MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Jangan Mau Kalah dengan Anak, Mari Kita Tingkatkan Literasi Digital!

Wahyu by Wahyu
Kamis, 18 November 2021
in Teknologi
Jangan Mau Kalah dengan Anak, Mari Kita Tingkatkan Literasi Digital!
11
VIEWS

Kepulauan Talaud, Media-profesi.com – Sebanyak 777 peserta mendaftarkan dirinya untuk mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 17 November 2021 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diusung pada hari ini yaitu “Jadi Orang Tua Pintar di Era Digital”.

Webinar kali ini dipandu oleh Muh Anshari selaku moderator serta menghadirkan empat narasumber, di antaranya Anik Vega Vitianingsih selaku Koordinator Gerakan Pandai, Andi Loppes selaku naravlog, Suhardianto selaku Founder Jelajah Dunia, dan Jokhanan Kristianto selaku dosen dan peneliti.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Berikutnya, sesi pemaparan materi dimulai dengan narasumber pertama yaitu Anik Vega Vitianingsih yang menyatakan bahwa selama pandemi COVID-19, metode pembelajaran meliputi mode daring, mode luring, mode pembelajaran berbasis proyek, dan mode pembelajaran bauran. Kesuksesan pembelajaran daring perlu dukungan peran dari orangtua, guru, sekolah, pemerintah, layanan kesehatan, serta masyarakat sipil.

“Keterampilan digital yang diperlukan dalam mendukung proses pembelajaran tersebut, yaitu kemampuan menggali informasi dan literasi data, melakukan komunikasi dan kolaborasi, menciptakan konten digital, menjaga keamanan digital, serta memecahkan dan mengatasi persoalan secara teknis,” terangnya.

Selanjutnya, Andi Loppes selaku pemateri kedua mengungkapkan, salah satu konten yang cocok untuk anak dan remaja adalah konten informatif karena bermanfaat bagi pembacanya. Meskipun membawa dampak positif, internet juga memiliki dampak negatif, di antaranya gangguan kesehatan fisik, menimbulkan gangguan kesehatan mental, serta dapat memicu kejahatan.

“Gunakan fitur parental control pada anak, sehingga Anda sebagai orangtua bisa mengecek apa saja aktivitas yang dilakukan anak dengan smartphone-nya,” pesan Andi sebelum menutup sesinya.

Pemateri ketiga, Suhardianto, mengatakan, dunia digital merupakan media baru yang harus kita pelajari sehingga kita bisa mendesain pembelajaran sesuai karakter anak-anak yang kekinian.

Selanjutnya, ia memaparkan dampak positif dan negatif dari majunya dunia digital di era sekarang, salah satu dampak negatifnya yaitu longgarnya ikatan dengan budaya leluhur.

Sebelum menutup sesinya, Hardi menyampaikan kompetensi dasar budaya digital yang terdiri atas nilai budaya, produksi, distribusi, partisipasi, dan kolaborasi.

Jokhanan Kristianto sebagai pemateri terakhir mengungkapkan bahwa 60% orangtua mengizinkan anak-anak mereka mengakses internet sebelum usia 11 tahun.

“Selain tanggung jawab dalam mengasuh anak, orangtua saat ini memiliki beban tambahan untuk mengikuti kebiasaan berinternet sekaligus membimbing anak-anak dengan aman melalui pembatasan digital,” tutur Jo.

Terkait hal tersebut, Jo memberi tips untuk mengurangi risiko bahaya digital pada anak-anak, salah satunya adalah tidak sembarangan mengklik tautan yang tercantum di surel.

Setelah sesi pemaparan selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang kemudian disambut hangat oleh para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para narasumber.

Salah seorang peserta bertanya mengenai bagaimana meliterasi anak remaja agar lebih produktif dan lebih positif dalam menggunakan media digital. Menurut Anik, orangtua dan guru berperan penting dalam melakukan edukasi mengenai hal tersebut.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Wah)

Post Views60 Views
Tags: DigitaldyandraJokowiKemenkominfoLiterasi

Related Posts

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026
Ekonomi

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

by Syamhudi
Jumat, 1 Mei 2026
13
ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK
Ekonomi

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK

by Wahyu
Kamis, 27 Februari 2025
15

RECOMMENDED

Dari Ratu Drift ke Balap Touring, Mampukah Rachel Cia Bersinar di Mandalika?

Dari Ratu Drift ke Balap Touring, Mampukah Rachel Cia Bersinar di Mandalika?

13 Juni 2026
7
Tak Sekadar Lomba, Kompetisi Daihatsu Ini Siapkan Generasi Siap Kerja di Industri Otomotif

Tak Sekadar Lomba, Kompetisi Daihatsu Ini Siapkan Generasi Siap Kerja di Industri Otomotif

13 Juni 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    575 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM