MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Subsidi BBM Tepat Sasaran Terkendala Payung Hukum

Pratama by Pratama
Kamis, 24 November 2022
in Ekonomi
Subsidi BBM Tepat Sasaran Terkendala Payung Hukum
24
VIEWS

Semarang, Media-profesi.com – Pemerintah harus segera bertindak cepat dalam membatasi distribusi BBM bersubsidi. Sebab, penikmat bantuan energi pemerintah itu ternyata sebagian besar kalangan mampu. Sementara orang miskin justru masih sedikit yang memanfaatkannya.

“Kita perlu mendorong reformasi subsidi BBM dengan memperbaiki mekanisme pemberiannya, karena kenyataanya selama ini subsidi BBM tidak dinikmati masyarakat pra-sejahtera,” kata Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr Lasmiatun dalam acara Pipamas Energy Talk bertajuk ‘Sudah Efektifkah Pembatasan BBM?’ di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (23/11).

September lalu pemerintah telah menaikkan subsidi dan kompensasi energi menjadi Rp502,4 triliun dalam APBN-Perubahan 2022. Angka ini meningkat tiga kali lipat dari pagu awal, Rp152,5 triliun.

Menurut Lasmiatun, penyesuaian harga BBM adalah langkah terakhir yang bisa diambil pemerintah. Sebab, harga minyak dunia terus meningkat, sementara harga jual BBM di Indonesia masih jauh dari nilai keekonomiannya.

Konsumsi Solar, kata Lasmiatun, 89 persen dimanfaatkan oleh dunia usaha dan 11 persen oleh masyarakat. Dari 11 persen itu, 95 persen penikmati subsidi BBM jenis solar adalah warga yang mampu. Sementara untuk Pertalite, 14 persen digunakan oleh dunia usaha dan 86 persen oleh masyarakat. Dari 86 persen itu, 80 persen dinikmati kalangan mampu dan bahkan orang kaya.

Karena itu, Lasmiatun menekankan tentang pentingnya upaya pemerintah dalam membatasi distribusi BBM bersubsidi. Upaya awal yang dapat dilakukan adalah dengan mendata kendaraan yang berhak mendapatkan subsidi energi. “Yaitu melalui platfrom MyPertamina dengan mensinkronkan dengan data dinas sosial,” ujarnya.

Namun, distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran baru akan efektif jika pemerintah melindunginya dengan payung hukum. Tanpa aturan yang jelas, upaya mencegah kebocoran subsidi akan kandas. Karena itu, Lasmiatun meminta pemerintah segera menerbitkan revisi Perpres nomor 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. “Ini untuk mempertegas kriteria pengguna BBM bersubsidi dan jenis kendaraan,” ujarnya.

Lasmiatun juga meminta pemerintah daerah turut aktif dalam mendukung program ini. Hal ini penting, agar amanat UU nomor 30/2007 tentang Energi yang memberikan subsidi bagi kelompok masyarakat tidak mampu, dapat dijalankan.

Pandangan itu dikuatkan oleh Dosen Hukum Internasional UGM, Agustina Merdekawati. Sebab, menurut dia, sampai saat ini tidak ada aturan maupun sanksi bagi masyarakat kaya yang menggunakan Pertalite.

“Subsidi memang hanya untuk golongan tidak mampu. Tapi salahkah jika golongan mampu juga membeli Pertalite? Secara moral salah. Tetapi secara hukum sebenarnya tidak,” ujarnya dengan tegas.

Karena itu, menurut dia, kriteria tentang siapa saja yang berhak menikmati BBM bersubsidi harus diatur dengan jelas dalam revisi Perpres 191/2014. Jika tidak, keinginan untuk mendistribusikan BBM bersubsidi tidak akan pernah tepat sasaran.

“Sampai saat ini untuk Pertalite masih belum ditentukan konsumen yang berhak menggunakannya. Baru akan diatur dalam revisi Perpres 191,” kata Agustina menutup keterangannya. * (Syam/Pra)

Post Views59 Views
Tags: BBMPertamina

Related Posts

Konsorsium PGE-PLN IP Sepakati Tarif dengan PLN untuk PLTP Ulubelu Bottoming Unit
Ekonomi

Konsorsium PGE-PLN IP Sepakati Tarif dengan PLN untuk PLTP Ulubelu Bottoming Unit

by Wahyu
Jumat, 26 Desember 2025
16
Stargazer Cartenz Hadir dengan Efisiensi Bahan Bakar Ditengah Harga BBM Naik
Ekonomi

Stargazer Cartenz Hadir dengan Efisiensi Bahan Bakar Ditengah Harga BBM Naik

by Syamhudi
Jumat, 10 Oktober 2025
16

RECOMMENDED

Margareth FX Community Sukses Gelar Malam Gala Dinner, Hadir Trader Internasional dari Hong Kong

Margareth FX Community Sukses Gelar Malam Gala Dinner, Hadir Trader Internasional dari Hong Kong

26 April 2026
23
Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

25 April 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM