Jakarta, Mediaprofesi.id – Pertumbuhan pesat industri e-commerce membuat perusahaan logistik dituntut bergerak semakin cepat dan akurat. Untuk menjawab tantangan tersebut, Ninja Van Malaysia melakukan modernisasi operasional pergudangan dengan mengadopsi solusi teknologi dari Zebra Technologies.
Sebagai salah satu perusahaan logistik dengan pertumbuhan tercepat di Malaysia, Ninja Van kini melayani hampir 25 juta pelanggan. Seiring ekspansi bisnis ke sektor e-commerce dan B2B, kompleksitas proses pemenuhan pesanan pun semakin tinggi. Volume pengiriman yang terus meningkat, beragam kebutuhan pelanggan, hingga tenggat pengiriman yang ketat mendorong perusahaan mencari sistem yang lebih efisien dan otomatis.
Untuk menyederhanakan alur kerja, Ninja Van Malaysia mengimplementasikan AC2 WAVE Warehouse Management System (WMS) berbasis cloud melalui kerja sama dengan AC2 WAVE, mitra Zebra PartnerConnect. Sistem ini diperkuat dengan penggunaan mobile computer Zebra TC2 Series dan printer desktop Zebra ZD200 Series di area gudang.
Integrasi teknologi tersebut memungkinkan seluruh proses pergudangan berjalan dalam satu ekosistem yang terhubung, mulai dari pengambilan barang hingga pengiriman akhir. Melalui perangkat TC2 Series, petugas gudang dapat memperoleh informasi lokasi penyimpanan barang secara real-time, sehingga proses pencarian dan pengambilan barang menjadi lebih cepat dan akurat.
Setelah barang dikemas, printer ZD200 Series langsung mencetak label pengiriman dengan teknologi thermal transfer maupun direct thermal sesuai kebutuhan operasional. Hasilnya, label dapat dicetak secara instan dengan tingkat akurasi tinggi untuk memastikan paket sampai ke tujuan yang tepat.
Director of Supply Chain and Partnerships Ninja Van Malaysia, Tzi Zhao Lee, mengungkapkan bahwa penerapan teknologi tersebut membawa perubahan besar terhadap produktivitas operasional perusahaan.
“Melalui proses pemindaian yang lebih cepat dan sistem yang menjaga seluruh alur kerja berjalan mulus, operasional kami kini menjadi jauh lebih lancar dan efisien. Kami tidak lagi harus menunggu respons sistem, sementara kebutuhan troubleshooting juga berkurang drastis karena banyak proses telah berjalan otomatis,” ujarnya.
Menurut Tzi, dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi operasional, tetapi juga oleh karyawan. Tingkat frustrasi menurun, suasana kerja menjadi lebih positif, dan produktivitas dapat terjaga sepanjang jam kerja.
Hasilnya pun cukup signifikan. Dengan dukungan perangkat Zebra dan sistem WMS AC2 WAVE, operator kini mampu melakukan 30 hingga 60 kali pemindaian per menit, atau sekitar dua kali lebih cepat dibanding sebelumnya. Peningkatan ini membantu perusahaan memproses ribuan paket setiap hari dengan lebih efisien.
Di sisi lain, keandalan printer ZD200 memastikan label tetap terbaca dengan jelas selama proses distribusi. Hal tersebut membantu mengurangi risiko paket salah kirim maupun keterlambatan, sekaligus menekan jumlah keluhan pelanggan.
Country Manager Indonesia Zebra Technologies, Eric Ananda, menilai keberhasilan Ninja Van Malaysia menjadi bukti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung operasional logistik modern.
“Pertumbuhan ekonomi digital yang sangat cepat menuntut penyedia layanan logistik menghadirkan kecepatan dan akurasi yang lebih tinggi. Pengalaman Ninja Van Malaysia menunjukkan bahwa teknologi yang tepat dapat membantu perusahaan menghadapi lonjakan volume pesanan sekaligus memberdayakan pekerja di lini depan untuk memberikan layanan yang lebih andal,” jelas Eric.
Transformasi ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana digitalisasi gudang tidak lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga daya saing di tengah meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap layanan pengiriman yang cepat dan tepat waktu. * (Syam)





