MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 11 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 11 Desember 2025
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Cloudera Meluncurkan Layanan Inferensi AI didukung NVIDIA NIM Microservices

AI Inference Service dari Cloudera meningkatkan kecepatan performa LLM sebesar 36x menggunakan komputasi NVIDIA yang terakselerasi dan NVIDIA NIM microservices, menyediakan performa yang lebih baik, keamanan yang kuat dan fleksibilitas yang terarah untuk enterprise.

Wahyu by Wahyu
Rabu, 9 Oktober 2024
in Teknologi
Cloudera Meluncurkan Layanan Inferensi AI didukung NVIDIA NIM Microservices

Jakarta, Media-profesi.com – Cloudera, satu-satunya platform true hybrid untuk data, analitik dan AI, hari ini meluncurkan Cloudera AI Inference yang didukung oleh NVIDIA NIM microservices, bagian dari platform NVIDIA AI Enterprise.

Sebagai salah satu layanan AI inference pertama di industri yang menyediakan kemampuan NIM microservices yang embedded, Cloudera AI Inference secara unik menyederhanakan penggunaan dan pengelolaan model AI dalam skala besar, memungkinkan enterprise untuk memanfaatkan potensi sesungguhnya dari data mereka untuk mempercepat GenAI dari tahap uji coba hingga ke production.

Data terbaru dari Deloitte mengungkapkan bahwa bagi enterprise, hambatan terbesar dalam pengadopsian GenAI adalah kekhawatiran terkait risiko kepatuhan dan tata kelola, namun penerapan GenAI sedang meningkat pesat,  dengan lebih dari dua pertiga perusahaan menambah anggaran GenAI mereka di Kuartal 3 tahun ini.

Untuk mengatasi kekhawatiran ini, perusahaan harus menjalankan model AI dan aplikasi secara privat – baik on premises (lokal) maupun di public cloud. Peralihan ini membutuhkan solusi yang aman dan terarah untuk  menghindari pendekatan yang kompleks apabila dilakukan secara mandiri.

Cloudera AI Inference mencegah data sensitif bocor ke layanan model AI non-privat yang di-hosting vendor dengan menyediakan pengembangan dan penerapan yang aman dalam kontrol enterprise. Didukung oleh teknologi NVIDIA, layanan ini membantu membangun data tepercaya untuk AI tepercaya dengan kecepatan performa yang tinggi, memungkinkan pengembangan chatbot, asisten virtual, dan aplikasi agen berbasis AI secara efisien yang memberikan dampak terhadap produktivitas dan pertumbuhan bisnis baru.

Peluncuran Cloudera AI Inference menyusul kolaborasi Cloudera dengan NVIDIA, menegaskan komitmen Cloudera dalam mendorong inovasi enterprise AI pada momen-momen penting saat industri menjalani kompleksitas transformasi digital dan integrasi AI.

Pengembang bisa membangun, mengubah, dan menjalankan LLM kelas enterprise dengan performa 36x lebih cepat menggunakan GPU NVIDIA Tensor Core dan hampir 4x throughput  dibandingkan dengan CPU. Pengalaman pengguna mengintegrasikan UI dan API langsung dengan container microservices NVIDIA NIM ini menghilangkan kebutuhan akan command-line interfaces (CLI) dan sistem pengawasan terpisah.

Integrasi layanan dengan AI Model  Registry  Cloudera juga meningkatkan keamanan dan tata kelola dengan mengelola access control baik untuk model endpoint dan operasional. Pengguna akan mendapatkan manfaat dari platform yang terpadu di mana semua model – baik LLM atau model tradisional –  dikelola dari satu layanan secara lancar.

Fitur-fitur kunci tambahan Cloudera AI Inference antara lain:

  • Kemampuan AI Mutakhir: Memanfaatkan NVIDIA NIM microservices untuk mengoptimalkan LLM open source, termasuk Llama dan Mistral, untuk kemajuan yang luar biasa dalam natural language processing (NLP), computer vision, dan domain AI lainnya.
  • Hybrid Cloud & Privasi: Menjalankan beban kerja di on prem atau di cloud dengan menjalankan VPC untuk keamanan dan kepatuhan regulasi yang lebih baik.
  • Skalabilitas & Pengawasan: Mengandalkan auto-scaling, ketersediaan tinggi (high availability /HA) dan pelacakan performa secara real time untuk mendeteksi dan menanggulangi masalah, serta menyediakan pengelolaan sumber daya yang efisien.
  • Integrasi API & CI/CD Terbuka: Akses API yang sudah sesuai standar untuk penerapan, pengelolaan, dan pengawasan model untuk integrasi tanpa hambatan dengan CI/CD pipeline dan alur kerja MLOps.
  • Keamanan Perusahaan: Menerapkan akses model dengan fitur Service Accounts, Access Control, Lineage, dan Auditing.
  • Penerapan dengan Risiko yang Terkelola: Melakukan pengujian A/B dan peluncuran model update yang lebih terkontrol.

“Perusahaan sangat antusias untuk berinvestasi di GenAI, namun ini membutuhkan tidak hanya data yang terarah, namun juga data yang aman, patuh dan memiliki tata kelola yang baik,” kata analis industri, Sanjeev Mohan. “Memproduksi AI di skala besar secara privat menimbulkan kompleksitas yang sulit diatasi oleh pendekatan DIY. Cloudera AI Inference menjembatani kesenjangan ini dengan mengintegrasikan manajemen data mutakhir dengan keahlian AI NVIDIA, membuka potensi data sekaligus menjaganya. Dengan fitur-fitur keamanan kelas enterprise seperti service accounts, access control, dan audit, perusahaan bisa dengan percaya diri melindungi data mereka dan menjalankan beban kerja di on prem atau di cloud, menjalankan model AI secara efisien dengan fleksibilitas dan tata kelola yang dibutuhkan.”

“Kami bersemangat untuk berkolaborasi dengan NVIDIA untuk memasarkan Cloudera AI Inference, menyediakan satu platform AI/ML yang mendukung hampir semua model dan penggunaan sehingga enterprise bisa menciptakan aplikasi yang kuat dengan software kami dan menjalankan aplikasi AI ini di Cloudera,” kata Dipto Chakravarty, Chief Product Officer Cloudera. “Dengan integrasi NVIDIA AI, yang memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih cerdas melalui performa yang mutakhir, Cloudera berinovasi atas nama pelanggannya dengan mengembangkan aplikasi AI tepercaya dengan data tepercaya dalam skala besar.”

“Perusahaan saat ini butuh mengintegrasikan AI generatif dengan infrastruktur data mereka secara lancar untuk mendorong outcome bisnis,” kata Kari Briski, vice president, software, model dan layanan AI NVIDIA. “Dengan menggabungkan NVIDIA NIM microservices ke dalam platform Cloudera AI Inference, kami memberdayakan pengembang untuk dengan mudah menciptakan aplikasi AI generatif tepercaya sekaligus menjaga keseimbangan data AI mandiri.”

“Survei terbaru dari PwC menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, GenAI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perusahaan di Indonesia untuk membangun kepercayaan stakeholder dan meningkatkan kualitas produk atau layanan,” kata Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera. “Faktanya, diyakini bahwa dalam tiga tahun ke depan, GenAI akan meningkatkan daya saing dan mendorong perubahan pada model bisnis mereka. Peluncuran Cloudera AI Inference yang didukung oleh NVIDIA NIM microservices datang pada momen yang tepat. Perusahaan-perusahaan Indonesia yang ingin mengadopsi GenAI dan mulai memanfaatkan potensi data mereka kini memiliki solusi yang aman dan terarah untuk membangun use case-use case AI yang relevan dengan kebutuhan bisnis mereka.”

Kemampuan-kemampuan terbaru ini akan dirilis di konferensi AI dan data perdana dari Cloudera, yaitu Cloudera EVOLVE NY, yang akan diselenggarakan tanggal 10 Oktober. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana pembaruan ini memperdalam  komitmen Cloudera, membawa data enterprise dari tahap percontohan ke produksi dengan GenAI. * (Syam/Wah)

Post Views39 Views
Tags: clouderaCloudera AI InferenceCloudera Data Flow (CDF)Cloudera Data PlatformCloudera Open AICloudera Platform True HybridCloudera Private Link Network
Share2Tweet2Send

Related Posts

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik
Teknologi

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

by Wahyu
Kamis, 11 Desember 2025
Setiap Perusahaan Retail Perlu Menjadi Perusahaan Teknologi
Teknologi

Setiap Perusahaan Retail Perlu Menjadi Perusahaan Teknologi

by Pratama
Jumat, 28 November 2025

RECOMMENDED

Bertransaksi Makin Praktis, Kini QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch

Bertransaksi Makin Praktis, Kini QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch

11 Desember 2025
Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

11 Desember 2025

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    564 shares
    Share 226 Tweet 141
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM