MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

EvRyde Bikin Ongkos Transportasi Hemat Jutaan Rupiah, Jalur Sepeda Masih Diserobot, Pengguna Skuter Listrik Geram

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 1 November 2026
in Gaya Hidup
EvRyde Bikin Ongkos Transportasi Hemat Jutaan Rupiah, Jalur Sepeda Masih Diserobot, Pengguna Skuter Listrik Geram
14
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Biaya transportasi harian bisa menguras jutaan rupiah setiap bulan. Namun, pengguna kendaraan listrik personal mobility punya cara berbeda untuk menekan pengeluaran. Mulai dari skuter listrik hingga electric unicycle, kendaraan mungil ini menawarkan alternatif mobilitas yang lebih hemat di tengah kemacetan perkotaan.

Penghematan tersebut menjadi salah satu alasan berkembangnya EvRyde, komunitas pengguna kendaraan listrik personal mobility yang kini memiliki sekitar 300 anggota. Meski menawarkan solusi mobilitas yang lebih ekonomis, komunitas ini masih menghadapi persoalan serius, terutama keterbatasan fasilitas pengisian daya dan jalur sepeda yang kerap diserobot kendaraan bermotor.

Persoalan tersebut mengemuka dalam talkshow EvRyde di panggung utama Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, Minggu (1/11/2026). Community Lead EvRyde, Andika Bayu Pratama, bersama Co-Lead EvRyde, Eka Putri, berbagi pengalaman mengenai perkembangan komunitas hingga tantangan menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari.

Andika menjelaskan, EvRyde resmi terbentuk pada April 2026. Komunitas ini berawal dari kesulitan pengguna kendaraan listrik mendapatkan informasi, menemukan bengkel terpercaya, hingga mencari solusi ketika kendaraan mengalami masalah teknis.

“Pengguna skuter listrik di Indonesia masih terbatas. Informasinya juga sulit dicari. Akhirnya kami mulai terkoneksi melalui konten media sosial, kemudian membentuk komunitas agar bisa saling berbagi pengalaman dan membantu ketika ada masalah,” ungkap Andika.

Kini, anggota EvRyde tidak hanya menggunakan skuter listrik. Ada pula pemilik electric unicycle (EU) dan electric skateboard. Mayoritas anggota berasal dari Jabodetabek, tetapi komunitas ini juga telah menjangkau Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar hingga Bali.

Ongkos Transportasi Bisa Hemat Rp2,4 Juta

Salah satu daya tarik kendaraan listrik personal mobility adalah efisiensi biaya perjalanan. Andika mencontohkan pengalamannya yang tinggal di Sawangan, Depok, dan bekerja di kawasan Bundaran HI.

Untuk berangkat kerja, ia menggunakan electric unicycle dari rumah menuju Stasiun Lebak Bulus, kemudian melanjutkan perjalanan dengan MRT.

Perhitungan pengeluarannya cukup mengejutkan. Menggunakan mobil bisa menghabiskan sekitar Rp3,5 juta per bulan, sedangkan sepeda motor sekitar Rp1 juta. Namun, dengan electric unicycle, biaya transportasinya hanya sekitar Rp250.000 per bulan.

Artinya, ia bisa menghemat sekitar Rp750.000 setiap bulan dibandingkan menggunakan sepeda motor.

Penghematan lebih besar juga dirasakan Eka Putri. Sebelum menggunakan kendaraan listrik, ia mengandalkan ojek online dengan tarif sekitar Rp62.000 sekali jalan. Jika dihitung pulang-pergi selama 20 hari kerja, pengeluarannya mencapai Rp2,4 juta per bulan.

Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi penghematan bagi pekerja perkotaan yang harus mengeluarkan biaya transportasi cukup tinggi setiap hari.

Jalur Sepeda Malah Diserobot

Namun, mobilitas menggunakan kendaraan listrik personal mobility belum sepenuhnya nyaman. Andika menyoroti jalur sepeda di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta yang justru dipenuhi sepeda motor, terutama saat jam pulang kantor.

