MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Riset dan Pengembangan Hadirkan Produk Furnitur Unggulan di IFEX 2025, Siap Bersaing di Pasar Global

Pratama by Pratama
Minggu, 9 Maret 2025
in Ekonomi
Riset dan Pengembangan Hadirkan Produk Furnitur Unggulan di IFEX 2025, Siap Bersaing di Pasar Global
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Pelaku industri mebel dan kerajinan dituntut memiliki kemampuan riset dan pengembangan pasar yang mumpuni untuk bisa menembus pasar di negara tujuan. Dengan riset dan pengembangan yang tepat, pelaku industri bisa mengetahui preferensi konsumen di negara tujuan dan memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. 

Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian untuk mendukung pertumbuhan industri. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, sebelumnya telah mengatakan bahwa Kementerian Perindustrian telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengembangkan industri furnitur Indonesia. Salah satunya adalah fasilitasi peningkatan pasar dan penguatan riset referensi pasar. Tahun 2024, Kemenperin telah memfasilitasi enam perusahaan furnitur melalui program Pengembangan Konsep Desain Industri Furnitur. Kemenperin juga memiliki program Restrukturisasi Mesin/Peralatan Industri Pengolahan Kayu, berupa reimbursement penggantian sebagian pembelian mesin. Peremajaan mesin akan sangat membantu peningkatan produktivitas, kapasitas, dan kualitas produk furnitur.

“Pengembangan R&D serta pengembangan teknologi berpengaruh besar terhadap kemampuan pelaku usaha menembus pasar dunia. Iklim di negara-negara Asia dan Afrika tentu berbeda dengan iklim di negara Amerika dan Eropa. Produk furnitur kita harus bisa diproduksi sesuai dengan iklim di negara tujuan agar produknya bisa memiliki usia pakai yang panjang,” terang Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur.

Para peserta pameran juga mengakui bahwa R&D sangat penting bagi keberhasilan usaha mereka. Andika dari Indospace mengatakan bahwa konsumen Amerika dan Australia lebih memilih produk yang tahan cuaca ekstrem, sementara konsumen Eropa lebih menyukai produk yang estetik. R&D akan sangat membantu menentukan jenis bahan baku yang perlu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen global. 

Pemanfaatan teknologi digital juga bisa membantu pelaku usaha menembus pasar global. Berbagai kanal sosial media, situs perusahaan, serta pemasaran produk melalui e-commerce akan memperluas jangkauan pasar. Laporan Statista menyebut pasar e-commerce furnitur di dunia diperkirakan mencapai lebih dari US$40 miliar pada 2030. 

Para pelaku industri juga bisa memanfaatkan strategi omnichannel retailing yang menggabungkan berbagai saluran penjualan, baik online maupun offline. Mereka bisa mengunggah foto produk mereka di Instagram yang diintegrasikan dengan link ke situs perusahaan atau marketplace untuk memudahkan pelanggan membaca ulasan tentang produk mereka. Pelanggan dapat berinteraksi dengan pelaku industri melalui berbagai platform, seperti toko fisik, e-commerce, media sosial, aplikasi mobile, dan marketplace, dengan data yang terintegrasi di semua kanal.

Saat ini, beberapa pelaku industri terlihat sudah mulai memanfaatkan sosial media seperti Instragram untuk mempromosikan produk mereka. Peningkatan literasi digital melalui berbagai pelatihan diperlukan untuk membekali pelaku industri agar bisa membuat caption yang tepat, memanfaatkan SEO, menentukan product display, dan lain-lain untuk menarik pelanggan baik lokal maupun internasional. 

Vaibhav Bhandari, Portfolio Director, NürnbergMesse India, kurang lebih menyatakan hal yang sama saat menjadi pembicara di acara seminar pada IFEX 2025. Ia melihat pemanfaatan teknologi digital termasuk e-commerce akan sangat membantu promosi dan penjualan produk furnitur, khususnya ke konsumen berusia muda. 

Produk Unggulan IFEX

Produk mebel dan kerajinan yang hadir pada ajang IFEX 2025 memanfaatkan berbagai bahan baku seperti kayu, rotan, bambu, kulit, besi, kaca, kain, dan lain-lain. Beberapa peserta juga menggunakan bahan daur ulang yang menjadi keunggulan mereka. Kenyo Living, misalnya, yang menggunakan materi kayu jati recycle dengan desain timeless yang menjadi ciri khas produk mereka dan banyak dicari oleh konsumen.

Pada pameran ini pengunjung juga bisa menemukan replika Groot yang dibentuk dengan berbagai potongan kayu, serta Gorilla raksasa yang terbuat dari material logam. Keunikan produk yang dihadirkan pada ajang IFEX menjadi daya tarik bagi buyers internasional. Setiap tahun produk yang ditampikan mengalami peningkatan baik dari segi desain, materi, dan lain-lain. Seperti diungkap oleh Vaibhav, yang selain menjadi pembicara juga merupakan pengunjung setia IFEX, “The products at IFEX speaks for itself” atau bisa diartikan bahwa produk-produk yang ditampilkan pada IFEX merupakan produk terbaik.

“Di IFEX, produk dan exhibitor yang ditampilkan sudah kami kurasi sehingga kualitasnya terjamin. Kami akan berusaha untuk selalu menampilkan produk yang unik, menarik, berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk yang hadir pada IFEX menggambarkan kemampuan pelaku industri untuk menembus pasar dunia dan kami akan terus berusaha untuk membantu meningkatkan target nilai ekspor industri furnitur nasional,” ucap Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo. * (Syam/Pra) 

Post Views81 Views
Tags: IFEX 2025Pameran Furnitur

Related Posts

Antusiasme Buyers Internasional Tetap Tinggi, IFEX 2026 Catat Transaksi Sebesar 300 Juta USD
Ekonomi

Antusiasme Buyers Internasional Tetap Tinggi, IFEX 2026 Catat Transaksi Sebesar 300 Juta USD

by Wahyu
Senin, 9 Maret 2026
7
IFEX 2026: Desain Menjadi Faktor Strategis Keberhasilan Produk Industri Furnitur di Pasar Global
Ekonomi

IFEX 2026: Desain Menjadi Faktor Strategis Keberhasilan Produk Industri Furnitur di Pasar Global

by Pratama
Minggu, 8 Maret 2026
6

RECOMMENDED

Jangan Diabaikan, Lakukan Pengecekan Komponen Penting Pascamudik Lebaran

Jangan Diabaikan, Lakukan Pengecekan Komponen Penting Pascamudik Lebaran

5 April 2026
4
Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif

Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif

4 April 2026
21

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM