Jakarta, Media-profesi.com – Di tengah merebaknya wabah Covid-19 yang berdampak terhadap melemahnya pereknomian dan minimnya pendapatan masyarakat. Situasi dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab, dimana belakangan ini banyak pemalsuan terhadap sebuah produk, terlebih untuk pelumas kendaraan.
PT Pertamina Lubricants mengambil langkah antisipatif guna memastikan bahwa produk pelumas Pertamina yang beredar dipasaran dengan menggunakan kemasan khusus, dan sekaligus membedakan dengan barang palsu.
“Produk kami sudah dilengkapi lima fitur keamanan di kemasan tersebut, sehingga menjadikan konsumen lebih aman dan nyaman saat membeli dan menggunakan pelumas tersebut,” ujar Rizal Wahyu Abdillah, Senior SE Retail Bogor, Sales Region III PT Pertamina Lubricants, dalam acara Diskusi Otomotif Kekinian (DISKOTIK) dengan tema “Excellent Lubricants For Excellent Performance” secara virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) pada Rabu (16/2/2022).
Menurut Rizal, kelima fitur keamanan tersebut meliputi bagian luar yang telah didesain dengan begitu atraktif dan dapat dibedakan secara langsung saat memegang kemasan pelumas Pertamina.
Kelima fitur yang disematkan pada kemasan pelumas sebagai pengaman, adalah triple layer, nomor batch yang tercetak di bagian botol, pengaman UV, hologram original di tutup botol, dan QR code yang terdapat pada label kemasan.
Fitur triple layer berfungsi untuk menjaga pelumas agar tidak mudah bocor, serta memastikan kualitas tetap terjaga.
Fitur nomor batch, teknologi ini akan memberikan informasi kepada konsumen bahwa botol yang digunakan merupakan kualitas terbaik Gen IV dan Gen VII.
Sedangkan pengaman UV yang dipasangkan juga berguna untuk membedakan mana produk asli atau palsu. Melalui fitur ini, apabila disinari lampu UV, maka akan terlihat logo dan tulisan Pertamina serta beberapa kode lainnya.
Hologram yang dipasang sebagai fitur keamanan juga menjadikan salah satu fitur yang begitu penting, di mana untuk produk asli keluaran Pertamina Lubricant senantiasa dibekali dengan fitur tersebut.
Dan yang terakhir adalah QR code, di mana setiap botol memiliki kode yang berbeda dan terdiri dari kombinasi 9 huruf dan angka secara acak. “Jadi, tinggal di-scan saja,” tutup Rizal. * (Syam)





