MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Isuzu Pastikan Sudah Siap Menerapkan Euro 4 Tahun 2022

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 29 April 2021
in Ekonomi
Isuzu Pastikan Sudah Siap Menerapkan Euro 4 Tahun 2022
29
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Penerapan standar emisi Euro 4 pada kendaraan mesin diesel masih terus digodok oleh pemerintah pusat. Peraturan yang harusnya ditetapkan April 2021, mundur menjadi 2022.

Hal itu tertuang di dalam surat yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020.

Anjuran untuk beralih ke Euro 4 itu sendiri sudah tertuang didalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017. Terlepas dari dinamika penerapan Euro 4 oleh Pemerintah, tentunya inovasi dan standarisasi Euro 4 akan baik sekali di terapkan di Indonesia.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Sony Sulaksono menjelaskan bahwa, ada empat faktor yang memengaruhi penundaan standar emisi Euro 4 untuk kendaraan diesel. Faktor pertama adalah impor komponen dan suku cadang kendaraan Euro 4 dari negara-negara calon pemasok yang saat ini belum pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Kedua antre pengujian emisi Euro 4 karena fasilitas pengujian yang terbatas untuk pengujian kendaraan diesel lebih kurang 3,5 ton.

“Sementara itu, pengujian kendaraan diesel di atas 3,5 ton dilakukan di luar negeri, seperti di Jepang dan Jerman,” ungkap Sony.

Faktor ketiga adalah pemenuhan kebutuhan tenaga ahli untuk pengembangan teknologi Euro 4 baik dari sisi produksi maupun uji coba mengalami kendala karena pandemi Covid-19.

Keempat, tambahan teknologi standar baku mutu emisi Euro 4 berdampak terhadap harga kendaraan sehingga dikhawatirkan tidak terserap oleh pasar yang daya belinya sedang menurun.

Menanggapi kebijakan tersebut, Tonton Eko, General Manager Product Development PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjelaskan, bahwa, bicara kesiapan pelaku industri, tentunya PT Isuzu Astra Motor Indonesia menyatakan siap.

“Kesiapan ini kami breakdown dalam 3 kategori, yaitu produk, layanan aftersales yaitu service dan spareparts, dan fasilitas pendukung seperti karoseri dan leasing partner. Perubahan landscape bisnis dengan penerapan EURO4 akan berpengaruh besar pada industry secara keseluruhan,” ungkap Tonton di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Dari sisi produk, Isuzu telah lebih dulu membawa teknologi commonrail di Indonesia sejak tahun 2011 pada truk Isuzu Giga, dan pada tahun 2018 pada truk Isuzu Elf NMR81. Teknologi Commonrail adalah teknologi yang nantinya akan digunakan pada saat implemantasi kebijakan EURO4 pada April 2022.

Untuk layanan aftersales, Isuzu yang lebih dulu mencuri start dengan menggunakan teknologi commonrail sejak tahun 2011 membuat tenaga dan sumber daya mekanik lebih siap. Begitu juga dengan spareparts. Saat ini sudah memiliki 139 unit Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 2.403 partshop, dan 45 Bengkel Mitra Isuzu (BMI).

Sementara untuk fasilitas pendukung seperti karoseri dan leasing partner, Isuzu memiliki Kerjasama baik dengan karoseri partner.

“Kami akan membantu dari sisi APM agar proses transformasi dari Euro 2 ke Euro 4 lebih lancar. Mengingat Karoseri juga harus melakukan investasi terkait dengan SKRB. Serta untuk leasing partner, kami memiliki 6 pilihan official leasing partner yang sudah bekerjasama dengan Isuzu seperti Astra Credit Companies atau ACC, Adira Finance, Asia Finance, Mitsui Finance, Mandiri Tunas Finance (MTF), serta SANF Finance dari Astra Financial, sehingga customer tidak perlu khawatir” jelas Tonton. * (Syam)

Post Views128 Views
Tags: Euro4IsuzuPenjualanTransportasiTruk

Related Posts

Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%
Ekonomi

Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%

by Wahyu
Sabtu, 17 Oktober 2026
13
JETOUR Makin Agresif! Penjualan Tembus 411 Unit, SUV PHEV Jadi Mesin Pendobrak Pasar
Ekonomi

JETOUR Makin Agresif! Penjualan Tembus 411 Unit, SUV PHEV Jadi Mesin Pendobrak Pasar

by Syamhudi
Jumat, 9 Oktober 2026
14

RECOMMENDED

Sakit Kepala Mendadak Bisa Jadi Alarm Bahaya, Dokter Bedah Saraf Ungkap 15 Tanda Gangguan Serius pada Otak

Sakit Kepala Mendadak Bisa Jadi Alarm Bahaya, Dokter Bedah Saraf Ungkap 15 Tanda Gangguan Serius pada Otak

25 Oktober 2026
5
GIIAS Makassar 2026 Siapkan 3 Kantong Parkir Gratis Tampung 750+ Kendaraan, Rombongan Bisa Hemat Tiket

GIIAS Makassar 2026 Siapkan 3 Kantong Parkir Gratis Tampung 750+ Kendaraan, Rombongan Bisa Hemat Tiket

25 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM