MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 11 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 11 Desember 2025
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Laporan Finextra dan Cloudera Ungkap AI Hybrid adalah Standar Baru di Industri Jasa Keuangan

Wahyu by Wahyu
Rabu, 12 November 2025
in Teknologi
Laporan Finextra dan Cloudera Ungkap AI Hybrid adalah Standar Baru di Industri Jasa Keuangan

Jakarta, Mediaprofesi.id – Cloudera, satu-satunya perusahaan yang menjalankan AI di mana pun data berada, baru saja mengumumkan laporan global terbaru. Laporan yang dibuat bersama Finextra Research ini didasarkan pada survei terhadap 155 eksekutif dan pemimpin di seluruh dunia.

Laporan ini menemukan bahwa penerapan AI hybrid telah menjadi strategi yang sangat penting dalam industri jasa keuangan, dengan jumlah besar perusahaan (91%) menilai pendekatan hybrid memiliki nilai yang tinggi. Selain itu, meskipun pengadopsian AI tersebar luas, studi ini mengonfirmasi bahwa hambatan data dan keamanan yang signifikan telah menghambat perusahaan untuk mencapai integrasi penuh di perusahaan.

Survei ini menunjukkan bahwa 62% organisasi jasa keuangan kini menggunakan pendekatan AI hybrid yang mencakup lingkungan cloud publik, pusat data, dan edge untuk menerapkan AI di mana pun data berada. Model ini dianggap sangat penting untuk mengelola sistem lama (legacy), meningkatkan skala secara efisien, dan menangani tugas-tugas yang membutuhkan sumber daya besar, seperti pelatihan dan penerapan model AI.

Adopsi yang makin luas ini membuktikan bahwa infrastruktur yang fleksibel dan memungkinkan data diakses di mana pun, bukan lagi sebuah pilihan, melainkan syarat utama untuk meraih keunggulan kompetitif.

Menjembatani Kesenjangan Implementasi AI

Keamanan data telah menjadi hambatan utama untuk menjembatani kesenjangan dalam implementasi AI. Terlebih lagi, 97% organisasi jasa keuangan melaporkan bahwa data silos menghambat kemampuan mereka untuk membangun dan menerapkan model AI yang efektif. Tantangan ini menegaskan bahwa inovasi AI hanya dapat berhasil jika dibangun di atas fondasi tata kelola data dan keamanan yang tepercaya dan terpadu.

Meskipun memiliki ambisi AI yang besar, banyak perusahaan masih mengalami kesulitan untuk membuka potensi nilai transformasi yang sesungguhnya. Hampir separuh organisasi (48%) telah bergerak melampaui eksperimen AI tahap awal, namun belum sepenuhnya mengintegrasikan teknologi ini ke dalam operasi inti mereka. Hal ini menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan 26% perusahaan yang telah mengadopsi AI sepenuhnya di perusahaan mereka.

“Laporan ini mengonfirmasi bahwa strategi hybrid yang memungkinkan data bisa diakses di mana pun, tidak bisa ditawar lagi. Hal ini juga menyoroti bahwa infrastruktur saja tidak cukup,” kata Adrien Chenallier, Global Director, AI Solutions for Financial Services Cloudera.

“Untuk benar-benar menjembatani kesenjangan implementasi, perusahaan keuangan membutuhkan platform data dan AI yang terpadu untuk memastikan tata kelola dan keamanan yang konsisten di semua lingkungan. Ini adalah satu-satunya cara untuk membangun kepercayaan, mengelola risiko, dan mempercepat pengadopsian AI dalam skala besar,” paparnya.

Temuan-temuan yang penting:

  • Hybrid AI adalah Pendekatan yang Dominan: 62% perusahaan jasa keuangan secara aktif menggunakan pendekatan hybrid.
  • Adopsi AI adalah Kebutuhan Strategis: 97% perusahaan jasa keuangan kini menjalankan setidaknya satu use case AI/ML, menggeser AI dari sekadar sebuah teknologi baru menjadi penggerak bisnis inti.
  • Tata Kelola Terpadu Tidak Bisa Ditawar: Dengan meningkatnya penerapan hybrid, 84% organisasi menganggap tata kelola data dan kerangka kerja keamanan terpadu di semua lingkungan sebagai hal yang “kritikal” atau “sangat penting.”
  • Kemampuan Keamanan Mendorong Investasi AI: Satu dari empat perusahaan (25%) menempatkan keamanan sebagai prioritas utama saat mengevaluasi vendor platform AI.

“Bagi anggota kami, kenyataannya jelas: AI hanya bisa memberikan potensi penuhnya ketika kedaulatan data, privasi, dan kepercayaan bisa dijamin,” kata Gary Wright, managing director, Finextra Research.

“Hasil survei kami menyoroti kemajuan dan kesenjangan, menggarisbawahi bahwa keberhasilan AI akan bergantung tidak hanya pada skala investasi, namun juga pada keputusan strategis seputar infrastruktur, kemitraan vendor, dan tata kelola data yang kuat. Kami senang berbagi insights ini bersama Cloudera, yang membantu anggota global kami menavigasi lanskap yang sedang berkembang pesat ini,” ujarnya.

Metodologi

Laporan ini dibuat berdasarkan survei global yang dilakukan oleh Finextra Research pada Agustus 2025 terhadap 155 responden dari organisasi jasa keuangan dan teknologi. Para peserta adalah pemegang jabatan senior di Amerika Utara, Eropa, Asia Pasifik, Amerika Latin, serta Timur Tengah dan Afrika. * (Syam/Wah)

Post Views58 Views
Tags: Ai HybridclouderaFinextra Research
Share1Tweet1Send

Related Posts

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik
Teknologi

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

by Wahyu
Kamis, 11 Desember 2025
Setiap Perusahaan Retail Perlu Menjadi Perusahaan Teknologi
Teknologi

Setiap Perusahaan Retail Perlu Menjadi Perusahaan Teknologi

by Pratama
Jumat, 28 November 2025

RECOMMENDED

Bertransaksi Makin Praktis, Kini QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch

Bertransaksi Makin Praktis, Kini QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch

11 Desember 2025
Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

11 Desember 2025

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    564 shares
    Share 226 Tweet 141
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM