MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

AstraPay Catat Transaksi E-Wallet Meningkat 19% pada Sektor Transportasi di Kwartal Pertama 2025

Pratama by Pratama
Selasa, 8 April 2025
in Ekonomi
AstraPay Catat Transaksi E-Wallet Meningkat 19% pada Sektor Transportasi di Kwartal Pertama 2025
30
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Seiring dengan meningkatnya adopsi transaksi digital di Indonesia, AstraPay terus memperkuat posisinya sebagai solusi pembayaran digital yang mempermudah aksesibilitas bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung digitalisasi pembayaran, AstraPay mencatat peningkatan transaksi sebesar 19% pada sektor transportasi publik dalam kuartal pertama tahun ini.

Tren ini dipengaruhi oleh integrasi AstraPay dengan berbagai layanan transportasi, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, serta ekosistem transportasi lainnya.

Pertumbuhan Ekosistem Digital di Transportasi Publik

Dengan lebih dari 15,8 juta pengguna terdaftar, AstraPay terus mengembangkan ekosistemnya untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Kolaborasi dengan berbagai operator transportasi publik telah memungkinkan penumpang untuk melakukan pembayaran secara seamless.

“Kami melihat peningkatan signifikan dalam adopsi pembayaran digital, ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dalam transaksi. AstraPay hadir sebagai solusi yang mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan mobilitas urban, memastikan pengalaman perjalanan yang lebih seamless dan terjangkau bagi seluruh pengguna.” ujar Reny Futsy Yama, CEO AstraPay.

Tren Cashless Society dan Preferensi Konsumen

Laporan dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa nilai transaksi uang elektronik pada tahun 2024 mencapai lebih dari Rp700 triliun, meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan metode pembayaran digital dibandingkan uang tunai.

Selain itu, sebanyak 40% pengguna transportasi umum menyatakan bahwa mereka lebih memilih pembayaran non-tunai karena mengurangi antrian dan mempercepat proses naik kendaraan.

Dukungan AstraPay untuk Digitalisasi Transportasi

Melalui berbagai inisiatif strategis, AstraPay berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pembayaran yang lebih inovatif, termasuk peningkatan fitur keamanan, sistem top-up yang lebih cepat, serta program loyalitas bagi pengguna setia.

Dengan semakin banyaknya moda transportasi yang terintegrasi dengan AstraPay, diharapkan digitalisasi pembayaran di sektor ini dapat mendorong inklusi keuangan dan efisiensi dalam mobilitas masyarakat.

Sebagai bagian dari ekspansinya, AstraPay juga tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi pembayaran digital bagi transportasi umum di kota-kota lain di Indonesia. Dengan demikian, ekosistem pembayaran digital dapat berkembang lebih luas dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. * (Syam/Pra)

Post Views156 Views
Tags: AstraPayLembaga PembiayaanMRTPembayaran DigitalTransportasi

Related Posts

24 Tahun Jadi Pelanggan Garda Oto, Apa yang Membuat Ujang Tetap Percaya?
Ekonomi

24 Tahun Jadi Pelanggan Garda Oto, Apa yang Membuat Ujang Tetap Percaya?

by Pratama
Selasa, 11 Agustus 2026
27
70 Tahun Asuransi Astra, Pelanggan Garda Oto Berpeluang Bawa Pulang Toyota Veloz Hybrid
Ekonomi

70 Tahun Asuransi Astra, Pelanggan Garda Oto Berpeluang Bawa Pulang Toyota Veloz Hybrid

by Pratama
Selasa, 11 Agustus 2026
17

RECOMMENDED

Komunikasi Pemerintah Makin Krusial, Kepercayaan Publik Jadi Taruhannya

Komunikasi Pemerintah Makin Krusial, Kepercayaan Publik Jadi Taruhannya

21 September 2026
31
Rupiah Tembus Rp17.812, Asing Cabut dari Pasar, Keputusan BI Jadi Penentu IHSG

Rupiah Tembus Rp17.812, Asing Cabut dari Pasar, Keputusan BI Jadi Penentu IHSG

21 September 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    601 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM