MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Hangry Gandeng XSProject Mengurangi Sampah Masuk ke TPA untuk Bantu Komunitas Pemulung

Pratama by Pratama
Sabtu, 23 Oktober 2021
in Sosialita
Hangry Gandeng XSProject Mengurangi Sampah Masuk ke TPA untuk Bantu Komunitas Pemulung
8
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Hangry, perusahaan kuliner multi-brand, bekerja sama dengan XSProject melakukan langkah sederhana untuk mengurangi sampah yang langsung masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah awal ini Hangry lakukan dengan mendonasikan 565 kilogram kemasan makanan tidak terpakai kepada Lapak Pak Mamat, salah satu lapak yang berada dibawah naungan komunitas XSProject.

Setengah ton kemasan ini nantinya akan diberikan kepada instansi pelaku proses daur ulang dan digantikan dengan imbalan berupa uang. Uang yang terkumpul dari penerimaan 565 kilogram kemasan tidak terpakai tersebut menjadi pemasukan tambahan untuk keluarga-keluarga pemulung yang berada di dalam komunitas Lapak Pak Mamat.

Sejak awal berdiri, Hangry sadar bahwa permasalahan mengenai sampah menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Dalam prakteknya, Hangry sudah melakukan upaya pengelolaan sampah melalui kerjasamanya dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan bisnis lokal.

Kerjasama yang masih dilakukan hingga sekarang dan akan terus Hangry lakukan adalah dalam mengelola sampah reguler dari tiap outlet seperti kardus bekas, minyak bekas pakai (jelantah) dan jeriken bekas untuk dapat didaur ulang dan mencegahnya dari pembuangan langsung ke TPA.

Sebagai perusahaan makanan dan minuman, kini Hangry juga melakukan upaya untuk mengelola kemasan tidak terpakai.

Abraham Viktor, CEO, Hangry mengatakan bahwa, “Kami terus memperhatikan praktek bisnis kami dan dampaknya kepada lingkungan termasuk bumi. Kami sadar saat bisnis berkembang, maka bagaimana kami tetap bisa saling mendukung dengan alam dan menjaganya dengan baik, juga perlu kami tingkatkan. Bisa dibilang, don’t take it for granted.”

Hangry yakin bahwa sekecil apapun langkah yang dilakukan, yang terpenting adalah usaha untuk mulai berkontribusi dalam pengelolaan sampah yang baik.

Dalam pengelolaan sampah kemasan tidak terpakai sebanyak 565 kilogram ini, Hangry bekerja sama dengan XSProject, sebuah organisasi non-profit yang bertujuan meningkatkan hidup dari pemulung dan keluarganya.

“Kami berterima kasih kepada XSProject yang telah bersedia mendukung langkah kecil kami. Bagi Hangry, XSProject adalah mitra yang membuka mata kami karena melalui donasi ini, selain mencegah sampah langsung masuk ke TPA, Hangry juga bisa membantu komunitas pemulung yang berada di bawah naungan XSProject,” ujar Abraham.

Retno Hapsari, Pimpinan Yayasan XSProject, menambahkan, “XSProject sangat mengapresiasi upaya Hangry untuk mengurangi sampah yang dibawa ke TPA, atau bahkan tercecer di dalam perjalanannya. XSProject juga sangat bersyukur dan senang sekali bisa ikut menjadi bagian dari kegiatan Hangry menyadari pentingnya menyelamatkan bumi kita. Hal sekecil apapun yang kita lakukan, apabila dikerjakan bersama-sama akan memberi pengaruh yang lebih besar.”

Lebih lanjut, Abraham mengatakan, “Harapan kami, semoga dengan sedikit pemasukan tambahan ini para pemulung dapat melewati masa sulit selama pandemi dengan sedikit lebih mudah.”

Hangry, sebagai perusahaan di balik Moon Chicken by Hangry, San Gyu by Hangry, Dari Pada by Hangry, dan Ayam Koplo by Hangry, juga berharap agar ke depannya dapat terus terjalin kolaborasi yang baik dengan XSProject maupun organisasi lainnya sebagai upaya Hangry dalam melakukan praktek bisnis berkelanjutan yang baik. * (Syam/Pra)

Post Views58 Views
Tags: food and beveragehangry

Related Posts

THAIFEX – Menangkap Peluang Melalui Food & Beverages di Duni Pasca Pemulihan
Ekonomi

THAIFEX – Menangkap Peluang Melalui Food & Beverages di Duni Pasca Pemulihan

by Syamhudi
Senin, 23 Mei 2022
15
Hangry Ajak Brand Kuliner dari Rumah Brand-brand Terdepan untuk Bergabung
Gaya Hidup

Hangry Ajak Brand Kuliner dari Rumah Brand-brand Terdepan untuk Bergabung

by Pratama
Jumat, 18 Maret 2022
20

RECOMMENDED

SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

29 April 2026
7
Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER

Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER

29 April 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM