MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Panas Bumi Naik Kelas: Cara PGE Dorong Eneri Bersih Sekaligus Jaga Bumi

Pratama by Pratama
Jumat, 15 Mei 2026
in Ekonomi
Panas Bumi Naik Kelas: Cara PGE Dorong Eneri Bersih Sekaligus Jaga Bumi
16
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Di tengah dorongan transisi energi dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus memperkuat perannya sebagai pemain utama energi hijau berbasis panas bumi. Bukan hanya menghadirkan listrik rendah emisi, PGE juga aktif menjalankan berbagai langkah efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Sebagai perusahaan renewable energy, PGE membuktikan bahwa energi bersih bukan sekadar wacana, tetapi bisa dijalankan secara nyata dan konsisten di seluruh lini operasional. Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho menegaskan, praktik keberlanjutan menjadi fondasi penting agar pengembangan panas bumi tetap andal, efisien, dan kompetitif.

Komitmen tersebut tercermin dalam Laporan Keberlanjutan 2025. Sepanjang tahun lalu, PGE berhasil mencatat penghematan energi sebesar 90.502,28 MWh, melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 40.058,77 MWh.

Peningkatan ini berasal dari berbagai optimalisasi operasional di sejumlah Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), mulai dari debottlenecking jalur produksi di Ulubelu, optimalisasi vacuum pump, hingga modifikasi sistem kontrol uap di Lumut Balai.

Tak berhenti di situ, PGE juga terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan untuk kebutuhan internal perusahaan. Salah satunya lewat penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area operasional dan perkantoran. Strategi ini dilakukan agar listrik dan uap panas bumi bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk mendukung kebutuhan listrik nasional.

Hasilnya cukup impresif. Rasio intensitas energi PGE pada 2025 turun menjadi 0,037 MWh/MWh atau lebih rendah 10,10 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara penggunaan energi terbarukan dalam operasional tetap tinggi, mencapai 94,36 persen.

Dari sisi emisi, performa PGE juga terbilang solid. Intensitas emisi perusahaan tercatat sebesar 41,12 g CO2e/kWh, jauh di bawah standar EU Taxonomy dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia yang berada di angka 100 g CO2e/kWh. Dengan kapasitas operasi yang dimiliki, PGE juga berhasil berkontribusi terhadap penghindaran emisi lebih dari 4,29 juta ton CO2e sepanjang 2025.

Tak hanya fokus pada energi, PGE juga serius menjalankan pengelolaan lingkungan. Melalui pendekatan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Recovery), volume limbah non-B3 yang berhasil dikelola meningkat menjadi 17 ton pada 2025 atau naik 24,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pengelolaan limbah dilakukan lewat konsep waste circularity bersama masyarakat sekitar melalui bank sampah, pemilahan limbah, daur ulang, hingga pengomposan. Pendekatan ini sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi sirkular di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Efisiensi juga diterapkan dalam penggunaan air. Pada 2025, konsumsi air PGE turun 33,31 persen menjadi 262,24 megaliter dibanding tahun sebelumnya sebesar 393,23 megaliter.

Menariknya, inovasi PGE kini mulai bergerak melampaui sektor kelistrikan. Perusahaan tengah mengembangkan ekosistem green hydrogen berbasis panas bumi melalui proyek Tanjung Sekong Green Terminal untuk mendukung kebutuhan energi terminal LPG di Cilegon. Selain itu, PGE juga membuka peluang pengembangan green data center berbasis energi bersih rendah emisi.

Komitmen keberlanjutan tersebut turut mendapat pengakuan global. Pada 2025, PGE meraih skor Sustainalytics ESG Risk Rating sebesar 7,1 dengan kategori risiko “dapat diabaikan”. Capaian ini menempatkan PGE sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk jajaran Top 50 ESG Global dari 42 negara.

Bagi PGE, pengembangan panas bumi bukan hanya soal menghasilkan energi bersih. Lebih dari itu, bagaimana operasional perusahaan tetap bertanggung jawab, efisien, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Dengan karakter panas bumi sebagai energi baseload yang mampu menghasilkan listrik stabil selama 24 jam tanpa bergantung cuaca, peran energi ini dinilai semakin penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju masa depan rendah emisi. * (Syam/Pra)

Post Views164 Views
Tags: listrik rendah emisiPanas BumiPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)PertaminaPT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)renewable energy

Related Posts

Tak Sekadar Menunggu Petir, Teknologi Lokal Ini Justru “Menjemput” Sambaran Lebih Cepat
Ekonomi

Tak Sekadar Menunggu Petir, Teknologi Lokal Ini Justru “Menjemput” Sambaran Lebih Cepat

by Syamhudi
Rabu, 2 September 2026
69
Pertamina Gerak Cepat Bantu Korban Gempa M7,7 Flores, Pasokan Energi Dipastikan Aman
Sosialita

Pertamina Gerak Cepat Bantu Korban Gempa M7,7 Flores, Pasokan Energi Dipastikan Aman

by Pratama
Senin, 17 Agustus 2026
55

RECOMMENDED

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

15 September 2026
7
Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

15 September 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM