Bandung, Mediaprofesi.id – FIFGROUP kembali menunjukkan taringnya dalam inovasi bisnis. Perusahaan pembiayaan anak usaha PT Astra International Tbk sekaligus bagian dari Astra Financial ini memborong empat penghargaan dalam ajang Continuous Improvement Conventions (CIC) 2026 yang digelar PQM Consultant di Bandung, 20–22 Oktober 2026.
Empat penghargaan tersebut diraih melalui dua kategori kompetisi, yakni Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) dan Suggestion System (SS). Prestasi ini memperlihatkan bagaimana gagasan karyawan dapat dikembangkan menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat proses bisnis perusahaan.
Pada kategori DMAIC, tim UFI GROWTH ENGINEER berhasil meraih Silver Category melalui proyek bertajuk “Unlocking Hidden Revenue from Dormant Assets”. Tim yang beranggotakan Agnes Sarini Sinaga, Jalu Nasa Istiantoro, Angga Dwi Prastyo, Renatalido Arios, dan Satrio Rinaldi ini berfokus menggali potensi pendapatan dari aset yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, prestasi lebih gemilang diraih Satria Julier Manpaki pada kategori Suggestion System. Ia sukses membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yaitu Platinum Category, Excellence Award, dan Inspiring Improvement Award.
Pencapaian tersebut diraih melalui proyek “Optimizing Fraud Detection System ‘End to End’ to Reduce Window Dressing in Pretermination Settlement Process (Collection Scope) on a National Scale”.

Proyek ini menitikberatkan pada optimalisasi sistem deteksi kecurangan (fraud) dalam proses penyelesaian pelunasan dipercepat di lingkup collection secara nasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari perbaikan proses kerja untuk memperkuat deteksi fraud dan meningkatkan efektivitas pengendalian.
Human Capital Division Head FIFGROUP, Arlien Virginia Jonathan, mengatakan partisipasi dalam CIC menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk menguji gagasan, memperoleh masukan, sekaligus mempelajari praktik perbaikan dari perusahaan lain.
“Keikutsertaan FIFGROUP dalam ajang ini membuka kesempatan bagi kami untuk mempresentasikan proyek, memperoleh masukan, serta memperluas wawasan melalui praktik yang diterapkan di perusahaan lain,” ujarnya.
Keberhasilan kedua perwakilan FIFGROUP juga didukung persiapan bersama mentor, advisor, dan Komite Inovasi. Pendampingan tersebut membantu peserta mempertajam presentasi, memperkuat penerapan metodologi, serta mematangkan proyek sebelum dinilai dewan juri.
CIC sendiri menjadi wadah bagi perusahaan untuk berbagi praktik perbaikan berkelanjutan demi meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Bagi FIFGROUP, ajang ini sekaligus menjadi sarana mendorong karyawan agar aktif mengembangkan gagasan yang menjawab kebutuhan bisnis.
Rekam jejak tersebut bukan kali pertama ditorehkan. Pada CIC 2025, FIFGROUP juga meraih Platinum Award melalui satu tim yang berkompetisi pada kategori Design Thinking.
Prestasi selama dua tahun berturut-turut ini memperkuat komitmen FIFGROUP dalam membangun budaya inovasi di lingkungan kerja. Perusahaan berharap semakin banyak karyawan berani mengajukan ide, mengembangkan solusi, dan mengubahnya menjadi perbaikan nyata yang memberi dampak bagi bisnis. * (Syam/Wah)





