Jakarta, Mediaprofesi.id – Di tengah cuaca yang semakin panas, penggunaan AC dan kulkas di rumah ikut meningkat. Kondisi ini membuat banyak keluarga mulai lebih memperhatikan konsumsi listrik agar tagihan bulanan tidak melonjak.
Kini, konsumen tidak hanya mencari perangkat yang mampu mendinginkan ruangan atau menjaga kesegaran makanan, tetapi juga teknologi yang membantu penggunaan energi menjadi lebih efisien dan mudah dikendalikan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung menghadirkan AI Energy Mode melalui ekosistem SmartThings. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan pengguna memantau konsumsi energi sekaligus mengoptimalkan kinerja perangkat secara otomatis berdasarkan pola penggunaan sehari-hari.
AI Energy Mode kini tersedia di berbagai perangkat rumah tangga Samsung, termasuk Samsung WindFree Air Conditioner dan Samsung Bespoke AI Refrigerator. Kehadirannya memungkinkan pengguna menikmati kenyamanan sekaligus menghemat energi tanpa perlu melakukan pengaturan secara manual.
“Di Samsung, kami percaya bahwa AI harus memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. AI Energy Mode dirancang untuk membantu pengguna mengelola konsumsi energi dengan lebih mudah melalui pemantauan yang lebih cerdas, rekomendasi yang relevan, dan otomatisasi yang tetap menjaga kenyamanan penggunaan perangkat di rumah,” ujar Samsung.

AI yang Belajar dari Kebiasaan Pengguna
Keunggulan teknologi ini tidak hanya terletak pada potensi penghematannya, tetapi juga cara kerjanya yang cerdas. Melalui aplikasi SmartThings, pengguna dapat memantau penggunaan listrik perangkat yang terhubung, menerima rekomendasi penghematan, hingga mendapatkan notifikasi jika terjadi lonjakan konsumsi energi yang tidak biasa.
Pada AC WindFree, AI Energy Mode mampu mempelajari pola penggunaan serta menganalisis kondisi ruangan untuk mengoptimalkan kinerja pendinginan. Teknologi ini diklaim dapat mengurangi konsumsi energi hingga 30 persen dengan menyesuaikan suhu dan frekuensi kerja kompresor secara otomatis.
Sementara itu, teknologi WindFree Cooling menyebarkan udara dingin melalui 23.000 lubang mikro sehingga ruangan tetap sejuk merata tanpa hembusan angin dingin yang langsung mengenai tubuh.
Di sisi lain, Bespoke AI Refrigerator juga dibekali AI Energy Mode yang bekerja dengan mengatur kecepatan kompresor dan siklus defrost berdasarkan kebiasaan penggunaan serta kondisi lingkungan. Teknologi ini memungkinkan penghematan energi hingga 10 persen tanpa mengurangi kesegaran makanan yang disimpan.
Kulkas pintar tersebut dapat mengenali kapan pintu sering dibuka atau saat kapasitas penyimpanan meningkat, lalu menyesuaikan kinerjanya secara otomatis. Jika konsumsi listrik melebihi target yang ditetapkan pengguna, SmartThings akan mengirimkan notifikasi dan menawarkan aktivasi AI Energy Mode secara langsung.

Smart Home yang Lebih Cerdas
Keunggulan kedua perangkat ini semakin terasa karena terhubung dalam ekosistem SmartThings yang telah digunakan lebih dari 500 juta pengguna di seluruh dunia.
Melalui satu aplikasi, pengguna dapat memantau konsumsi energi berbagai perangkat rumah tangga secara real-time, membandingkan tagihan listrik bulanan, hingga menerima peringatan ketika penggunaan energi melampaui target.
AC WindFree juga dilengkapi fitur Welcome Cooling yang memanfaatkan GPS ponsel untuk menyiapkan suhu ruangan sebelum pengguna tiba di rumah. Ada pula Good Sleep Mode yang membantu menjaga suhu ideal sepanjang malam agar tidur lebih nyaman.
Sementara pada Bespoke AI Refrigerator, fitur SmartThings Food memungkinkan pengguna mengelola daftar bahan makanan, memantau tanggal kedaluwarsa, serta mendapatkan rekomendasi resep berdasarkan stok yang tersedia. Selain itu, SmartThings Home Care akan memantau kondisi perangkat dan memberikan notifikasi beserta solusi jika ditemukan kendala.
Dengan seluruh perangkat yang dapat dipantau dan dikendalikan dari mana saja melalui aplikasi SmartThings, Samsung menghadirkan pengalaman rumah pintar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga lebih hemat energi. * (Syam/Pra)





