Jakarta, Mediaprofesi.id – Kia Corporation mencatat penjualan global sebesar 779.169 unit sepanjang Januari hingga Maret 2026, menjadi kinerja kuartal pertama tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, dengan pertumbuhan 0,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian ini hadir di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks, di mana pertumbuhan tidak lagi semata ditentukan oleh ekspansi volume, tetapi juga oleh kemampuan brand dalam menjaga relevansi produk di berbagai segmen dan wilayah.
Dalam konteks tersebut, kinerja Kia menunjukkan bahwa pasar masih merespons positif portofolio produknya, bahkan ketika preferensi konsumen mulai bergeser ke arah teknologi yang lebih terintegrasi dan efisiensi yang lebih tinggi.
Kinerja Kuartal I 2026 Perkuat Konsistensi Kia di Tengah Perubahan Lanskap Mobilitas Global

Secara global, performa Kia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan pertumbuhan yang stabil, dengan kontribusi utama berasal dari pasar luar Korea yang mencatatkan penjualan 228.978 unit pada Maret, serta peningkatan di pasar Korea menjadi 56.404 unit, naik 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di Eropa, Kia juga mencatatkan rekor penjualan bulanan baru dengan total 58.750 unit kendaraan terjual.
Di pasar Korea, Sorento juga memimpin penjualan kendaraan penumpang dengan 10.870 unit, diikuti oleh Sportage dengan 5.540 unit dan Carnival dengan 5.407 unit.
Lini SUV masih menjadi tulang punggung penjualan Kia secara global. Pada Maret, Sportage mencatatkan 48.885 unit, diikuti Seltos dengan 31.761 unit dan Sorento dengan 21.285 unit. Kinerja ini menunjukkan bahwa segmen SUV tetap menjadi pilihan utama di berbagai pasar.
Di sisi lain, pergerakan Electric Vehicle (EV) mulai menunjukkan kontribusi yang lebih terukur, khususnya di pasar Korea dengan total 16.187 unit terjual pada Maret, dipimpin oleh EV3, EV5, dan PV5. Angka ini menjadi indikasi bahwa adopsi elektrifikasi tidak lagi berada pada tahap awal, tetapi mulai masuk ke fase yang lebih relevan secara komersial, seiring dengan kesiapan produk dan penerimaan pasar.
Hasil yang dicapai berjalan beriringan dengan penguatan portofolio Electric Vehicle (EV) Kia secara global, yang dikembangkan untuk menjangkau spektrum kebutuhan konsumen yang semakin luas.

Lini ini mencakup berbagai segmen kendaraan, termasuk model seperti EV6 dan EV9, dan PV5 yang mencerminkan pendekatan Kia dalam menghadirkan kendaraan listrik dengan karakter dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Elektrifikasi dalam hal ini tidak lagi ditempatkan sebagai lini terpisah, tetapi menjadi bagian dari pengembangan produk secara menyeluruh.
Sejalan dengan itu, Kia dinobatkan sebagai “Best Manufacturer” dalam TopGear.com EV Awards 2026, yang menilai keseluruhan lini kendaraan listrik yang tersedia di pasar Inggris. Penilaian ini menyoroti konsistensi pendekatan Kia dalam menghadirkan kendaraan listrik, tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga dalam hal kenyamanan, kemudahan penggunaan, serta kesesuaian dengan kebutuhan pengguna di berbagai segmen.
Dinamika yang sama mulai terlihat dalam konteks pasar Indonesia. Konsumen kini semakin terbiasa membandingkan produk lintas brand dan lintas pasar, dengan ekspektasi yang tidak lagi terbatas pada spesifikasi, tetapi juga pada bagaimana sebuah kendaraan mampu menjawab kebutuhan mobilitas secara lebih menyeluruh. Akses terhadap informasi dan perkembangan global membuat standar tersebut terbentuk secara lebih cepat dan lebih terbuka.
“Perkembangan yang kami lihat secara global mencerminkan perubahan ekspektasi konsumen yang semakin dinamis, termasuk di Indonesia. Kia secara konsisten membangun arah yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada bagaimana teknologi, desain, dan pengalaman eksklusif dapat hadir secara relevan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa konsumen di Indonesia dapat mengakses standar dan inovasi yang sama dengan yang kami hadirkan di pasar global,” ujar Rendy Pratama, Head of Marketing Kia Sales Indonesia. * (Syam/Pra)





