MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hadapi Produk Impor, UMKM Indonesia Wajib Perkuat Branding Digital

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 24 Maret 2021
in Ekonomi
Hadapi Produk Impor, UMKM Indonesia Wajib Perkuat Branding Digital
194
VIEWS

Yogyakarta, Media-profesi.com – Pada awal bulan Maret, pemerintah dibuat meradang dengan temuan banyaknya produk impor di e-commerce Indonesia. Hal ini tentu berpengaruh pada UMKM lokal Indonesia yang juga sama-sama menjual produk di platform tersebut.

Institute for Developments of Economics and Finance (Indef) mengungkapkan bahwa porsi produk impor yang dijual di e-commerce mencapai 90%.

Pemerintah saat ini tengah menekan upaya dominasi produk impor, dengan melakukan berbagai kebijakan seperti menurunkan batas nilai pembebasan bea masuk, audiensi dengan platform e-commerce, hingga mendorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Perusahaan penyedia layanan web-hosting yang sekaligus membantu UMKM go online, Niagahoster, menilai upaya tersebut juga harus didukung oleh kemauan dan proaktif dari pemilik UMKM untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan yang ada.

“Permasalahan kurangnya inovasi dan digitalisasi menjadi dua hal utama yang kami prioritaskan untuk membantu meningkatkan daya saing UMKM Indonesia,” ungkap Ayunda Zikrina, Head of Brand & Market Development Niagahoster, dalam acara Media Meet-Up (24/3/2021).

Pentingnya UMKM Lakukan Aktivitas Branding

Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) tahun 2018, dari total 64,2 juta UMKM, 98,68% merupakan usaha berskala mikro. Usaha mikro ini juga memberikan sumbangan terhadap penyerapan tenaga kerja dan PDB yang cukup tinggi.

Kendati demikian, skala usaha yang masih terlalu kecil membuat usaha mikro memiliki kesulitan tersendiri dalam berinovasi dan melakukan branding. Ayunda mengungkapkan, banyak dari pelaku usaha mikro yang bergantung pada peluang pasar, tren, dan dinamika pasar yang cepat berubah, sehingga sulit untuk membangun konsistensi branding.

“Mindset dari kebanyakan pelaku usaha mikro adalah berjualan dengan jangka pendek. Yang penting untung besar dalam sekali waktu. Hal ini memang penting, namun branding diperlukan untuk membangun bisnis jangka panjang. Mulai dari membangun identitas, membuat merek dikenal, dan menjadi top of mind dari masyarakat luas,” ungkap Ayunda.

Untuk menghadapi gempuran produk impor, pemilik UMKM perlu memiliki branding yang memuat nilai jual dan kelebihan produk.

Data dari DesignRush yang dimuat Forbes menyatakan, aktivitas branding yang konsisten di semua platform akan menaikkan pendapatan hingga 23%. Artinya UMKM yang rajin mengenalkan mereknya melalui logo, warna, kelebihan, maupun promo-promo menarik, akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam persaingan pasar.

Digital Branding Tingkatkan Daya Saing

Kondisi pandemi seperti saat ini juga dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk memulai branding secara digital. Di Niagahoster, tercatat adanya penambahan jumlah pemilik bisnis yang go online dengan website sebesar 18,99% di kuartal II 2020 (awal pandemi). Hal ini merupakan sinyal positif bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.

“Digital branding bicara soal memperkuat kehadiran sebuah brand di dunia maya. Artinya, pemilik UMKM tidak boleh ragu untuk memanfaatkan platform-platform digital dan fitur-fiturnya. Gunakan untuk bercerita tentang ciri khas dan kelebihan produk dari brand tersebut ke sebanyak mungkin orang,” ucap Ayunda.

Pemasaran produk impor rata-rata dilakukan melalui laman digital juga harus “ditanggulangi” dengan dominasi produk UMKM di dunia maya. Menurut Ayunda, langkah yang dapat dilakukan adalah go online sesegera mungkin, dimulai dari platform paling sederhana seperti WhatsApp dan e-commerce.

Setelah memiliki pelanggan loyal, pemilik UMKM dapat mencoba beriklan di platform seperti media sosial maupun membuat website sederhana. Keduanya memiliki visibilitas yang tinggi, serta merupakan investasi jangka panjang yang baik bagi sebuah brand. Bisnis yang mengelola laman digitalnya dengan baik akan memiliki kredibilitas dan berdaya saing.

Untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di dunia maya, Niagahoster secara khusus meluncurkan program pengembangan UMKM yaitu Etalase Digital.

Program ini adalah program pelatihan selama satu minggu, membahas materi pembuatan website, pengisian konten, hingga digital marketing.

Saat ini, sudah ada 59 orang pemilik UMKM yang menjadi alumni program Etalase Digital. Melalui program ini, diharapkan pemilik UMKM semakin mudah membuat dan mengembangkan website untuk keperluan digital branding. * (Syam)

Post Views40 Views
Tags: BrandingNiagarahosterumkm

Related Posts

Daihatsu Kumpul Sahabat Malang, Banyak Cerita pada Momen Kebersamaan Masyarakat
Gaya Hidup

Daihatsu Kumpul Sahabat Malang, Banyak Cerita pada Momen Kebersamaan Masyarakat

by Wahyu
Selasa, 9 Desember 2025
7
Dukung Pertumbuhan UMKM, FIFGROUP Hadirkan Kembali Program Sahabat FINATRA 2025
Ekonomi

Dukung Pertumbuhan UMKM, FIFGROUP Hadirkan Kembali Program Sahabat FINATRA 2025

by Syamhudi
Selasa, 25 November 2025
9

RECOMMENDED

United Tractors Group Kembali Torehkan Prestasi di PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026

United Tractors Group Kembali Torehkan Prestasi di PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026

16 Februari 2026
9
Volkswagen ID. Buzz Club Indonesia Resmi Terbentuk

Volkswagen ID. Buzz Club Indonesia Resmi Terbentuk

16 Februari 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM