Jakarta, Mediaprofesi.id – SUSE kembali menegaskan komitmennya sebagai pemain global solusi open source melalui berbagai inovasi produk dan kemitraan strategis yang diumumkan dalam ajang SUSECON 2026. Fokus utama perusahaan tahun ini adalah menghadirkan infrastruktur AI yang lebih fleksibel, aman, dan bebas dari ketergantungan pada satu vendor.
CEO SUSE, Dirk-Peter van Leeuwen, mengatakan bahwa perusahaan ingin membantu pelanggan mengembangkan teknologi tanpa hambatan, sekaligus tetap memiliki kebebasan memilih platform dan sistem yang sesuai kebutuhan bisnis mereka.
Salah satu pengumuman terbesar datang dari peluncuran SUSE AI Factory bersama NVIDIA. Platform ini dirancang untuk membantu perusahaan membangun dan mengelola aplikasi AI dalam skala besar, mulai dari pusat data hingga edge computing. Teknologi tersebut juga mengutamakan keamanan data dan konsep zero-trust agar data sensitif tetap terlindungi di infrastruktur privat perusahaan.

Tak hanya itu, SUSE juga menggandeng Switch dan NVIDIA untuk mengembangkan sistem Digital Twin dan AI Factory. Kolaborasi ini memungkinkan simulasi dan optimalisasi performa pusat data secara real-time dengan dukungan AI dan teknologi 3D.
Di sektor AI berbasis agen, SUSE memperluas ekosistem mitranya dengan integrasi bersama sejumlah platform seperti Amazon, Fsas Technologies, n8n, Revenium, hingga Stacklok. Langkah ini bertujuan menghadirkan sistem TI yang lebih otomatis, cerdas, dan mampu melakukan optimalisasi secara mandiri.
SUSE juga menyoroti hasil riset terbaru mereka terkait “kesenjangan kedaulatan digital”. Meski 98% perusahaan menganggap kedaulatan digital sebagai prioritas penting, hanya 52% yang benar-benar mulai menerapkannya. Hal ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam menyeimbangkan inovasi AI dengan kepatuhan regulasi dan keamanan data.
Selain AI, SUSE turut memperkuat solusi virtualisasi melalui kemitraan dengan Cloudbase Solutions. Dengan integrasi teknologi Coriolis®, perusahaan kini dapat memindahkan beban kerja virtual dari VMware maupun cloud publik ke platform SUSE Virtualization tanpa downtime, termasuk untuk sistem SAP yang bersifat kritikal. * (Syam/Pra)





