MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BYD dan DENZA Berkontribusi Mendorong Pertumbuhan Pasar Nasional EV

Pratama by Pratama
Senin, 15 Desember 2025
in Ekonomi
BYD dan DENZA Berkontribusi Mendorong Pertumbuhan Pasar Nasional EV

default

8
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Geliat pasar otomotif berbasis kendaraan listrik (EV) di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan pangsa pasar yang meningkat dari tahun ke tahun. Dari sekitar 2 sampai 3% pada 2023, penetrasi EV naik menjadi 5% pada 2024 dan mencapai sekitar 12% menjelang akhir 2025.

Artinya, pasar EV kini meluas hingga lebih dari empat kali lebih besar dibandingkan dua tahun lalu. Perkembangan ini menjadi indikasi bahwa adopsi EV semakin menguat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Seiring dengan tren pertumbuhan tersebut, BYD Indonesia terus mengambil peran strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di tanah air. Sepanjang Januari hingga November 2025, BYD mencatat lebih dari 47.300 unit penjualan, atau sekitar 57% pangsa pasar dari total penjualan EV nasional.

Sebagai perbandingan, total penjualan EV nasional pada 2024 yaitu sebesar 43.000 unit. Dengan angka penjualan BYD yang telah melampaui jumlah tersebut dalam kurang dari satu tahun kinerjanya, terlihat bahwa dinamika pasar EV pada 2025 bergerak lebih cepat dari tahun sebelumnya.

Memasuki kuartal terakhir 2025, dinamika pasar EV semakin memperlihatkan tren yang menggembirakan. Tingkat adopsi pada bulan Oktober dan November di setiap bulannya mencapai lebih dari 15% dari total penjualan kendaraan nasional. Peningkatan ini membawa Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan EV yang tercepat di sejumlah negara Asia Tenggara saat ini.

Di periode yang sama, BYD mempertahankan kinerja distribusi kendaraan yang stabil di kisaran 10.000 unit per bulan. Dengan beragam pilihan model kendaraan listrik, kemudahan akses, serta teknologi yang kian efisien dan ramah lingkungan.

“Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan perkembangan yang sangat kuat, walaupun di tengah tantangan industri otomotif yang secara umum mengalami perlambatan. BYD Indonesia senang dapat berkontribusi sebagai kontributor utama dengan penjualan lebih dari 47.000 atau menopang lebih dari 57% kendaraan listrik yang sudah tersebar secara nasional,” ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.

BYD dan DENZA terus berperan dalam memperkuat pertumbuhan berbagai segmen kendaraan di Indonesia yang sebelumnya terkoreksi melalui kehadiran ragam inovasi dan portofolio produk yang relevan.

Seperti di segmen low hatchback, BYD Atto 1 menjadi salah satu model terlaris dengan penjualan lebih dari 17.700 unit dalam dua bulan. Model ini mampu menarik perhatian konsumen berkat desain kompak yang ideal untuk mobilitas harian, efisiensi konsumsi energi, dan fitur yang mudah dioperasikan bahkan oleh pengguna baru kendaraan listrik.

Di segmen MPV, BYD juga mencatatkan kontribusi yang signifikan. BYD M6 tetap menjadi salah satu magnet utama bagi konsumen Indonesia, tercermin dari distribusi sebanyak 9.900 unit sepanjang Januari hingga November 2025, yang menjadikannya sebagai mobil listrik terlaris kedua secara nasional.

Di segmen SUV, BYD Sealion 7 mencatat lebih dari 7.900 unit penjualan sejak Februari 2025, memperkuat posisi BYD di pasar EV berkat kombinasi performa tinggi, jangkauan optimal, serta desain sporty elegan yang kini menjadi preferensi utama konsumen Indonesia. Sementara itu, di segmen sedan, BYD Seal hadir sebagai model yang mendefinisikan ulang standar performa dan kenyamanan berkendara. Dengan desain aerodinamis, teknologi baterai terdepan, serta handling yang presisi, BYD Seal menjadi benchmark baru bagi konsumen yang menginginkan sedan EV berkarakter namun tetap efisien.

Di sisi lain, DENZA sebagai lini premium BYD memperkuat kontribusi pada segmen high MPV listrik premium melalui DENZA D9. Model ini dengan cepat menjadi salah satu high MPV listrik terlaris di kelasnya dengan penjualan lebih dari 7.000 unit, didorong oleh desain kabin mewah, ruang interior yang sangat lega, serta kenyamanan berkendara yang dirancang untuk keluarga modern, pelaku bisnis, dan pengguna dengan pengemudi.

