Jakarta, Mediaprofesi.id – Keamanan menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kendaraan listrik. Hal itu pula yang menjadi sorotan ALVA dalam Customer Story Session yang digelar di booth ALVA pada Jakarta Fair (PRJ) 2026.
Dalam sesi tersebut, ALVA menghadirkan kisah nyata dari Abay, pengguna ALVA CERVO Q, yang sempat mengalami kejadian tak terduga: motor dan ponselnya hilang dalam waktu bersamaan. Meski berada dalam situasi sulit, kendaraan tersebut akhirnya berhasil ditemukan berkat dukungan fitur Anti Theft ALVA dan layanan Customer Service 24 jam.
Di hadapan pengunjung, Abay menceritakan bagaimana fitur GPS dan Anti Theft pada ALVA CERVO Q berperan penting dalam proses pencarian kendaraannya. Tantangan terbesar saat itu adalah ia tidak dapat mengakses aplikasi My ALVA Mobile App karena ponsel pribadinya juga ikut hilang.
Namun, dengan bantuan tim Customer Service ALVA yang siaga selama 24 jam, akses terhadap fitur keamanan kendaraan dapat dipulihkan. Dari sana, posisi motor dapat dipantau hingga akhirnya berhasil ditemukan kembali.
“Saya merasakan langsung manfaat Anti Theft yang terhubung dengan My ALVA Mobile App. Saat menghadapi situasi yang tidak terduga, fitur tersebut membantu saya memantau lokasi kendaraan. Ditambah dukungan Customer Service ALVA yang responsif ketika saya tidak dapat mengakses aplikasi dari handphone pribadi. Bagi saya, kehadiran fitur keamanan dan layanan 24 jam seperti ini memberikan rasa aman serta menjadi nilai tambah dalam penggunaan kendaraan sehari-hari,” ujar Abay.
Menurut Redya Febriyanto, Head of Digital Product, Engineering and Information Technology ALVA, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa teknologi kendaraan listrik tidak hanya berfungsi sebagai fitur tambahan, tetapi juga menjadi solusi nyata yang memberikan rasa aman bagi pengguna.
“Teknologi pada ALVA tidak hanya hadir sebagai fitur, tetapi dirancang untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi pengguna dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman Abay menunjukkan bagaimana fitur Anti Theft dapat memberikan manfaat nyata ketika dibutuhkan,” kata Redya.
Selain fitur pelacakan lokasi, ALVA CERVO juga dibekali kemampuan melakukan turn off jarak jauh melalui My ALVA Mobile App. Fitur ini memungkinkan pengguna mematikan kendaraan dari lokasi berbeda ketika motor bergerak semakin jauh dari pemiliknya.
Saat fitur Anti Theft diaktifkan, motor akan berhenti bergerak dan tidak dapat dinyalakan kembali. Dengan begitu, pemilik memiliki waktu untuk mengambil langkah lanjutan guna mengamankan kendaraan.
Bagi ALVA, pengalaman Abay menjadi bukti pentingnya sistem keamanan terintegrasi di tengah meningkatnya penggunaan motor listrik sebagai kendaraan utama masyarakat. Tidak hanya menawarkan efisiensi dan kenyamanan, kendaraan listrik juga dituntut mampu memberikan ketenangan bagi penggunanya.
Komitmen tersebut turut diperkuat melalui pengembangan ekosistem yang semakin luas. Pada 2025, ALVA mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 52,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu didukung oleh jaringan pengisian daya yang kini mencapai 355 konektor di 170 lokasi, serta layanan Roadside Assistance dan purna jual yang tersedia di berbagai wilayah Indonesia.
Seiring berkembangnya kebutuhan mobilitas modern, ALVA menilai kendaraan tidak lagi sekadar alat transportasi. Kehadirannya harus mampu menjadi bagian dari ekosistem yang menawarkan keamanan, kenyamanan, dan pengalaman berkendara yang lebih terhubung bagi pengguna sehari-hari. * (Syam/Pra)





