Jakarta, Mediaprofesi.id – Pemimpin bisnis asal Vietnam, Dr. Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet sekaligus Permanent Vice Chairwoman HDBank, mencatatkan momen penting di panggung keuangan internasional.
Bersama jajaran pimpinan London Stock Exchange (LSE), ia membuka perdagangan di bursa saham London pada Rabu lalu, menandai semakin kuatnya posisi Vietnam di pasar keuangan global sekaligus mempererat hubungan ekonomi dengan Inggris.
Momentum tersebut juga mencerminkan semakin agresifnya ekspansi perusahaan-perusahaan Vietnam ke pasar internasional, termasuk Vietjet yang terus memperluas konektivitas penerbangan di Asia Tenggara. Bagi wisatawan Indonesia, maskapai ini kini melayani penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Hanoi serta Ho Chi Minh City.
Dr Thao, yang dinobatkan Forbes sebagai perempuan miliarder pertama di Asia Tenggara yang membangun kekayaannya secara mandiri, menghadiri seremoni bersama Dame Sue Langley, Lady Mayor of the City of London, dan Dame Julia Hoggett, CEO London Stock Exchange plc.
Dalam sambutannya, Julia Hoggett memuji peran besar Dr. Thao dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Vietnam.

“Melalui kepemimpinannya di sektor perbankan, penerbangan, teknologi, dan investasi, Dr. Thao telah membantu membentuk babak penting dalam pertumbuhan Vietnam sekaligus memperkuat kepercayaan investor internasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dame Sue Langley menilai Vietnam kini menjadi mitra strategis bagi London berkat pertumbuhan ekonomi dan sektor keuangannya yang terus berkembang.
“London menawarkan akses terhadap modal global, tata kelola yang kuat, serta lingkungan regulasi yang terpercaya bagi perusahaan Vietnam yang ingin memperoleh pendanaan internasional,” kata Langley. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Dr. Thao sebagai salah satu tokoh bisnis perempuan paling berpengaruh di kawasan.
Bagi Dr. Thao, kehadirannya di London bukan sekadar membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga mencerminkan ambisi Vietnam memasuki era baru inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
“Kami hadir bukan hanya membawa ambisi bisnis, tetapi juga ambisi sebuah negara yang tengah memasuki era baru inovasi, integrasi, dan pembangunan berkelanjutan. Kami percaya modal global akan semakin mengalir ke negara dengan pertumbuhan tinggi, tata kelola yang baik, dan visi jangka panjang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Vietjet, HDBank, dan Dragon Capital menandatangani perjanjian kerja sama trilateral untuk memperkuat mobilisasi pendanaan internasional bagi pembangunan infrastruktur Vietnam. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Dame Sue Langley dan Dame Julia Hoggett.
Chairman Dragon Capital, Dominic Scriven, menyambut positif semakin besarnya minat perusahaan-perusahaan Vietnam terhadap pasar modal London.
“Vietnam Enterprise Investments Limited telah tercatat di London Stock Exchange sejak 2016 dan memberikan pengalaman yang sangat baik. Sangat menggembirakan melihat semakin banyak perusahaan Vietnam yang memanfaatkan London sebagai pusat keuangan global,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi kali kedua Dr. Thao berinteraksi dengan London Stock Exchange dalam setahun terakhir. Hal tersebut mencerminkan semakin besarnya upaya perusahaan-perusahaan Vietnam untuk memperluas akses ke pasar modal internasional sekaligus memperkuat kolaborasi investasi global.
Sebagai salah satu maskapai dengan pertumbuhan tercepat di dunia, Vietjet juga terus memperluas eksistensinya di Indonesia. Saat ini, maskapai tersebut mengoperasikan penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Hanoi serta Ho Chi Minh City, memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Vietnam sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi sektor pariwisata maupun bisnis. * (Syam/Wah)





