MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 31 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 31 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Memanasnya Geopolitik, JFX Dorong Transparansi dan Penguatan Ekosistem Perdagangan Berjangka di Indonesia

Wahyu by Wahyu
Jumat, 17 April 2026
in Ekonomi
Memanasnya Geopolitik, JFX Dorong Transparansi dan Penguatan Ekosistem Perdagangan Berjangka di Indonesia
14
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Ketidakpastian geopolitik yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir telah mendorong volatilitas harga berbagai komoditas strategis, mulai dari energi hingga logam mulia. Kondisi ini memperkuat kebutuhan akan mekanisme perdagangan yang transparan serta instrumen lindung nilai yang mampu membantu pelaku pasar mengelola risiko secara lebih terukur.

Di tengah memanasnya situasi geopolitik tersebut turut mendorong penguatan peran perdagangan berjangka sebagai bagian dari infrastruktur pasar yang mendukung pembentukan harga yang efisien serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor dalam menghadapi dinamika global.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Yazid Kanca Surya, menyampaikan bahwa di tengah tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas, pelaku pasar semakin membutuhkan instrumen yang mampu memberikan perlindungan terhadap risiko sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.

“Dalam kondisi pasar yang semakin tidak pasti, kebutuhan terhadap mekanisme lindung nilai menjadi semakin relevan. Perdagangan berjangka hadir sebagai instrumen yang transparan, terstandarisasi, dan mendukung pembentukan harga yang kredibel di pasar,” ujar Yazid.

Sejalan dengan itu, JFX juga terus mendorong penguatan ekosistem perdagangan yang lebih transparan, terawasi, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh pelaku pasar.

Dari sisi kinerja, sejumlah produk unggulan JFX menunjukkan kontribusi signifikan terhadap aktivitas perdagangan. Pada sektor komoditas fisik, JFX menguasai lebih dari 95% pangsa pasar ekspor timah Indonesia, dengan nilai transaksi mencapai sekitar USD 1,7 miliar pada 2025.

Sementara itu, pada perdagangan derivatif, kontrak olein (OLE01) mencatat kontribusi sebesar 38,7% dari total volume transaksi Exchange Traded Derivatives (ETD) JFX atau setara dengan 615.028 lot. Di sisi lain, kontrak Loco Gold juga mendominasi aktivitas transaksi OTC dengan porsi mencapai 85,2% dari total volume.

Selain komoditas, JFX juga memiliki produk berbasis efek global melalui skema PALN yang mencakup perdagangan saham dan ETF Amerika Serikat. Produk ini menjadi bagian dari diversifikasi instrumen yang tersedia di JFX, dengan tren transaksi yang terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

JFX juga mengembangkan perdagangan emas digital yang menggabungkan kemudahan transaksi berbasis digital dengan kepastian underlying emas fisik, sehingga memberikan keseimbangan antara aksesibilitas dan keamanan bagi investor.

Di sisi pengembangan, JFX terus menghadirkan inovasi untuk memperluas akses pasar. Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah kontrak berukuran mikro dan nano pada komoditas seperti emas, perak, tembaga, dan energi, yang dirancang untuk meningkatkan

Diskusi seputar kondisi geopolitik dan perdagangan berjangka komoditi dibahas dalam kegiatan media gathering yang diselenggarakan JFX pada Rabu, 15 April 2026 di Second Coffee, Menteng, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama media untuk membahas perkembangan pasar komoditas, dinamika global, serta peran perdagangan berjangka dalam menjawab tantangan tersebut.

Ke depan, JFX berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai penyedia infrastruktur pasar yang kredibel, mendorong transparansi, serta memperluas akses terhadap instrumen keuangan yang relevan bagi pelaku usaha maupun investor di Indonesia. * (Syam/Wah)

Post Views103 Views
Tags: BBJEmasgeopolitikGoldJFXlindung nilaiperdagangan derivatif

Related Posts

Migas Tak Lagi Mudah, Tapi Indonesia Masih Punya “Harta Karun” Energi
Ekonomi

Migas Tak Lagi Mudah, Tapi Indonesia Masih Punya “Harta Karun” Energi

by Wahyu
Kamis, 21 Mei 2026
18
Minyak Mengalami Kenaikan, Risiko Geopolitik Kembali Meningkat
Ekonomi

Minyak Mengalami Kenaikan, Risiko Geopolitik Kembali Meningkat

by Wahyu
Selasa, 21 April 2026
18

RECOMMENDED

Bukan Sekadar Pamer Mobil, GIIAS 2026 Kini Punya Layanan Cek Kesehatan Gratis Berbasis AI

Bukan Sekadar Pamer Mobil, GIIAS 2026 Kini Punya Layanan Cek Kesehatan Gratis Berbasis AI

31 Juli 2026
4
Honda Bongkar Makna ‘Culture. Evolved.’, Ternyata Bukan Hanya Soal Elektrifikasi

Honda Bongkar Makna ‘Culture. Evolved.’, Ternyata Bukan Hanya Soal Elektrifikasi

31 Juli 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    378 shares
    Share 151 Tweet 95
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM