MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Red Hat Gaspol Bawa Agentic AI dari Laptop Developer ke Produksi Hybrid Cloud

Wahyu by Wahyu
Rabu, 30 September 2026
in Teknologi
Red Hat Gaspol Bawa Agentic AI dari Laptop Developer ke Produksi Hybrid Cloud
28
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Perkembangan agentic AI mendorong perubahan besar dalam cara developer membangun dan menjalankan aplikasi. Menangkap momentum tersebut, Red Hat memperluas portofolio developer dengan menghadirkan Red Hat Desktop serta sejumlah peningkatan pada Red Hat Advanced Developer Suite.

Langkah ini diarahkan untuk menjembatani pengembangan agen AI secara lokal di perangkat developer dengan implementasi berskala produksi di lingkungan hybrid cloud.

Red Hat Desktop kini tersedia secara umum dan memberikan dukungan komersial untuk Red Hat build of Podman Desktop. Platform ini dirancang sebagai fondasi pengembangan container dan AI secara lokal, sekaligus menyediakan kemampuan sandboxing untuk menjalankan agen AI secara terisolasi.

Dengan pendekatan tersebut, developer dapat menguji agen otonom di perangkat lokal tanpa membiarkan tindakan agen yang belum terverifikasi memengaruhi host operating system.

Di sisi lain, Red Hat Advanced Developer Suite mendapat sejumlah kemampuan baru, termasuk trusted software factory, Red Hat Trusted Libraries, serta exploit intelligence berbasis AI. Fitur-fitur ini dirancang untuk memperkuat keamanan software supply chain sekaligus membantu developer memilah kerentanan berdasarkan risiko yang benar-benar berdampak terhadap aplikasi.

“Transisi menuju agentic AI memperluas persyaratan bagi pengembangan aplikasi modern,” ujar James Labocki, senior director, product management, Red Hat.

Menurutnya, Red Hat membangun jalur produksi tepercaya di seluruh hybrid cloud melalui Red Hat Advanced Developer Suite, sekaligus menyediakan lingkungan pengembangan konsisten melalui Red Hat Desktop dan Red Hat OpenShift Dev Spaces.

Pendekatan ini memungkinkan developer mengembangkan strategi AI dengan tingkat ketelitian yang sama seperti saat menangani aplikasi IT inti.

Dari Eksperimen Lokal ke Produksi

Seiring lonjakan kode yang dihasilkan AI, perusahaan menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara kecepatan eksperimen dan kontrol enterprise.

Red Hat mengintegrasikan pengalaman pengembangan dari perangkat lokal hingga cloud. Developer dapat memulai proyek melalui Red Hat Desktop atau menggunakan lingkungan berbasis cloud melalui Red Hat OpenShift Dev Spaces, kemudian membawa aplikasi tersebut ke Red Hat OpenShift untuk kebutuhan produksi.

Red Hat juga memperluas pilihan coding assistant di OpenShift Dev Spaces. Integrasi terbaru dengan coding assistant AWS Kiro masih berstatus technical preview, melengkapi dukungan untuk Microsoft Copilot, Claude CLI, Cline, Continue, Roo, dan lainnya.

Fleksibilitas tersebut memungkinkan tim memilih proprietary assistant maupun open source assistant, menggunakan frontier models atau meng-host model privat sesuai kebutuhan keamanan dan sovereignty perusahaan.

Keamanan Didorong ke Hulu

Red Hat juga mendorong keamanan sejak tahap awal pengembangan. Red Hat Hardened Images dan Red Hat Trusted Libraries hadir dengan asal-usul serta integritas berbasis SLSA Level 3.

Red Hat Trusted Libraries menyediakan paket Python terkurasi yang dilengkapi software bill of materials (SBOM) dan tanda tangan kriptografis. Tujuannya, memberikan visibilitas serta kemampuan verifikasi yang lebih kuat terhadap komponen software sebelum digunakan.

Sementara itu, fitur exploit intelligence memanfaatkan NVIDIA AI blueprint untuk analisis kerentanan. Teknologi ini menggunakan penalaran kode berbasis AI untuk menilai apakah fungsi yang rentan benar-benar dapat diakses pada runtime aplikasi.

Dengan demikian, developer dapat memprioritaskan perbaikan berdasarkan kerentanan yang berpotensi dieksploitasi, bukan semata-mata berdasarkan banyaknya temuan keamanan.

Red Hat Advanced Developer Suite versi terbaru juga memperkenalkan developer preview dari trusted software factory, yang mengadopsi praktik terbaik CNCF dan proses build internal Red Hat untuk membangun alur CI/CD berbasis standar.

Bagi developer, kombinasi kemampuan tersebut membuka jalur yang lebih terstruktur: dari eksperimen agen AI di sandbox lokal, pengujian yang aman, hingga penerapan sebagai aplikasi tier-one di lingkungan hybrid cloud. * (Syam/Wah)

Post Views79 Views
Tags: Agentic AIlaptop developerRed HatRed Hat Advanced Developer SuiteRed Hat Desktop

Related Posts

Agen AI Bisa Menembus Batas Keamanan, Perusahaan Diminta Hitung Ulang “Radius Ledakan”
Teknologi

Agen AI Bisa Menembus Batas Keamanan, Perusahaan Diminta Hitung Ulang “Radius Ledakan”

by Pratama
Jumat, 2 Oktober 2026
24
Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik
Teknologi

Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik

by Syamhudi
Kamis, 24 September 2026
27

RECOMMENDED

Inggris Punya Legenda, China Bawa Teknologi! Freelander 8 Siap Mengguncang Persaingan Suv Premium Global

Inggris Punya Legenda, China Bawa Teknologi! Freelander 8 Siap Mengguncang Persaingan Suv Premium Global

10 Oktober 2026
5
JETOUR Tantang Tren Modifikasi SUV! T1 i-DM Tampil Nyentrik, T2 Makin Gahar

JETOUR Tantang Tren Modifikasi SUV! T1 i-DM Tampil Nyentrik, T2 Makin Gahar

10 Oktober 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM