MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Samsung Gebrak Pasar AC: Satu Perangkat Gabungkan Pendingin dan Air Purifier, Hemat Energi 41%

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 20 September 2026
in Teknologi
Samsung Gebrak Pasar AC: Satu Perangkat Gabungkan Pendingin dan Air Purifier, Hemat Energi 41%
9
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Persaingan industri pendingin ruangan bergerak ke arah yang semakin pintar. Konsumen tidak lagi hanya mencari AC yang mampu membuat ruangan cepat dingin, tetapi juga menginginkan udara yang lebih bersih, pengoperasian praktis, hingga konsumsi listrik yang lebih efisien.

Tren tersebut coba dijawab Samsung Electronics Indonesia melalui Samsung AC Neo WindFree Ultra. Perangkat terbaru ini membawa konsep dua kebutuhan dalam satu perangkat, yakni pendingin ruangan sekaligus pemurni udara.

Strategi tersebut membuat konsumen tak perlu menyediakan ruang dan anggaran untuk membeli AC serta air purifier secara terpisah. Samsung juga membekali perangkat ini dengan kecerdasan buatan (AI) untuk menyesuaikan kenyamanan dengan kondisi ruangan dan kebiasaan penggunanya.

“Bagi keluarga masa kini, kenyamanan bukan hanya soal sejuk, tetapi juga udara yang lebih bersih dan teknologi yang memahami kebutuhan mereka,” ujar Hendy Budihartono, Head of AC Business, Samsung Electronics Indonesia.

Menurut Hendy, konsep All-in-One Comfort pada Neo WindFree Ultra menawarkan solusi yang lebih praktis sekaligus hemat ruang. Teknologi AI di dalamnya juga dapat menyesuaikan arah angin berdasarkan posisi dan kebiasaan pengguna, layaknya asisten pribadi.

Satu Perangkat, Dua Fungsi

Dari sisi pendinginan, Samsung mengandalkan WindFree™ Enhanced dengan AI 7 Motion Winds. Teknologi ini menyediakan tujuh mode kesejukan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Mulai dari Max Wind untuk pendinginan cepat, Surround Wind untuk kesejukan merata, Long Reach Wind untuk jangkauan lebih jauh, hingga Down Wind untuk mengarahkan udara ke bawah.

Ada pula AI Direct Wind yang mengarahkan udara langsung kepada pengguna ketika membutuhkan kesejukan lebih cepat dan AI Indirect Wind yang mengalirkan udara ke area sekitar pengguna tanpa hembusan langsung.

Teknologi WindFree™ melengkapi sistem tersebut dengan sekitar 23.000 micro air holes, sehingga udara sejuk dapat terasa lebih lembut tanpa hembusan langsung.

Untuk suasana yang lebih tenang, WindFree™ Low Noise bekerja pada tingkat kebisingan hingga 23 dBA. Tingkat kebisingan tersebut dapat berbeda tergantung kapasitas, mode operasi, jarak pengukuran, dan kondisi akustik ruangan.

Di sisi pemurnian udara, Built-in Air Purifications menggunakan PM1.0 Filter yang mampu menangkap partikel hingga ukuran 1 mikrometer, termasuk debu dan asap.

Samsung menyebut filter tersebut mampu mensterilkan lebih dari 99% bakteri dan partikel halus serta bekerja hingga dua kali lebih efektif dibandingkan PM2.5 Filter. Kondisi udara di dalam ruangan juga dapat dipantau melalui indikator cahaya berwarna pada unit.

AI Dorong Efisiensi Energi

Bagi konsumen, penggabungan dua fungsi dalam satu perangkat bukan hanya soal kepraktisan. Efisiensi energi menjadi faktor penting ketika penggunaan AC berlangsung berjam-jam setiap hari.

Samsung AC Neo WindFree Ultra mengusung AI Inverter dan AI Energy Mode yang dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan daya sesuai kondisi ruangan.

Samsung mengklaim teknologi tersebut mampu menghasilkan penghematan energi hingga 41% dibandingkan AC konvensional, berdasarkan pengujian internal. Hasil aktual dapat berbeda bergantung pada penggunaan dan kebiasaan sehari-hari.

Samsung juga menghadirkan AI Fast & Comfort Cooling yang menganalisis kondisi ruangan dan pola penggunaan untuk memilih mode yang sesuai, mulai dari Fast Cooling, WindFree™, hingga Dry Comfort.

Perawatan hingga Kontrol dari Jarak Jauh

Samsung juga mencoba memangkas kerepotan setelah pembelian. Teknologi Freeze Wash memungkinkan bagian dalam unit dibersihkan secara otomatis, sedangkan Washable Filter dapat dilepas dan dicuci di rumah.

AC juga dapat dikontrol melalui aplikasi SmartThings, termasuk menggunakan perintah suara untuk menyalakan, mematikan, maupun mengatur perangkat. Pengguna bahkan dapat mengoperasikannya ketika sedang berada di luar rumah.

Samsung AC Neo WindFree Ultra tersedia dalam kapasitas 1 PK, 1,5 PK, dan 2 PK, dengan harga mulai Rp10 jutaan.

Produk ini dipasarkan melalui Samsung.com/id, Samsung di Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, TikTok Shop, Samsung Experience Store, serta toko resmi Samsung di seluruh Indonesia.

Dengan menggabungkan pendinginan, pemurnian udara, AI, dan efisiensi energi dalam satu perangkat, Samsung menempatkan Neo WindFree Ultra bukan sekadar sebagai AC, tetapi sebagai solusi kenyamanan rumah yang mengonsolidasikan dua kebutuhan sekaligus. * (Syam)

Post Views11 Views
Tags: Air purifierSamsung AC Neo WindFree UltraSamsung AC WindFreeSamsung Electronics

Related Posts

Samsung Rilis SSD 990 Terbaru, Loading Game Makin Ngebut dan Penyimpanan Kian Lega
Teknologi

Samsung Rilis SSD 990 Terbaru, Loading Game Makin Ngebut dan Penyimpanan Kian Lega

by Syamhudi
Kamis, 16 Juli 2026
33
Samsung Galaxy A27 5G Meluncur, Fitur AI dan Performa Kencang Jadi Andalan
Teknologi

Samsung Galaxy A27 5G Meluncur, Fitur AI dan Performa Kencang Jadi Andalan

by Pratama
Minggu, 28 Juni 2026
22

RECOMMENDED

LEPAS Gaspol di Surabaya, Dealer Premium NEV ASCO Jemursari Resmi Dibuka

LEPAS Gaspol di Surabaya, Dealer Premium NEV ASCO Jemursari Resmi Dibuka

20 September 2026
7
Samsung Gebrak Pasar AC: Satu Perangkat Gabungkan Pendingin dan Air Purifier, Hemat Energi 41%

Samsung Gebrak Pasar AC: Satu Perangkat Gabungkan Pendingin dan Air Purifier, Hemat Energi 41%

20 September 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM