MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Workshop Shoecare Inklusif: Kolaborasi Universitas Paramadina Tingkatkan Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 26 Mei 2025
in Sosialita
Workshop Shoecare Inklusif: Kolaborasi Universitas Paramadina Tingkatkan Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas
34
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Aktivis disabilitas sekaligus Staf Khusus Presiden Republik Indonesia bidang sosial periode 2019–2024, Angkie Yudistia, menyambut baik Workshop Shoecare Inklusif yang digagas sembilan mahasiswa Program Studi Magister Komunikasi Korporat Universitas Paramadina.

“Saya sangat senang dengan adanya program yang menyasar penyandang disabilitas yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Paramadina. Saya turut menyemangati anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan dan kemandirian mereka melalui keterampilan shoecare yang diajarkan hari ini,” ujarnya.

Workshop satu hari ini  diselenggarakan pada Sabtu, 24 Mei 2025, di SLB Negeri 01 Jakarta dan diikuti 15 peserta penyandang disabilitas usia produktif (18–25 tahun) untuk memperoleh keterampilan merawat dan membersihkan sepatu sebagai fondasi usaha mandiri. Kegiatan ini lahir dari mata kuliah “Komunikasi Korporate dan Pemberdayaan Sosial” yang diampu oleh Dr. Rini Sudarmanti, di mana mahasiswa diminta merancang program pemberdayaan berkelanjutan berbasis komunikasi.

Workshop lahir dari kepedulian atas fakta bahwa penyandang disabilitas berhak atas pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan layak sebagaimana diamanatkan UU No. 8 Tahun 2016. Namun, akses pelatihan yang terbatas, minimnya peluang kerja, dan stigma sosial masih menghambat.

Dari 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia (BPS 2022), hanya 45% yang masuk angkatan kerja—lebih rendah dibanding partisipasi umum sebesar 69%. International Labour Organization (ILO) menegaskan pentingnya pelatihan vokasional inklusif dan kesempatan kerja setara untuk mewujudkan ekonomi yang lebih adil.

Dengan pendekatan ekonomi inklusif—menjamin akses setara terhadap peluang, memberdayakan kelompok rentan, dan membangun kemandirian—panitia berharap peserta mampu mengubah keterampilan shoecare menjadi sumber pendapatan.

Erik Akmal, Ketua Panitia, menyatakan, “Kami ingin mendorong kemandirian ekonomi sekaligus menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas melalui keterampilan sederhana namun potensial dalam dunia bisnis.” Ia menambahkan, “Harapan kami, keterampilan shoecare ini dapat membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan teman-teman disabilitas secara berkelanjutan.”

Dedeh Kurniasih, Kepala Sekolah SLB Negeri 01 Jakarta menyambut positif inisiatif tersebut. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini karena dapat memberikan keterampilan yang praktis dan berguna bagi peserta kami,” ujar Dedeh.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Dr. Rini Sudarmanti, S.Sos., M.Si., menegaskan dukungan kampus: “Melalui kegiatan ini, mahasiswa kami menunjukkan bahwa komunikasi korporat bukan hanya tentang bisnis, melainkan sarana efektif menciptakan dampak sosial nyata bagi masyarakat.”

Panitia Pelaksana terdiri atas sembilan mahasiswa. Erik Akmal memimpin sebagai ketua panitia bersama Emmy Kuswandari selaku wakil ketua. Jalannya acara dikoordinasikan oleh Felinka Destiara, didukung Anggih Purnama pada administrasi dan Putri Syifa N di lini sponsorship. Peran pembawa acara dipercayakan kepada Iriene Christina, sementara kebutuhan konsumsi dikelola Tantya Legystania. Dokumentasi dan desain kreatif ditangani oleh duo Mada Iswibawa dan Isyraq Qaweem.

Peserta mendapat e‑certificate dan kesempatan menerima order shoecare langsung di lokasi. Diharapkan, keterampilan baru ini meningkatkan kepercayaan diri peserta dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi. * (Syam)

Post Views99 Views
Tags: Penyandang DisabilitasSepatuUniversitas ParamadinaWorkshop Shoecare

Related Posts

ALDO Hadirkan Kampanye Ramadan 2026 “Every Look Tells A Story”
Gaya Hidup

ALDO Hadirkan Kampanye Ramadan 2026 “Every Look Tells A Story”

by Pratama
Kamis, 5 Maret 2026
12
Maknai Natal, PGE Area Sibayak Berbagi Kasih Bersama Anak Penyandang Disabilitas
Sosialita

Maknai Natal, PGE Area Sibayak Berbagi Kasih Bersama Anak Penyandang Disabilitas

by Pratama
Minggu, 28 Desember 2025
22

RECOMMENDED

Langkah Besar Chery: Dari Pabrikan Mobil Menjadi Pengembang Robot AI Global

Langkah Besar Chery: Dari Pabrikan Mobil Menjadi Pengembang Robot AI Global

2 Juni 2026
8
Di Balik Sukses Pendidikan Vokasi, Ada Peran Besar United Tractors yang Kini Diakui Pemerintah

Di Balik Sukses Pendidikan Vokasi, Ada Peran Besar United Tractors yang Kini Diakui Pemerintah

2 Juni 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    571 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM