MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Ini Pesan Gita Wirjawan Untuk Guru Zaman Now

Pratama by Pratama
Senin, 6 Februari 2023
in Sosialita
Ini Pesan Gita Wirjawan Untuk Guru Zaman Now
85
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Menteri Perdagangan tahun 2011-2014 (era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono –Red) Gita Wirjawan kini lebih aktif sebagai konten kreator terutama di bidang pendidikan dan pengembangan diri.

Selain aktif mengunggah video di kanal miliknya yang bertajuk “Endgame”, Gita kini juga mengajar di Stanford University dan tercatat sebagai anggota dewan penasehat global di sejumlah universitas salah satunya Yale University.

Gita juga mendirikan sekolah bernama School of Government and Public Policy (SGPP Indonesia) yang berlokasi di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sejak tahun 2012.

“Ini  adalah  episode  yang  baru,  tapi  kemungkinan  terakhir  dalam  hidup  saya. Saya akan menekuni pendidikan selama mungkin, karena dampaknya yang luar biasa,” ujar Gita saat ditanya alasannya terjun ke dunia pendidikan dalam sebuah bincang-bincang di kanal video berbagi milik Edtech Cakap. Gita melihat bahwa kualitas pendidikan menjadi kunci kemajuan suatu bangsa.

Berdasarkan data dari worldpopulationreview.com yang merangkum berbagai laporan global, secara keseluruhan kualitas pendidikan Indonesia berada di peringkat 54 dari 78 negara yang disurvei.

Amerika Serikat, Inggris dan Jerman berada di peringkat tiga teratas, sementara negara Asia Tenggara yang menempati posisi di atas Indonesia diantaranya Singapura (Peringkat 21), Malaysia (38), dan Thailand (46).

Di Indonesia, kualitas guru sebagai faktor yang sangat berpengaruh dalam pendidikan diukur melalui skor Uji Kompetensi Guru (UKG). Pada 2015 skor rata-rata UKG berada di angka 56,69 jauh dari standar saat itu yakni 55.

Oleh karena itu, guru menjadi kunci prioritas jika ingin memperbaiki pendidikan. Sehingga Gita banyak menitikberatkan apa yang mesti diperbaiki dari sisi pengajar atau guru. “Lantas pendidik yang  tepat  itu  seperti  apa?”  tanya  Tamara, Guru Cakap yang menjadi host dalam acara bincang-bincang  pendidikan  bertajuk Cakap Teachers’ Corner tersebut.

Gita dengan cepat menjawab bahwa educator (pendidik) yang tepat adalah yang mengerti apa yang ia sampaikan. “Educator yang benar itu yang ada keterbukaan dan tidak malu merasa bersalah. Saya pikir dulu sebagai siswa stress, ternyata sebagai pendidik jauh lebih stressful. Persiapan guru kan lebih berat daripada persiapan siswa atau siswi, disitulah kemuliaan seorang pendidik,” cerita Gita.

Pendiri Ancora Foundation ini, juga menyoroti bahwa saat ini masih banyak guru yang kolot dan tidak bisa menerima keterbukaan, sesuatu yang menurutnya perlu diubah perlahan.

“Ga ada salahnya mengakui kalau guru salah, karena keterbukaan bagian yang luar biasa dalam proses belajar antara guru dengan murid. Saya yakin (jika guru memiliki sifat terbuka), perkembangan murid bisa lebih optimal,” tutup Gita.

Salah seorang guru yang hadir dalam bincang-bincang tersebut juga bertanya tolak ukur dan kepribadian guru yang sukses seperti apa. Menteri perdagangan tahun 2011-2014 itu pun menjawab bahwa jika dalam proses belajar mengajar tidak ada siswa yang bertanya, maka kemungkinannya ada dua, mengerti atau tidak.

“Kita bisa mengukur pemahaman murid dari sejauh apa dan bagaimana mereka bertanya. Jika tidak ada yang nanya (ketika mengajar), saya merasa gagal. Lebih lanjut kalau siswa bisa berdebat dengan siswa lain, itu sudah maju ke level selanjutnya. Ketika ada murid yg bisa menjelaskan konsep ke murid yang lain, itu sudah level yang lebih tinggi lagi,” jelas Gita.

Sebagai penutup, Gita berpesan pada seluruh guru untuk lebih banyak membaca, agar bisa menjadi pengajar yang lebih efektif. Hal ini ia kemukakan karena kerap menemui guru yang tidak banyak membaca buku sebelum mengajar.

“Ini yang membedakan antara guru yang baik dan hebat. Guru baik tetaplah dengan apa yang mereka miliki, tapi guru hebat bisa mengantisipasi hal yang akan terjadi di masa depan,” tutup Gita. * (Syam/Pra)

Post Views124 Views
Tags: CakapGita WirjawanGuru

Related Posts

Dukung UMKM Banyuwangi: Cakap Hadirkan Pelatihan Digital Bersama MDI Ventures
Ekonomi

Dukung UMKM Banyuwangi: Cakap Hadirkan Pelatihan Digital Bersama MDI Ventures

by Pratama
Rabu, 8 Januari 2025
24
Cakap Gandeng PFN Persero Dukung Industri Kreatif Indonesia Mendunia
Sosialita

Cakap Gandeng PFN Persero Dukung Industri Kreatif Indonesia Mendunia

by Wahyu
Kamis, 26 Desember 2024
23

RECOMMENDED

Sakit Kepala Mendadak Bisa Jadi Alarm Bahaya, Dokter Bedah Saraf Ungkap 15 Tanda Gangguan Serius pada Otak

Sakit Kepala Mendadak Bisa Jadi Alarm Bahaya, Dokter Bedah Saraf Ungkap 15 Tanda Gangguan Serius pada Otak

25 Oktober 2026
5
GIIAS Makassar 2026 Siapkan 3 Kantong Parkir Gratis Tampung 750+ Kendaraan, Rombongan Bisa Hemat Tiket

GIIAS Makassar 2026 Siapkan 3 Kantong Parkir Gratis Tampung 750+ Kendaraan, Rombongan Bisa Hemat Tiket

25 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM