantapkan posisinya sebagai salah satu produsen kendaraan bermotor roda empat terbesar di Indonesia, di Asia Tenggara bahkan di dunia,” ujar Agus Gumiwang.

Pabrik baru KAP 2 memiliki 3 fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan) yang terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini dengan menerapkan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact). Konsep ini menerapkan proses produksi modern, produktivitas tinggi, ramah lingkungan dengan penggunaan energi terbarukan dan optimalisasi produksi yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 20%, serta tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan.

Sejalan dengan komitmen SDGs (Sustainable Development Goals) dalam upaya menuju carbon neutral, pabrik baru KAP 2 didesain dengan konsep tanpa dinding untuk menghasilkan sirkulasi udara lebih baik yang mampu memberikan efisiensi penggunaan tenaga listrik lebih optimal, utilisasi peningkatan teknologi robotik yang mampu menghasilkan sebuah produk berkualitas tinggi, optimalisasi proses pengecatan yang dapat menghilangkan polusi air, tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan, serta mengimplementasikan panel surya sebesar 3 Mega Watt sebagai sumber daya listrik terbarukan.

Pabrik baru ini memproduksi model kolaborasi LCGC yakni Daihatsu Ayla dan Toyota Agya dalam memenuhi permintaan pasar otomotif domestik dan global, sekaligus menandakan langkah strategis Daihatsu dalam meningkatkan kontribusi ekspor kendaraan buatan Indonesia ke mancanegara. Pabrik baru ini juga didesain untuk dapat memproduksi kendaraan masa depan.

Dengan nilai investasi sekitar Rp2,9 triliun, pabrik Karawang Assembly Plant 2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per-tahun. Secara total, pabrik ADM juga mampu memproduksi kendaraan hingga lebih dari 530 ribu unit per-tahun untuk pasar domestik dan global. Kemampuan produksi ini juga didukung oleh lebih dari 1.700 supplier, termasuk 700 UMKM, serta tingkat lokalisasi yang mencapai lebih dari 80% untuk semua kendaraan yang diproduksi.

“Kami bersyukur dapat membuka fasilitas pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 ini sebagai wujud investasi keberlanjutan masa depan. Kami selalu berusaha untuk terus berinovasi dalam teknologi manufaktur yang lebih produktif dan efisien, ramah lingkungan, sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar otomotif yang terus berkembang. Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerjasama yang berkelanjutan dengan Indonesia,” ujar Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor. * (Syam/Wah)

Post Views173 Views
Tags: Daihatsu Gran MaxPabrik Karawang

Related Posts

Penjualan Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit, Gran Max Jadi Mesin Utama Pertumbuhan
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit, Gran Max Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

by Pratama
Kamis, 17 September 2026
20
Penjualan Daihatsu Tumbuh 13,6%, Gran Max Jadi Andalan Pelaku Usaha
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Tumbuh 13,6%, Gran Max Jadi Andalan Pelaku Usaha

by Wahyu
Jumat, 21 Agustus 2026
21

RECOMMENDED

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

30 Oktober 2026
3
LEPAS Pamer Taring di Jakarta Fashion Week 2027, Dunia Otomotif dan Fashion Adu Gengsi, L8 PHEV hingga E4 EV Jadi Sorotan

LEPAS Pamer Taring di Jakarta Fashion Week 2027, Dunia Otomotif dan Fashion Adu Gengsi, L8 PHEV hingga E4 EV Jadi Sorotan

30 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM