Jakarta, Mediaprofesi.id – Teknologi robotika kini tak lagi sekadar gambaran masa depan dalam film fiksi ilmiah. Dalam setahun terakhir, perkembangan embodied intelligence melesat cepat dan mulai hadir nyata di tengah kehidupan sehari-hari.
Didukung kemajuan large language models, sistem persepsi, hingga motion control, robot humanoid kini bukan hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu memahami lingkungan dan berinteraksi secara langsung dengan manusia.
Perubahan besar ini membuat industri robotika bergerak dari tahap eksperimen menuju implementasi nyata di berbagai sektor. Mulai dari layanan publik, area komersial, hingga kebutuhan industri, robot kini mulai mengambil peran yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia.

Di tengah tren global tersebut, AiMOGA Robotics muncul sebagai salah satu pemain yang agresif memperluas penerapan robot humanoid berbasis kebutuhan dunia nyata. Fokus mereka bukan hanya menciptakan teknologi canggih, tetapi memastikan robot benar-benar relevan dan bisa digunakan dalam berbagai skenario sehari-hari.
Langkah besar itu terlihat pada April 2025 ketika AiMOGA sukses melakukan pengiriman global perdana sebanyak 220 unit robot humanoid. Kehadirannya pun mulai diperkenalkan di Indonesia lewat partisipasi di booth Chery Group, termasuk iCAR dalam ajang IIMS 2026. Momen itu menjadi gambaran awal bagaimana robot humanoid perlahan akan masuk ke berbagai lini kehidupan masyarakat Indonesia.
Menariknya, AiMOGA tidak hanya berhenti di konsep futuristis. Dengan dukungan kekuatan manufaktur, rantai pasok, dan jaringan global Chery, robot AiMOGA kini telah digunakan di lebih dari 30 negara dan wilayah. Penggunaannya pun sangat luas, mencakup lebih dari 100 skenario berbeda, mulai dari showroom otomotif, layanan pemerintahan, pengaturan lalu lintas, hingga berbagai acara publik.

Salah satu penerapan yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran robot polisi lalu lintas. Dari Wuhu hingga sejumlah kota lainnya, robot ini sudah mulai membantu pengawasan lalu lintas dan bahkan diperluas untuk area keamanan sekolah. Tidak hanya itu, AiMOGA juga tengah diuji coba di stasiun kereta cepat, pusat layanan pemerintahan, hingga perpustakaan dengan kemampuan memberi panduan, menjawab pertanyaan, sampai berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Semua perkembangan tersebut menjadi bagian dari visi besar AiMOGA bertajuk “Driven by Scenarios, United for Growth”. Memasuki fase berikutnya, perusahaan ini akan memperlihatkan evolusi teknologi mereka melalui Beijing Auto Show 2026 dan AiMOGA Global Unveiling.
Dalam Beijing Auto Show 2026, AiMOGA akan tampil bersama ekosistem otomotif Chery dengan memperlihatkan integrasi antara robotika dan kendaraan pintar. Kolaborasi ini membuka peluang baru bagi lahirnya berbagai skenario mobilitas cerdas di masa depan.

Sementara itu, melalui AiMOGA Global Unveiling, perusahaan akan memperkenalkan jajaran robot terbaru, mulai dari robot humanoid hingga robot anjing, lengkap dengan product matrix yang lebih komprehensif. Momentum ini sekaligus menjadi penanda keseriusan AiMOGA menuju tahap industrialisasi robotika modern.
Tak berhenti di sana, dalam International Business Summit 2026, AiMOGA juga akan memaparkan arah masa depan industri robotika sebagai bagian dari “third growth curve” Chery. Fokusnya mencakup kolaborasi mobil dan robot, integrasi ekosistem, hingga penguatan kemitraan global.
Perkembangan ini menjadi sinyal bahwa robot humanoid bukan lagi teknologi masa depan yang jauh dari kenyataan. Perlahan namun pasti, mereka mulai hadir di ruang publik, membantu aktivitas manusia, dan mengubah cara dunia berinteraksi dengan teknologi. * (Syam/Wah)





