MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Simak Tips Aman dalam Bertransaksi Digital Ala ITSEC Asia!

Pratama by Pratama
Kamis, 25 November 2021
in Teknologi
Simak Tips Aman dalam Bertransaksi Digital Ala ITSEC Asia!
25
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Level penetrasi internet yang tinggi di Indonesia berdampak pada peningkatan aktivitas finansial digital di masyarakat. Tercatat menurut data yang dikemukakan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, transaksi uang elektronik hingga kuartal ke-3 tahun 2021 meningkat sebanyak 45,05 persen year-on-year (yoy) atau Rp209,81 triliun. Diproyeksikan pula bahwa jumlah tersebut akan meningkat menjadi Rp248 triliun untuk keseluruhan tahun 2021.

Berbagai layanan digital banking berlomba-lomba menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Melihat dari laporan Bank Indonesia, kemajuan teknologi dalam fitur transaksi digital semakin dimanfaatkan oleh banyak masyarakat. Jika sebelumnya kebutuhan transaksi hanya mengandalkan mesin EDC (Electronic Data Capture) dan ATM transfer, sekarang sudah banyak fitur-fitur baru seperti scan QRIS, QR Code, mobile transfer, dan lain-lain.

Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada akan bahaya transaksi digital yang semakin marak, karena setiap kemajuan teknologi akan selalu dibarengi dengan ancaman siber yang kian meningkat. Hal itulah yang ditekankan oleh Presiden Direktur PT ITSEC Asia, Andri Hutama Putra. “Saat ini kita menghadapi era kemajuan teknologi yang semuanya serba digital. Seiring dengan kemajuan tersebut, awareness kita terhadap ancaman digital juga harus semakin ditingkatkan.”

Lebih lanjut, Andri mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami akan bahaya serangan digital terutama di kehidupan finansialnya. “Kita tidak tahu kapan kita akan jadi target serangan siber, maka dari itu, akan lebih baik jika kita bisa mempersiapkan diri kalau-kalau kita menghadapi serangan siber dari pihak luar demi menjaga keamanan finansial digital masing-masing.”

Sehubungan dengan hal tersebut, ITSEC Asia, salah satu perusahaan penyedia layanan keamanan informasi terbesar di Asia Pasifik memberikan tips menjaga keamanan dalam bertransaksi digital:

1.  Jaga kerahasiaan data

Data-data rahasia yang tidak boleh dibagikan seperti pin/password, kode OTP, authentication code, dan lainnya merupakan pintu masuk ke dalam informasi rahasia yang kita miliki. Jangan mengetik password atau kode rahasia dalam bentuk lainnya di muka umum. Pastikan tidak ada orang lain yang mengamati pada saat kita melakukan hal tersebut.

2.  Gunakan alamat email khusus dan hati-hati membuka pesan masuk

Akan lebih baik dan aman jika kita memiliki email yang dikhususkan untuk keperluan-keperluan tertentu. Sebagai contoh jika untuk kebutuhan transaksi e-commerce, baiknya email yang digunakan berbeda dengan email data pribadi bank dan kantor, sehingga lebih mudah mengidentifikasi jika ada email yang mencurigakan. Jangan sembarangan membuka tautan yang mencurigakan dalam pesan email, ini untuk menghindari serangan phising yang meretas informasi seperti data login.

3.  Aktifkan Two Factor Authentication dan notifikasi transaksi

Aktifkan opsi Two Factor Authentication untuk memberi pengamanan ganda terhadap transaksi digital. Two Factor Authentication dapat memberi lapisan ekstra pengamanan terhadap transaksi digital, melalui pengiriman kode verifikasi atau kode OTP (one time password) ke nomor telepon sebelum transaksi terjadi. Selain itu juga aktifkan notifikasi transaksi, dan segera telepon pihak bank jika ada transaksi yang tidak dikenal.

4.  Selalu menjawab kepada pihak yang resmi

Merespon nomor yang tidak dikenal bisa jadi awal mula kita terkena serangan siber. Banyak masyarakat yang masih mudah tertipu akan penawaran ataupun modus-modus lainnya yang didapat baik dari SMS, email, ataupun percakapan langsung melalui telepon. Masyarakat harus lebih kritis dalam menilai apakah informasi yang didapat tersebut sumbernya dari lembaga/pihak yang resmi atau tidak. Jangan mudah menjawab atau memberikan informasi kepada pihak yang tidak dikenal/bukan dari lembaga resmi.

5.  Triple check siapa rekan transaksi kita

Sebelum membeli atau mentransfer sesuatu, usahakan agar kita sudah merasa yakin. Seperti contoh, penipuan yang memanfaatkan akun korban yang di-hacked. Banyak kasus dimana si penipu meminta transfer kepada kerabat/teman baiknya. Jika kita mengalami hal tersebut, cek kembali ke orang-orang di sekitarnya apakah benar teman/rekan kita yang meminta transfer atau orang lain. Begitu halnya dengan transaksi di e-commerce, usahakan membeli dari e-commerce yang terpercaya dan juga cek review terlebih dahulu sebelum membeli barang.

6.  Selalu ganti password/PIN secara berkala

Untuk mencegah kode akses kita mudah diketahui oleh orang lain, usahakan kita mengganti kode akses kita dalam jangka waktu tertentu. Hal ini guna mencegah agar pihak lain bisa mengakses informasi yang kita miliki. Buat kode akses yang terdiri dari kombinasi huruf capital, angka, dan simbol agar kode akses kita tidak mudah ditebak.

7.  Jika menggunakan kartu kredit, gunakan limit yang rendah

Kartu kredit merupakan salah satu layanan perbankan yang rawan untuk disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Untuk meminimalisir resiko yang mungkin kita dapat, gunakan kartu kredit dengan limit rendah agar jika kemungkinan terburuknya kita terkena serangan siber, kerugian yang kita dapat tidak terlalu besar.

(Syam/Pra)

Post Views49 Views
Tags: ITSECTransaksi

Related Posts

Gawat! Modus Vishing Semakin Canggih, Pelaku Manfaatkan Robot Kelabuhi Korban
Teknologi

Gawat! Modus Vishing Semakin Canggih, Pelaku Manfaatkan Robot Kelabuhi Korban

by Pratama
Selasa, 4 April 2023
147
QR Code Menyimpan Bahaya Serangan Siber, Catat Tips dalam Menggunakannya
Teknologi

QR Code Menyimpan Bahaya Serangan Siber, Catat Tips dalam Menggunakannya

by Wahyu
Sabtu, 19 Maret 2022
65

RECOMMENDED

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

25 April 2026
9
Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

25 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM