Jakarta, Mediaprofesi.id – Honda Motor Co., Ltd. semakin serius mempersiapkan masa depan mobilitas global. Lewat presentasi strategis yang disampaikan langsung oleh Director, President and Representative Executive Officer (Global CEO) Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe, Honda menegaskan arah baru perusahaan untuk menghadirkan kendaraan yang lebih efisien, cerdas, dan tetap fun to drive — karakter yang selama ini menjadi identitas kuat Honda di mata pecinta otomotif dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Honda sekaligus memperkenalkan dua prototype hybrid terbaru yang melakukan world premiere, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. Keduanya menjadi gambaran nyata teknologi elektrifikasi generasi baru Honda yang dijadwalkan mulai hadir di pasar global dalam dua tahun mendatang.
Menariknya, teknologi hybrid terbaru ini bukan sekadar penyegaran biasa. Honda merancang ulang seluruh fondasi kendaraan mulai dari platform, sistem penggerak hybrid, hingga teknologi electric AWD terbaru. Hasilnya, generasi hybrid anyar ini diklaim mampu menghadirkan efisiensi energi 10 persen lebih baik dibanding generasi sebelumnya, namun tetap mempertahankan sensasi berkendara yang responsif dan menyenangkan.

Mulai tahun 2027, Honda akan meluncurkan secara bertahap hingga 15 model baru berbasis teknologi ini di berbagai pasar strategis dunia hingga tahun fiskal 2030. Asia, termasuk India dan kawasan ASEAN, menjadi salah satu fokus penting dalam roadmap pertumbuhan Honda ke depan.
Yang menarik, Honda tidak hanya membawa produk global begitu saja ke pasar Asia. Perusahaan asal Jepang ini menyiapkan pendekatan khusus sesuai karakter dan kebutuhan konsumen di tiap negara. Artinya, mobil-mobil elektrifikasi Honda ke depan akan terasa lebih relevan dengan gaya hidup masyarakat Asia yang dinamis dan terus berkembang.
Untuk mempercepat pengembangan produk, Honda juga memperkenalkan strategi baru bernama Triple Half. Pendekatan ini memungkinkan proses pengembangan kendaraan menjadi jauh lebih efisien dengan target memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan hingga 50 persen dibanding kondisi tahun 2025. Dengan strategi ini, teknologi terbaru Honda diharapkan bisa lebih cepat hadir dan dinikmati konsumen dalam skala yang lebih luas.
Tidak berhenti di situ, Honda juga akan membawa sistem operasi pintar ASIMO OS ke generasi kendaraan barunya. Teknologi ini sebelumnya dikembangkan sebagai inti pengalaman kendaraan listrik Honda, dan nantinya akan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih modern, intuitif, dan terhubung.
Di balik semua inovasi tersebut, Honda tetap memegang komitmen besar menuju carbon neutrality pada tahun 2050. Pengembangan teknologi baterai solid-state, platform EV generasi terbaru, hingga sistem ADAS canggih yang direncanakan meluncur mulai 2028 menjadi bagian dari perjalanan besar tersebut.
Untuk mewujudkan ambisi ini, Honda menyiapkan investasi global fantastis mencapai 6,2 triliun yen dalam tiga tahun ke depan. Investasi tersebut mencakup pengembangan kendaraan, software, hingga percepatan elektrifikasi secara menyeluruh.
“Honda akan terus menghadirkan produk yang efisien, relevan, namun tetap menyenangkan untuk dikendarai. Kami ingin memastikan transformasi menuju era elektrifikasi tetap sejalan dengan karakter dan nilai Honda yang dipercaya konsumen di seluruh dunia,” ujar Toshihiro Mibe. * (Syam/Pra)