Kondisi ini membuat pengguna kendaraan listrik serba salah. Menggunakan jalur sepeda terhalang kendaraan yang parkir atau menunggu penumpang, sementara melintas di jalur kendaraan umum juga berisiko mendapat teguran dari pengendara lain.

Selain ketertiban jalur sepeda, ketersediaan fasilitas pengisian daya di perkantoran juga masih menjadi pekerjaan rumah. Tidak semua tempat kerja menyediakan akses charging yang memadai.

Eka menilai keberadaan jalur sepeda di Jakarta sebenarnya sudah cukup membantu pengguna kendaraan listrik personal mobility. Namun, sejumlah ruas masih rusak atau digunakan tidak sesuai peruntukannya. Kondisi di luar Jakarta bahkan lebih menantang karena belum semua kota memiliki jalur sepeda.

Ajak Masyarakat Coba Sebelum Membeli

Untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik, EvRyde rutin menggelar kopi darat setiap Jumat malam di Gudda Coffee, Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta.

Anggota bisa saling berbagi pengalaman, membahas masalah teknis, hingga memperbaiki kendaraan bersama. Masyarakat yang belum memiliki kendaraan listrik juga dipersilakan datang untuk mencoba unit milik anggota sebelum memutuskan membeli.

EvRyde juga membentuk Lady Ride sebagai ruang khusus bagi anggota perempuan. Dari sekitar 300 anggota, kurang lebih 30 orang atau 10 persen merupakan perempuan.

Bagi calon pengguna, Andika mengingatkan pentingnya menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan mobilitas. Kapasitas baterai, jarak tempuh rumah ke kantor, kecepatan, serta ketersediaan tempat pengisian daya harus menjadi pertimbangan sebelum membeli.

Dengan potensi penghematan yang besar, kendaraan listrik personal mobility memang menawarkan alternatif perjalanan perkotaan. Namun, tanpa fasilitas charging yang memadai dan jalur sepeda yang tertib, solusi mobilitas hemat ini masih harus menghadapi tantangan di jalan raya. (Syam)

Post Views7 Views
Tags: Komunitas EvyRidekopi daratLady RidePameran Kendaraan ListrikPEVS 2026

Related Posts

PEVS 2026 Gaspol Tebar Cashback Rp2,5 Juta: Hari Terakhir, Pengunjung Bisa Jajal Mobil dan Motor Listrik Gratis
Ekonomi

PEVS 2026 Gaspol Tebar Cashback Rp2,5 Juta: Hari Terakhir, Pengunjung Bisa Jajal Mobil dan Motor Listrik Gratis

by Syamhudi
Minggu, 1 November 2026
13
DFSK E5 Plus Pamer Taring di Pasar SUV Hybrid: Baterai 25 kWh Tempuh 140 Km, Sekali Jalan Bisa Tembus 1.400 Km
Ekonomi

DFSK E5 Plus Pamer Taring di Pasar SUV Hybrid: Baterai 25 kWh Tempuh 140 Km, Sekali Jalan Bisa Tembus 1.400 Km

by Syamhudi
Minggu, 1 November 2026
12

RECOMMENDED

EvRyde Bikin Ongkos Transportasi Hemat Jutaan Rupiah, Jalur Sepeda Masih Diserobot, Pengguna Skuter Listrik Geram

EvRyde Bikin Ongkos Transportasi Hemat Jutaan Rupiah, Jalur Sepeda Masih Diserobot, Pengguna Skuter Listrik Geram

1 November 2026
14
Daihatsu Turun Tangan Selamatkan Penyu Bali: 13 Tahun Kawal Konservasi, Kurma Asih Kembali Sabet Kalpataru

Daihatsu Turun Tangan Selamatkan Penyu Bali: 13 Tahun Kawal Konservasi, Kurma Asih Kembali Sabet Kalpataru

1 November 2026
12

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM