Jakarta, Mediaprofesi.id – Perjalanan 50 pelaku UMKM penyandang disabilitas dalam mengembangkan bisnis akhirnya mencapai puncak. Melalui UMKM BERDAYA Awards 2026, Asuransi Astra bersama Enably memberikan apresiasi atas inovasi, ketekunan, dan perkembangan usaha para peserta yang mengikuti rangkaian program pemberdayaan.
Digelar di Arumaya Financial Center, POM Hall Lantai 25, Jakarta, Selasa (29/9), ajang tersebut menjadi penutup rangkaian UMKM BERDAYA (Bersama Asuransi Astra Tingkatkan Daya Saing Usaha) yang dirancang untuk memperkuat kapasitas, daya saing, sekaligus membuka akses pasar bagi pelaku usaha penyandang disabilitas.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Asuransi Astra dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan. Untuk UMKM penyandang disabilitas, program dijalankan bersama Enably, sementara UMKM umum didampingi bersama Yayasan Astra-Dharma Bhakti Astra (YDBA).
Selama program berlangsung, 50 UMKM dari wilayah Jabodetabek mendapat pembekalan melalui pelatihan, pembinaan, dan inkubasi. Materinya mencakup pembukuan usaha, pemasaran digital, hingga kemampuan mengomunikasikan nilai serta keunggulan produk.
Peserta juga mendapat kesempatan memasarkan produk melalui showcase dan bazaar. Sejumlah produk bahkan diserap untuk mendukung kebutuhan kegiatan internal Asuransi Astra, sehingga peserta memperoleh pengalaman berinteraksi dengan pasar sekaligus membangun jejaring bisnis.
Dari 50 peserta, terpilih Top 10 UMKM BERDAYA, yakni Dewijaya Care, Stafi Food, Karina The Kitchen, Difa Danusantara, PassCoffee 88, Benjocraft, Klinik Pijat Tunanetra Assyifa, Hulwah Florist, Rumah Mode Zikrya, dan Ulfi Hijab.

Tiga nama kemudian tampil sebagai penerima penghargaan utama. Dewijaya Care meraih UMKM BERDAYA of the Year, Stafi Food menyabet Most Inspirational Business Journey, sedangkan Karina The Kitchen mendapatkan Most Innovative Product.
Dewijaya Care yang diinisiasi Dewi Winarti Roro Shanti melalui brand True Body Care menghadirkan produk perawatan tubuh berbahan organik alami. Produknya meliputi sabun batang, lotion, dan massage body lotion yang menyasar konsumen dengan kulit sensitif, menggunakan bahan organik bersertifikat serta kemasan yang dapat didaur ulang.
“UMKM BERDAYA membuat saya semakin percaya diri dan yakin bahwa apa yang saya lakukan saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan masih dapat dikembangkan lebih baik lagi,” ujar Dewi.
Sementara itu, Stafi Food yang diinisiasi Afifah Luthfiyyah mengembangkan frozen food sehat berupa olahan ayam dan ikan tanpa pengawet, MSG, dan terigu. Bisnis ini juga membawa semangat inklusivitas dengan melibatkan anggota tim dari kelompok disabilitas dan penyintas autoimun.
Adapun Karina The Kitchen yang dirintis Karina Nisa Hudayani mengembangkan beragam produk makanan dan minuman, mulai dari puding, kue kering, milk shake, cake hingga brownies. Berbekal pengalaman sejak 2019, usaha tersebut terus mengeksplorasi varian produk sesuai kebutuhan konsumen.
Semangat membuka kesempatan yang setara turut diperkuat melalui talkshow “Beyond Limitation, Empowering Business” yang menghadirkan Co-Founder Setara Berdaya Fany Efrita Ritonga dan Founder Kedai Kopi Kamu Rocky J. Pesik. Keduanya berbagi pengalaman mengenai tantangan berwirausaha serta dukungan yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis.
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus, mengatakan UMKM BERDAYA dirancang untuk memberikan lebih dari sekadar pembekalan.
“Kami percaya bahwa disabilitas bukanlah batas bagi seseorang untuk berkarya dan berdaya dalam membangun usaha yang dijalankannya,” kata Maximiliaan.
Melalui program ini, Asuransi Astra berharap para peserta dapat terus memperkuat daya saing, memperluas akses pasar, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Pengalaman yang diperoleh selama program diharapkan menjadi pijakan untuk membawa usaha mereka tumbuh lebih jauh sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. * (Syam/Wah)





