Jakarta, Mediaprofesi.id – Grup band metal alternatif Rahasia Intelijen kembali menunjukkan tajinya di skena musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul Suci Tanah Pembantaian. Dirilis di bawah naungan HALOS Records, lagu ini hadir dengan energi agresif sekaligus kritik sosial yang tajam.
Dengan aransemen yang intens, riff gitar menghentak, dan vokal penuh emosi, “Suci Tanah Pembantaian” menjadi bentuk kegelisahan band terhadap konflik berkepanjangan yang dibungkus isu agama, politik, hingga kepentingan elit kekuasaan.
Formasi terbaru Rahasia Intelijen diperkuat oleh Anindya Pramadhyana, Winky Wiryawan, Cesar Alkautsar, Topan Tofano, serta Nicko Rahmat Prabowo. Kehadiran Winky membawa warna musikal yang unik, sementara karakter vokal Anindya—yang juga dikenal sebagai vokalis Saint Loco—membuat nuansa lagu terasa semakin liar dan emosional.
Menurut Anindya, lagu ini berbicara tentang tanah yang dianggap suci namun terus menjadi arena pertumpahan darah selama ratusan tahun. “Kami ingin menunjukkan bahwa konflik ini bukan sekadar perebutan wilayah, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat sipil sering menjadi korban kepentingan elit,” ujarnya.
Tak hanya menyoroti perang dan konflik global, lagu ini juga merefleksikan kondisi sosial hari ini—mulai dari meningkatnya sentimen antaragama, perang opini di ruang publik, hingga derasnya disinformasi yang memecah masyarakat.
Bagi Rahasia Intelijen, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium paling jujur untuk menyuarakan keresahan sosial. Pesan itulah yang terasa kuat dalam “Suci Tanah Pembantaian”, sebuah lagu yang terdengar keras namun menyimpan refleksi mendalam tentang kemanusiaan dan persatuan.
Single Suci Tanah Pembantaian sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 15 Mei 2026. * (Syam)



