Jakarta, Mediaprofesi.id – PT United Tractors Tbk (UT) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan pada ajang ESG Governance KADIN-GAPPS International Awards 2026. Perusahaan berhasil membawa pulang penghargaan ESG Governance Achievement dan ESG Project Management Commitment untuk sektor Industrials.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi UT dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi dan operasional bisnis perusahaan.
Ajang ESG Governance KADIN-GAPPS International Awards 2026 diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama Global Alliance for Project Performance Standards (GAPPS) serta Institute for Sustainability and Agility (ISA). Selain memberikan apresiasi kepada perusahaan, kegiatan ini juga menjadi forum pembelajaran, benchmarking, dan penguatan implementasi ESG di dunia usaha Indonesia.
Corporate Human Capital and Corporate University Division Head UT, Abun Jufar Jaya, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima perusahaan.
“Dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan terima kasih kepada KADIN, GAPPS, dan ISA atas penghargaan yang diberikan kepada UT. Bagi UT, ESG berperan penting dalam memperkuat mitigasi risiko, ketahanan bisnis, serta integrasi keberlanjutan di seluruh lini perusahaan. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi para pemangku kepentingan,” ujar Abun.
Ajang penghargaan ini diikuti oleh berbagai perusahaan dari beragam sektor, mulai dari energi, industri, transportasi dan logistik, basic materials, hingga consumer cyclicals. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang ESG, manajemen risiko, serta project management.
Proses seleksi berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama meliputi pengisian Request for Information (RFI) dan administrative screening secara daring. Peserta yang lolos kemudian mengikuti sesi judging panel interview sebelum memasuki rangkaian workshop, pengumuman pemenang, dan awarding session.
Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan bobot yang seimbang, yakni 50 persen untuk dokumen RFI dan 50 persen untuk presentasi pada tahap wawancara panel. Dewan juri menilai berbagai aspek penting, mulai dari keselarasan strategi ESG dengan tujuan perusahaan, efektivitas tata kelola dan kepemimpinan, integrasi ESG dalam proses bisnis dan manajemen risiko, hingga sistem monitoring, pelaporan, dan keterlibatan pemangku kepentingan.
Selain itu, kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai dari implementasi ESG juga menjadi perhatian utama. Pada tahap presentasi, penilaian mencakup kualitas penyampaian materi, relevansi paparan, kekuatan bukti pendukung, serta kemampuan menjawab pertanyaan dari dewan juri.
Bagi UT, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, melainkan cerminan dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjadikan ESG sebagai bagian integral dari bisnis. Penerapan ESG dipandang tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan, tetapi juga sebagai fondasi untuk memperkuat daya tahan perusahaan, mengelola risiko, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Ke depan, UT berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi ESG melalui tata kelola yang adaptif, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. * (Syam/Wah)





