MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Samsung dan Kemendikbudristek Selaraskan Kurikulum untuk Tingkatkan Kompetensi Guru SMK

Pratama by Pratama
Jumat, 25 November 2022
in Sosialita
Samsung dan Kemendikbudristek Selaraskan Kurikulum untuk Tingkatkan Kompetensi Guru SMK
24
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Samsung dengan program pendidikan Samsung Tech Institute (STI) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengadakan training of trainers (ToT) untuk guru-guru SMK yang berada di bawah binaan STI, di BBPPMPV BOE Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan 114 guru dari 76 SMK dari berbagai daerah di Indonesia.

Program ToT kali ini bertujuan untuk menyelaraskan program STI dengan kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek, dan pada akhirnya untuk meningkatkan kompetensi guru, sehingga nantinya SMK yang akan mengembangkan konsentrasi Hand Held Product (HHP), Digital Appliance (DA), maupun Audio Video (AV) akan mampu menghasilkan lulusan yang siap diserap industri maupun berwirausaha.

Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia mengatakan program ToT ini adalah bagian dari upaya penyelarasan kurikulum dan implementasi dari program link and match antara pendidikan dan dunia usaha.

“Kami mengapresiasi support yang luar biasa dari Kemendikbudristek  melalui BBPPMPV BOE sejak diadakannya kegiatan ini pertama kalinya pada 2020. Kami berharap melalui program ini kompetensi guru-guru SMK semakin meningkat, khususnya dalam hal keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri dan penguatan soft skills, sehingga pendidikan vokasi seperti SMK betul-betul bisa mencetak lulusan yang siap kerja atau siap berwirausaha,” kata Ennita Pramono.

Dukungan penuh terhadap kegiatan ToT ini diberikan oleh BBPPMPV BOE karena lembaga ini mempunyai tugas pokok antara lain melaksanakan pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi sesuai dengan bidangnya. Selain menyusun program pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi dan pelaksanaannya, BBPPMPV BOE juga memfasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi PTK pada pendidikan vokasi dan melaksanakan kerja sama di bidang pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi.

Dr. I Gusti Made Ardana, Kepala BBPPMPV BOE menyambut positif pelaksanaan kegiatan ToT dengan fokus para guru STI. “Jika merujuk pada data yang ada,  masih banyak guru di Indonesia memiliki kemampuan terbatas dalam menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Maka yang kita lakukan ini sudah sesuai dengan upaya untuk meningkatkan literasi teknologi guru-guru kita. Selain itu, kegiatan ini juga sudah mengacu pada tiga dari enam strategi implementasi kurikulum Merdeka melalui komunitas belajar, berbagi praktik baik, dan bekerja sama dengan mitra pembangunan. Implementasi kurikulum Merdeka di jenjang SMK akan memperluat link and match antara pendidikan dan industri, sebab kurikulum ini memiliki struktur yang lebih sederhana dan mendalam, lebih relevan dan interaktif serta fleksibel untuk mengikuti perkembangan teknologi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan siswa SMK menghadapi perubahan yang cepat di industri.”

Para peserta ToT pun mengakui banyak manfaat yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Sigit Yuwono, guru mata pelajaran teknik audio video di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal, Jawa Tengah, mengatakan terkesan dengan materi soft skills. “Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik saya, terutama tentang bagaimana bersikap terhadap orang lain. Nanti ketika mereka bekerja akan sangat bermanfaat saat mereka berhadapan dengan customer dan sebagainya. Materi ini sangat luar biasa, semoga nanti bisa diimplementasikan di sekolah,” ucap Sigit Yuwono, yang sudah empat kali mengikuti kegiatan STI ini.

Sementara itu, Anggun Desrivawany, guru mata pelajaran pengembangan perangkat lunak dan game di SMK Negeri 1 Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengatakan bangga berkesempatan mempelajari kompetensi baru seperti teknologi smartphone Samsung. “Bagi siswa kami, karena jurusan kami itu basic-nya adalah pemrograman komputer, adanya materi teknologi smartphone ini membuat kompetensi mereka juga bertambah dan mereka juga merasakan suasana yang baru,” ujar Anggun yang sudah kali kedua mengikuti pelatihan ToT di STI.

ToT yang digelar STI tahun ini merupakan upaya penyelarasan program STI dengan kurikulum Merdeka. Penyelarasan kurikulum ini dipadukan dengan materi dari Samsung seperti pengenalan produk-produk terbaru smartphone, audio visual seperti TV dan perangkat audio, serta pengenalan digital appliance seperti mesin cuci, kulkas, dan penyejuk udara. Para peserta juga mendapatkan materi mengenai penguatan soft skills.

“Lulusan yang dihasilkan SMK perlu memiliki soft skills yang baik, bukan hanya hard skills, tetapi mereka juga harus  memiliki karakter yang kuat. Itu juga menjadi salah satu fokus dalam kurikulum Merdeka karena di era disrupsi  ini soft skills sangat diperlukan,” kata Dr. Miftahu Soleh, M.Sc, Kepala Departemen Listrik dan Elektronika BBPPMPV BOE Malang, yang menjadi salah satu pelatih di kegiatan training of trainers itu.

Samsung Tech Institute sendiri sejak awal merupakan program pendidikan dari Samsung yang menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan industri. Program STI memberikan kesempatan bagi para siswa untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta mampu memperbesar peluang kerja ketika mereka lulus. Inisiatif ini sekaligus mendukung program link and match yang digaungkan oleh pemerintah sejak tahun 2017. * (Syam/Pra)

Post Views60 Views
Tags: SamsungSMK

Related Posts

United Tractors Dukung Delegasi Indonesia pada WorldSkills Competition 2026
Sosialita

United Tractors Dukung Delegasi Indonesia pada WorldSkills Competition 2026

by Syamhudi
Sabtu, 7 Maret 2026
9
Performa Maksimal Galaxy A36 5G Dukung Juara SGGA 2025 Powered by TL CUP
Teknologi

Performa Maksimal Galaxy A36 5G Dukung Juara SGGA 2025 Powered by TL CUP

by Wahyu
Minggu, 21 Desember 2025
13

RECOMMENDED

Rahasia di Balik Susu Anak: Ternyata Proses Produksi Ikut Menentukan Kualitas Gizi

Rahasia di Balik Susu Anak: Ternyata Proses Produksi Ikut Menentukan Kualitas Gizi

4 Juni 2026
8
Intel Ungkap Senjata Baru untuk Era Agentic AI, dari Xeon 6+ hingga Crescent Island

Intel Ungkap Senjata Baru untuk Era Agentic AI, dari Xeon 6+ hingga Crescent Island

4 Juni 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    572 shares
    Share 229 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM