MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset Sekuritas Ungkap Kunci Stabilkan Pasar di Tengah Gejolak Global

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 29 April 2026
in Ekonomi
Mirae Asset Sekuritas Ungkap Kunci Stabilkan Pasar di Tengah Gejolak Global
17
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pemulihan kepercayaan investor di tengah tingginya volatilitas global tidak cukup hanya mengandalkan intervensi pasar. Faktor yang lebih penting adalah predictability kebijakan serta sinergi yang kuat antara kebijakan fiskal, moneter, dan energi.

Pandangan tersebut disampaikan Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, dalam forum ekonomi The Forum dan Investor Daily Round Table yang digelar di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Dalam paparannya, Rully menyoroti pergerakan IHSG sepanjang 2025 hingga awal 2026 yang sempat mencapai level all-time high (ATH). Menurutnya, kenaikan tersebut tidak sepenuhnya didukung fundamental ekonomi yang kuat, melainkan lebih banyak dipengaruhi faktor teknikal terkait MSCI.

“Kondisi itu menciptakan diskoneksi antara pergerakan pasar saham dan kondisi makroekonomi riil sehingga membuat pasar lebih rentan ketika tekanan eksternal meningkat,” ujar Rully.

Memasuki 2026, tekanan global semakin meningkat seiring lonjakan harga minyak mentah Brent dan pelemahan rupiah yang bergerak di kisaran Rp17.270–Rp17.304 per dolar AS pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Kondisi tersebut tercermin dari sejumlah indikator berikut:

IndikatorData
IHSG YTD (per 30 Maret 2026)-18,49%
Rupiah (per 29 April 2026, intraday)Rp17.270–Rp17.304/US$
Rekor terendah rupiah sebelumnya (30 Maret 2026)Rp17.002/US$ (intraday)
Harga minyak Brent (per 30 Maret 2026)US$115,48/barel
Harga minyak Brent (31 Desember 2025)US$60,85/barel
Net Foreign Sell all market YTD (28 Maret 2026)Rp32,9 triliun
Proyeksi pertumbuhan Indonesia 2026 – OECD4,8% (dipangkas dari 5%)

Mirae Asset Sekuritas menilai kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah asumsi makro pemerintah untuk kuartal II hingga IV 2026 meleset signifikan, terutama terkait asumsi nilai tukar dan harga minyak yang telah melampaui target APBN.

“Indonesia masih tumbuh positif, namun dengan adanya shock global ini, penyesuaian proyeksi harus dilakukan lebih cepat,” ujar Rully.

Dari sisi sektoral, Mirae Asset Sekuritas melihat sektor manufaktur menjadi salah satu sektor yang paling rentan, khususnya industri yang bergantung pada bahan baku berbasis plastik. Kombinasi pelemahan rupiah dan kenaikan harga energi diperkirakan akan meningkatkan biaya produksi secara signifikan, terutama bagi sektor packaging dan industri turunannya.

Di sisi lain, sektor komoditas seperti emas, logam, dan pertambangan, serta sektor telekomunikasi, dinilai masih memiliki ketahanan yang relatif lebih baik di tengah tekanan pasar saat ini.

Selain itu, Rully menilai langkah SRO (Self-Regulatory Organization) dalam meningkatkan transparansi kepemilikan saham menjadi sentimen positif untuk memperkuat kepercayaan investor institusional asing dan MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa stabilitas pasar dalam jangka panjang tetap akan sangat ditentukan oleh koordinasi kebijakan yang konsisten, terintegrasi, dan dapat diprediksi antara otoritas fiskal, moneter, dan energi. * (Syam)

Post Views93 Views
Tags: IHSGminyak mentah BrentMirae AssetPasar SahamRupiahSekuritas

Related Posts

Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%
Ekonomi

Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%

by Wahyu
Kamis, 18 Juni 2026
18
Setelah Tertekan, IHSG Menguat Lagi. Investor Masih Perlu Waspada?
Ekonomi

Setelah Tertekan, IHSG Menguat Lagi. Investor Masih Perlu Waspada?

by Pratama
Selasa, 16 Juni 2026
20

RECOMMENDED

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

26 Juni 2026
8
Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

26 Juni 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM