Jakarta, Media-profesi.com – IHSG turun pada hari perdagangan pertama minggu ini, sebesar 0.5% ke 7,017.4 (-1.1% MTD atau +6.6% YTD), dengan saham-saham laggards antara lain GOTO (-6.5%), MDKA (-6.6%), dan TLKM (-1.2%).
Indeks ekuitas Asia ditutup sebagian besar lebih rendah, dengan Nikkei dan Hang Seng, masing-masing turun 0.4% dan 1.6% menjadi 28,162.8 (-2.2% YTD) dan 17,297.9 (-26.1% YTD) di tengah keresahan di Tiongkok atas kebijakan zero-Covid yang berkelanjutan. Rupiah kemarin terdepresiasi 0.3% menjadi IDR15,723/USD, dan diperdagangkan di kisaran 15,693 dan 15,737.
Rully Arya Wisnubroto, Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan, protes di China juga membebani pasar ekuitas AS, dengan penurunan pada indeks utama Dow Jones dan S&P500 turun cukup tajam, masing-masing sebesar 1.45% dan 1.5% menjadi 33,849.5 (-6.9% YTD) dan 3,963.9 (-16.8% YTD).
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun menjadi 3.68%. USD rebound dengan indeks USD (DXY) naik 0.7% menjadi 106.84 setelah komentar hawkish oleh Presiden Fed St. Louis James Bullard menyarankan tingkat kebijakan yang lebih tinggi sepanjang 2023. * (Syam/Pra)





