Jakarta, Mediaprofesi.id – DENZA memperluas kiprahnya di Indonesia dengan cara yang berbeda. Tak hanya menghadirkan kendaraan premium, merek kendaraan listrik di bawah BYD ini juga merangkul dunia seni melalui kolaborasi dengan ArtMoments 2026 sebagai VIP Mobility Partner.
Kolaborasi tersebut resmi diperkenalkan dalam acara DENZA x ArtMoments: The Collectors Dinner yang digelar di showroom terbaru DENZA HAKA Pondok Indah, Jakarta Selatan. Acara ini sekaligus menjadi penanda peresmian showroom keenam DENZA di Indonesia.
Mengusung tema “Art in Motion”, DENZA menghadirkan perpaduan antara teknologi, seni, desain, dan gaya hidup premium dalam satu pengalaman yang lebih personal dan emosional. Bagi DENZA, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga representasi inovasi, craftsmanship, dan estetika yang terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat modern.
“Melalui tema Art in Motion, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi dan seni dapat bergerak selaras dalam menciptakan pengalaman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga emosional dan bermakna,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, showroom DENZA HAKA Pondok Indah sempat bertransformasi menjadi galeri seni temporer yang menampilkan 21 karya pilihan dari seniman Indonesia, Amerika Serikat, dan Asia Tenggara. Nama-nama seperti Adam Handler, Putu Winata, Erica Hestu Wahyuni, Ng Kee Yam, Teja Astawa, Alipjon, hingga Bagus Sesar turut meramaikan pameran tersebut.

Kurasi karya seni itu terinspirasi dari filosofi konfigurasi “777” pada DENZA D9 yang mampu mengakomodasi tujuh penumpang, tujuh koper, dan tujuh tas. Konsep tersebut diterjemahkan ke dalam tujuh karya besar, tujuh karya medium, dan tujuh karya kecil yang merepresentasikan harmoni serta keseimbangan.
Kolaborasi ini berlanjut dalam gelaran ArtMoments 2026 yang berlangsung pada 4-7 Juni di AGORA Mall Jakarta. Di sana, DENZA menghadirkan dua instalasi utama yang menjadi sorotan.
Pertama, DENZA D9 akan tampil sebagai kanvas bergerak melalui sentuhan karya seniman muda Indonesia, Arief Witjaksana. Kedua, DENZA B8 yang baru diperkenalkan di Indonesia akan diubah menjadi ruang pengalaman imersif yang memadukan kemewahan kabin premium dengan kualitas audio DEVIALET dan karya sound art dari seniman Malaysia, Gabriel Cheah.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa inovasi bagi DENZA tidak hanya soal teknologi canggih, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut mampu menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman, intuitif, dan elegan bagi pengguna.
“Melalui Art in Motion, kami ingin menunjukkan bahwa mobilitas premium dapat menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup, di mana teknologi, seni, dan desain bergerak bersama menciptakan pengalaman yang lebih berkesan,” katanya.

Bersamaan dengan kolaborasi tersebut, DENZA juga memperkuat jaringan ritelnya melalui pembukaan DENZA HAKA Pondok Indah. Showroom yang berdiri di atas lahan seluas 2.687 meter persegi itu dirancang sebagai premium urban flagship showroom dengan konsep yang mengedepankan kenyamanan, kemewahan, dan pengalaman pelanggan yang lebih personal.
Mengusung desain modern dengan fasad kaca transparan, area lounge eksklusif, hingga ruang konsultasi privat, showroom ini dihadirkan bukan hanya sebagai tempat membeli kendaraan, tetapi juga sebagai “living space for a premium lifestyle”.
Ke depan, DENZA berencana memperluas jaringan showroom ke sejumlah kota strategis seperti PIK 2, Alam Sutera, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar sepanjang 2026.
Sementara itu, ArtMoments menyambut positif kolaborasi lintas industri ini. Co-founder dan Fair Director ArtMoments, Sendy Widjaja, menilai kerja sama tersebut menjadi contoh bagaimana seni dapat berinteraksi dengan teknologi dan gaya hidup modern secara relevan dan inspiratif.
Melalui Art in Motion, DENZA dan ArtMoments ingin mengajak masyarakat melihat bahwa mobilitas premium bukan hanya tentang perjalanan, melainkan juga tentang pengalaman, emosi, dan makna yang menyertainya. * (Syam/Wah)