Optimisme Melanjutkan Momentum Pertumbuhan NEV di 2026

Capaian BYD Indonesia sepanjang 2025 mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas akses kendaraan listrik sekaligus memperkuat fondasi industri NEV di Tanah Air. Dengan berfokus pada kebutuhan dan pengalaman konsumen, BYD melihat pertumbuhan pasar ini didorong oleh semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik yang relevan untuk penggunaan sehari-hari, serta dukungan ekosistem yang terus dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Di tengah dinamika industri otomotif nasional, BYD meyakini bahwa sektor EV akan semakin berperan sebagai penggerak baru yang menjaga industri tetap bertumbuh selaras dengan arah perubahan di tahun yang akan datang.

“Menatap 2026, kami melihat perkembangan pasar otomotif Indonesia dengan optimisme, khususnya di segmen EV yang terus menunjukkan daya tahan dan potensi jangka panjang. Melalui kehadiran produk BYD dan DENZA di berbagai segmen, kami berupaya mengambil bagian dalam menjaga pergerakan industri otomotif nasional yang terus aktif, adaptif dan bertumbuh,” tambah Eagle.

BYD memandang pertumbuhan pasar NEV di Indonesia sebagai perjalanan bersama, bukan hanya dari sisi penjualan, tetapi juga dari bagaimana ekosistem pendukungnya terus diperkuat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan jaringan nasional yang lebih merata. BYD secara bertahap akan terus memperluas jangkauan jaringan dan pusat layanan di berbagai wilayah, dengan tujuan mendekatkan pelayanan kepada pelanggan, menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih baik dan nyaman, serta memastikan dukungan purna jual yang konsisten dari barat hingga timur Indonesia.

Selain dari sisi hilir, BYD juga berupaya memperkuat industri otomotif nasional melalui pengembangan industri lokal. Pembangunan fasilitas produksi BYD di Indonesia yang direncanakan mulai beroperasi pada 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekosistem EV nasional.

Kehadiran pabrik ini tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan kapasitas produksi dan efisiensi pasok yang lebih baik, tetapi juga untuk mendukung stabilitas ketersediaan kendaraan listrik bagi pasar domestik seiring meningkatnya permintaan. Kedepannya, pengembangan industri lokal ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok nasional, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi untuk penguatan sumber daya manusia dan keterampilan yang lebih kompetitif dalam industri ini.

Untuk melengkapi upaya tersebut, BYD terus membangun rantai nilai bisnis yang terintegrasi melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, mulai dari perusahaan pembiayaan hingga penyedia layanan mobilitas dan juga ride-hailing untuk jangkauan yang lebih masif.

Dengan pondasi yang terus diperkuat dari berbagai sisi, BYD memandang 2026 sebagai fase penting untuk tumbuh bersama Indonesia. Bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai mitra dalam membangun masa depan mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. * (Syam/Pra)

Post Views196 Views
Tags: BYD ATTO 1BYD DenzaBYD Motor IndonesiaDenza D9Mobil Listrik

Related Posts

Saat Mobil Listrik Bertemu Dunia Seni, DENZA Gandeng ArtMoments Hadirkan Mobil Premium Kini Jadi Kanvas Karya Seni
Ekonomi

Saat Mobil Listrik Bertemu Dunia Seni, DENZA Gandeng ArtMoments Hadirkan Mobil Premium Kini Jadi Kanvas Karya Seni

by Wahyu
Rabu, 3 Juni 2026
28
Kolaborasi Tak Biasa di Brightspot City: BYD dan Dominate Ubah Cara Anak Muda Melihat Mobilitas
Gaya Hidup

Kolaborasi Tak Biasa di Brightspot City: BYD dan Dominate Ubah Cara Anak Muda Melihat Mobilitas

by Pratama
Senin, 1 Juni 2026
19

RECOMMENDED

Bukan Sekadar Produksi Mobil, Hyundai Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Bukan Sekadar Produksi Mobil, Hyundai Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus

4 Juni 2026
5
Makin Sporty dan Modern, Ini Bocoran Terbaru Mobil Audi yang Segera Meluncur di Indonesia

Makin Sporty dan Modern, Ini Bocoran Terbaru Mobil Audi yang Segera Meluncur di Indonesia

4 Juni 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    572 shares
    Share 229 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM