MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Pemasaran Digital FEB-UNJ Hadirkan Ketua BPKN-RI Pada Studium Generale: “Tantangan Perlindungan Konsumen di Era Digital”

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 14 September 2025
in Sosialita
Pemasaran Digital FEB-UNJ Hadirkan Ketua BPKN-RI Pada Studium Generale: “Tantangan Perlindungan Konsumen di Era Digital”
213
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Program Studi Pemasaran Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB-UNJ) menggelar Studium Generale bertema “Tantangan Perlindungan Konsumen di Era Digital”, bertempat di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika, Kampus UNJ.

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Muhammad Mufti Mubarok, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN-RI) Periode 2024-2027.

Mewakili pimpinan universitas, acara ini dibuka oleh Wakil Dekan I FEB-UNJ, Dr. Darmarika Swaramarinda, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran etis dan hukum dalam aktivitas pemasaran digital.

Sebelum memasuki sesi utama, Koordinator Program Studi Pemasaran Digital, Andi Muhammad Sadat, Ph.D menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis. Selain menjadi ajang penyambutan mahasiswa baru angkatan 2025, Studium Generale juga berfungsi sebagai forum pembelajaran kontekstual yang langsung bersinggungan dengan realitas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya terampil dalam teknologi pemasaran digital, tetapi juga memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab sosial. Tidak boleh terjebak dalam rutinitas di kelas,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Mufti Mubarok selaku narasumber memaparkan tantangan besar yang dihadapi dalam melindungi kepentingan konsumen di era digital, mulai dari maraknya penipuan daring, isu keamanan data pribadi, hingga praktik bisnis yang tidak adil sehingga sangat merugikan konsumen.

Transaksi digital melalui e-commerce menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian. Sektor ini menjadi motor utama ekonomi digital Indonesia, namun sangat rentan dengan pelanggaran hak-hak konsumen. Oleh sebab itu pemerintah melalui BPKN-RI terus berusaha menjadi garda terdepan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung.

Narasumber juga menekankan pentingnya peningkatan indeks keberdayaan konsumen Indonesia melalui: integrasikan teknologi digital ke dalam program edukasi dan perlindungan konsumen, edukasi konsumen melalui media sosial, menyederhakanakan proses pengaduan hingga melibatkan kelompok strategis termasuk mahasiswa dalam meningkatkan literasi konsumen.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan dosen maupun mahasiswa, tidak kurang 300 peserta hadir. Antusiasme peserta juga tergambar dalam sesi tanya jawab, membuktikan bahwa isu perlindungan konsumen di dunia digital sangat dekat dengan pengalaman mereka.

Acara juga turut dimeriahkan oleh persembahan tari dan lagu-lagu daerah oleh mahasiswa, memberi kesan mendalam pada pelaksanaan Studium Generale ini. * (Syam)

Post Views196 Views
Tags: BPKN-RIFEB-UNJPemasaran DigitalStudium Generale

Related Posts

Asuransi Astra Hadirkan Beauty Class for Disabilities Sebagai Pembekalan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi
Gaya Hidup

Asuransi Astra Hadirkan Beauty Class for Disabilities Sebagai Pembekalan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi

by Wahyu
Minggu, 2 November 2025
13

RECOMMENDED

Pasar Otomotif Lesu, Hyundai Justru Tancap Gas Penjualan Kuartal III 2026 Melonjak 15%

Pasar Otomotif Lesu, Hyundai Justru Tancap Gas Penjualan Kuartal III 2026 Melonjak 15%

8 November 2026
2
LPEI dan Maybank Gaspol Danai Eksportir, Plafon Pembiayaan Melonjak Jadi Rp1,5 Triliun

LPEI dan Maybank Gaspol Danai Eksportir, Plafon Pembiayaan Melonjak Jadi Rp1,5 Triliun

8 November 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM