Karya : Lisas
Jakarta, Mediaprofesi.id – Aku mengenal gadis berambut dikepang dua puluhan tahun silam lewat hati, bukan lewat mata.
Karena mengenalnya lewat hati, sehingga membuat ku semakin terpesona kepadanya yang telah mampu meluluhkan lantakkan hatiku.
Aku terpesona melihat keperibadiannya yang begitu ceria, ramah, santun dan bertutur katanya pun sangat lembut.
Keperibadian yang dimiliki gadis berambut dikepang dua itu telah mampu mendobrak ketenangan hatiku.
Energi positif yang dipancarkan gadis berambut dikepang dua itu mampu menggetarkan hatiku untuk menggapai yang namanya cinta setulus hati.
Namun seiring perjalanan waktu, aku pun harus rela untuk menggapai cinta yang tulus itu tidak terwujud.
Entah dia pergi kemana, aku pun seperti kehilangan jejak untuk mewujudkan cinta suci itu.
Kenangan akan sosok kepribadian gadis berambut dikepang dua itu masih tersimpan dalam memori hidupku
Kini aku mendengar kabar dari ombak dan angin, dia telah bahagia bersama pasangan yang dicintainya.
Aku pun turut mendoakan semoga dia bahagia dalam membina biduk rumah tangganya bersama orang terkasihnya berserta anak-anaknya. * (Syam/Wah) – Foto: Ilustrasi – Meta AI




