Jakarta, Mediaprofesi.id – Chery Group kembali menunjukkan dominasinya di industri otomotif global. Sepanjang Januari-Juni 2026, pabrikan asal Tiongkok ini membukukan penjualan 1.357.533 unit, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Kontributor utamanya datang dari kendaraan ramah lingkungan atau New Energy Vehicle (NEV). Selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan NEV mencapai 475.238 unit atau naik 32,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, selama tiga bulan berturut-turut, penjualan NEV konsisten menembus angka 100 ribu unit per bulan.
Tak hanya di pasar domestik, performa Chery juga semakin mengesankan di pasar internasional. Ekspor kendaraan mencapai 943.817 unit atau melonjak 71,5 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadikan Chery sebagai produsen otomotif Tiongkok pertama yang mampu mengekspor lebih dari 900 ribu kendaraan hanya dalam satu semester.
Di balik pencapaian itu, brand kendaraan energi baru iCAR turut berperan lewat dua model andalannya, V23 dan V27. Mengusung filosofi Building Classic Cars for the New Energy Era, iCAR memadukan desain klasik dengan teknologi elektrifikasi modern untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa depan.

Awal 2026 menjadi momentum penting bagi iCAR V27. SUV flagship berbasis teknologi Golden REEV (Range-Extended Electric Vehicle) ini mulai diproduksi massal di Wuhu Super Factory sebelum menjalani debut global di Dubai. Kehadirannya langsung menarik perhatian sebagai salah satu SUV boxy elektrifikasi yang paling dinanti di Timur Tengah. Selanjutnya, versi setir kanan diperkenalkan di Auto China sebagai langkah awal menuju Asia Tenggara dan Oseania.
Sementara itu, iCAR V23 terus menuai prestasi. Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, model ini meraih tiga penghargaan. Di Thailand, V23 dinobatkan sebagai Best Compact Electric SUV dan Best Boxy Design Award, sekaligus memimpin segmen SUV listrik ukuran menengah berdasarkan J.D. Power China NEV Product Appeal Index. Desainnya juga diganjar penghargaan bergengsi Red Dot Award: Design Concept.
Hingga kini, jaringan iCAR telah hadir di lebih dari 40 negara dan wilayah. Timur Tengah menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat, disusul Asia Tenggara. Di Thailand, V23 memimpin segmen boxy SUV, sementara di Hong Kong menjadi mobil terlaris lintas kategori pada Juni 2026. Di Afrika Selatan, V23 bahkan mengumpulkan lebih dari 300 pemesanan hanya dalam bulan pertama peluncurannya.
Selanjutnya, iCAR memastikan V27 akan memasuki pasar Eropa, menandai langkah besar dalam strategi ekspansi globalnya.

Keunggulan V27 terletak pada teknologi Golden REEV yang dipadukan mesin 1.5T range extender dengan efisiensi termal hingga 44,5 persen. Sistem ini mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 150 km dalam mode listrik murni dan total jelajah lebih dari 1.000 km. Untuk pasar Indonesia, V27 bahkan diklaim sanggup menempuh lebih dari 1.200 km sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap range anxiety.
Teknologi tersebut dipadukan dengan sistem penggerak empat roda elektrik i-AWD yang memiliki sembilan mode berkendara, memberikan performa optimal di jalan raya maupun medan off-road.
“Melalui iCAR V27, kami ingin menghadirkan kendaraan energi baru yang memadukan desain ikonik dengan teknologi yang benar-benar relevan bagi konsumen. Golden REEV dan i-AWD memungkinkan pengguna menjelajah lebih jauh dengan percaya diri tanpa khawatir soal jarak tempuh,” ujar Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia.
Teknologi ini kini resmi hadir di Indonesia melalui peluncuran iCAR V27 di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Ke depan, iCAR akan terus memperluas ekspansi globalnya, termasuk ke Eropa dan Afrika Selatan, sembari memperkuat ekosistem kendaraan energi baru yang menggabungkan desain, inovasi, dan pengalaman berkendara modern. * (Syam/Pra)





