Jakarta, Mediaprofesi.id – Kinerja penjualan Daihatsu sepanjang delapan bulan pertama 2026 menunjukkan tren positif. Hingga Agustus, penjualan retail Daihatsu mencapai 97.059 unit, naik 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 88.944 unit.
Pertumbuhan tersebut turut memperkuat posisi Daihatsu di pasar otomotif nasional. Hingga Agustus 2026, Daihatsu mencatatkan market share 16,3% dan mempertahankan posisi sebagai merek dengan penjualan retail terbesar kedua di Indonesia.
Momentum positif itu juga terlihat pada kinerja Agustus. Daihatsu membukukan penjualan retail sebanyak 12.100 unit. Menariknya, hampir separuh penjualan bulanan tersebut ditopang oleh satu lini kendaraan, yakni Gran Max Series.
Terdiri dari Gran Max PU dan Gran Max MB, Gran Max Series mencatat penjualan 5.944 unit atau sekitar 49% dari total penjualan Daihatsu pada Agustus.
Kontribusi besar berikutnya datang dari LCGC Series yang terdiri atas Sigra dan Ayla. Kedua model tersebut membukukan penjualan 3.693 unit atau sekitar 31%.
Sementara itu, Terios menyumbang 1.315 unit atau sekitar 11%. Model lainnya mencatat penjualan All New Xenia 619 unit, Rocky Series 266 unit, Luxio 252 unit, dan Sirion 11 unit. Rocky Series sendiri terdiri dari Rocky dan Rocky Hybrid.
“Kami bersyukur Daihatsu dapat mempertahankan posisi nomor 2 retail sales nasional hingga Agustus 2026. Performa ini menunjukkan bahwa beragam model Daihatsu terus mendapatkan respons positif dari masyarakat, baik untuk kebutuhan usaha maupun mobilitas keluarga dan aktivitas sehari-hari,” ujar Rokky Irvayandi, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor.
Jika dilihat dari kontribusi model, Gran Max Series dan LCGC Series menjadi motor utama penjualan Daihatsu pada Agustus. Gabungan keduanya menyumbang sekitar 80% dari total penjualan bulanan.
Gran Max tetap mengandalkan kebutuhan kendaraan niaga dan usaha, sedangkan Sigra serta Ayla menyasar kebutuhan mobilitas keluarga dan aktivitas harian. Di segmen SUV, Terios turut memperkuat pilihan Daihatsu bagi konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang lebih beragam.
Dengan capaian tersebut, Daihatsu akan melanjutkan strategi menjaga momentum hingga akhir 2026 melalui penguatan produk, layanan, serta berbagai kemudahan bagi pelanggan.
Kinerja hingga Agustus ini sekaligus menunjukkan bagaimana kombinasi kendaraan niaga, LCGC, dan SUV menjadi penopang penting bagi Daihatsu dalam mempertahankan posisinya di tengah persaingan pasar otomotif nasional. * (Syam/Pra)





