Jakarta, Mediaprofesi.id – Semangat kebersamaan dan gotong royong warga RW 010 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, kembali terpancar dalam penyelenggaraan kurban gabungan Idul Adha 1446 H.
Sebanyak 9 sapi dan 15 kambing disembelih yang melibatkan empat Rukun Tetangga (RT 01, 02, 03, dan 04), mengukuhkan semangat berbagi lintas status sosial dan latar belakang. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kurban sebagai perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Ketua RW 010, Bambang Sasongko, menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme dan partisipasi warga. “Alhamdulillah, tahun ini panitia kurban gabungan RT 01 sampai 04 kembali bekerja dengan sangat baik. Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga wujud nyata kebersamaan dan kepedulian kita sebagai satu kesatuan warga RW 10,” ujarnya saat meninjau lokasi penyembelihan, Jumat (6/6/2025) pagi.
Tradisi kurban gabungan ini, seperti disampaikan Ketua RT 003 RW 010, H. Iwan, bukanlah hal baru. “Tradisi ini sudah berjalan puluhan tahun. Menjadi agenda rutin yang dinanti warga setiap Idul Adha. Yang paling membanggakan adalah semangat kebersamaannya yang tetap terjaga,” kata Iwan. Ia menekankan prinsip keadilan dalam pendistribusian daging kurban. “Semua warga rata-rata dibagi. Tidak memandang kaya miskin, dan tanpa membedakan latar belakang. Inilah kekuatan kita, saling berbagi dan menghormati dalam perbedaan,” tegas Iwan yang juga sesepuh warga setempat.
Panitia kurban gabungan telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan matang, mulai dari pendataan hewan kurban, penyiapan tempat penyembelihan yang memenuhi syarat kesehatan dan kebersihan, hingga sistem distribusi daging. Hewan kurban yang terkumpul disembelih secara bersama-sama oleh tim jagal yang kompeten dan sesuai syariat.
Daging kurban kemudian dibagi ke dalam paket-paket yang siap didistribusikan. Prioritas diberikan kepada warga yang kurang mampu di lingkungan RW 10, namun seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, seluruh warga berhak menerima bagian sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Kegiatan ini tidak hanya bermakna ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana gotong royong terlihat jelas sejak pagi hari, mulai dari panitia yang bekerja keras, warga yang membantu proses, hingga sukacita saat menerima dan membagikan paket daging.
“Idul Adha di RW 10 selalu spesial. Melalui kurban bersama ini, kami tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga terus merajut kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, dan memperkuat rasa persatuan di lingkungan tempat tinggal kami, Kalisari. Semoga semangat berbagi ini terus terjaga,” pungkas Bambang Sasongko menutup perbincangan. * (Syam)





