MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kenali dan Pahami Ciri Hoaks: Solusi Jitu Melawan Hoaks

Wahyu by Wahyu
Senin, 6 Desember 2021
in Teknologi
Kenali dan Pahami Ciri Hoaks: Solusi Jitu Melawan Hoaks
48
VIEWS

Kabupaten Gorontalo, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali dilaksanakan secara virtual pada 4 Desember 2021 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Menjadi Daerah Pintar di Era Digital”.

Webinar kali ini dimoderatori oleh Rachman Pratama dan menghadirkan empat orang narasumber, yaitu Erfan Hasmin selaku praktisi IT sekaligus dosen, Willem Musu selaku dosen Dipa Makassar, Komang Aryasa selaku praktisi digital, serta A. Tenri Pakkua Bungawalia selaku kreator konten. Diskusi tersebut dimoderatori oleh selaku jurnalis. Kegiatan webinar kali ini diikuti oleh 883 peserta dari berbagai kalangan usia maupun profesi.

Acara dimulai dengan video sambutan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Berikutnya, pemateri pertama Tenri Pakkua Bungawalia mengatakan, berdasarkan survei Centre for International Governance Innovation (CIGI), sekitar 86% pengguna  internet di dunia menjadi korban hoaks. Faktor yang mempengaruhi seseorang percaya hoaks, di antaranya kecenderungan untuk menyangkal fakta dan keterikatan secara ideologis maupun politik terhadap penyebar hoaks.

“Cara efektif untuk melawan hoaks adalah dengan mengenali ciri hoaks, yaitu sumber berita tidak jelas dan kerap mengeksploitasi fanatisme SARA,” terangnya.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Erfan Hasmin yang menuturkan bahwa situs jejaring sosial memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat daftar pengguna, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Di era digital, “jaringan sosial” telah menjadi standar dalam komunikasi digital, sehingga muncul jenis  pekerjaan baru, misalnya spesialis sosial media.

“Banyak perusahaan mencari spesialis media sosial untuk mengelola akun media sosial milik perusahaan. Mereka bertugas merencanakan konten, penulisan caption dan strategi penjadwalan materi,” tuturnya.

Willem Musu sebagai pemateri ketiga membagikan tips untuk membangun budaya digital, yaitu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di dunia maya, mendorong perilaku mencintai produk dalam negeri dengan membuat konten-konten menarik yang berisi produk-produk lokal, serta membangun ruang digital dengan keteraturan.

“Ada baiknya generasi muda mendigitalisasi atau memperkenalkan kebudayaan Indonesia, mengingat aplikasi-aplikasi saat ini banyak didominasi budaya barat,” kata dia.

Komang Aryasa menutup sesi pemaparan dengan menuturkan bahwa terdapat lima elemen keamanan siber, di antaranya keamanan aplikasi, keamanan jaringan, keamanan operasional, pendidikan akhir pengguna, serta keterlibatan manajemen. Salah satu contoh kasus ancaman keamanan siber adalah web defacement atau peretasan situs yang mengubah tampilan asli atau konten dari sebuah situs.

“Serangan ini dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan sistem, sehingga memungkinkan pelaku memiliki akses masuk hingga ke bagian server dan memiliki kewenangan untuk mengganti atau menghapus konten suatu situs,” jelas Komang.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta untuk bisa bertanya langsung kepada para narasumber.

Salah seorang peserta, Prafina, bertanya mengapa orang-orang yang berpendidikan tinggi sampai bisa termakan hoaks.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Unga menjelaskan bahwa pendidikan tidak menjamin seseorang tidak akan termakan hoaks. Faktor utama sesungguhnya adalah kecakapan kita dalam menanggapi dan menyaring baik atau tidaknya suatu konten.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Wah)

Post Views113 Views
Tags: DigitaldyandraKemenkominfoLiterasi

Related Posts

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026
Ekonomi

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

by Syamhudi
Jumat, 1 Mei 2026
14
ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK
Ekonomi

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK

by Wahyu
Kamis, 27 Februari 2025
15

RECOMMENDED

FIFGROUP Gaspol Pertahankan Prestasi! Lima Tahun Beruntun Masuk Top 20 Institusi Keuangan, Borong 3 Penghargaan

FIFGROUP Gaspol Pertahankan Prestasi! Lima Tahun Beruntun Masuk Top 20 Institusi Keuangan, Borong 3 Penghargaan

23 Oktober 2026
4
UTSG Gaspol Dongkrak Ekonomi Desa, Panen Bawang Merah Karanglo Raup Omzet Rp90 Juta

UTSG Gaspol Dongkrak Ekonomi Desa, Panen Bawang Merah Karanglo Raup Omzet Rp90 Juta

23 Oktober 2026
12

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM