MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Kabar Baik bagi Penyandang Diabetes, Obat Inovatif dari Korea Resmi Hadir di Indonesia

Wahyu by Wahyu
Jumat, 10 Juli 2026
in Gaya Hidup
Kabar Baik bagi Penyandang Diabetes, Obat Inovatif dari Korea Resmi Hadir di Indonesia
42
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Meningkatnya jumlah penyandang diabetes di Indonesia mendorong kebutuhan akan pilihan terapi yang semakin efektif. Menjawab tantangan tersebut, Daewoong Pharmaceutical Indonesia resmi meluncurkan Enavogliflozin, obat antidiabetes golongan SGLT-2 inhibitor yang dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan asal Korea Selatan itu.

Peluncuran dilakukan dalam Forum Endokrinologi Nasional ke-14 sekaligus Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PIT PERKENI) 2026 di Hotel Aryaduta Bandung, 26-28 Juni 2026. Ajang ini dihadiri sekitar 500 dokter spesialis, endokrinolog, dan tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam simposium ilmiah tersebut, Daewoong memaparkan hasil penelitian mengenai penggunaan Enavogliflozin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Asia. Pembahasan juga menyoroti pentingnya pengelolaan diabetes yang tidak hanya berfokus pada penurunan kadar gula darah, tetapi juga risiko penyakit jantung, gangguan ginjal, serta masalah metabolik lainnya.

Data International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas 2024 menunjukkan Indonesia memiliki sekitar 20,4 juta orang dewasa penyandang diabetes, terbesar kelima di dunia. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi 28,6 juta pada 2050. Yang mengkhawatirkan, sekitar 15 juta kasus diperkirakan belum terdiagnosis.

Ketua Umum PERKENI, Prof. Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD, K-EMD, menilai kehadiran Enavogliflozin menjadi tambahan pilihan terapi yang penting bagi pasien diabetes di Indonesia. Menurutnya, meningkatnya beban penyakit diabetes membutuhkan kolaborasi erat antara tenaga kesehatan, organisasi profesi, akademisi, dan industri agar kualitas pengobatan serta hasil jangka panjang pasien terus membaik.

Sementara itu, Prof. Yong-ho Lee dari Yonsei University Severance Hospital, Korea Selatan, menjelaskan bahwa terapi ini didukung bukti klinis yang diperoleh dari pasien diabetes tipe 2 di Asia. Menurutnya, karakteristik pasien Asia berbeda sehingga pemilihan terapi tidak cukup hanya mempertimbangkan efektivitas menurunkan gula darah, tetapi juga dampaknya terhadap berat badan dan resistensi insulin.

Forum ilmiah ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Korean Diabetes Association (KDA) dan PERKENI. Kerja sama tersebut bertujuan memperluas penelitian bersama serta pendidikan medis di bidang diabetes.

Ketua KDA, Prof. Sung-rae Kim, menyebut kesepakatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas penanganan diabetes melalui riset dan pertukaran ilmu pengetahuan antara kedua negara.

CEO Daewoong Pharmaceutical, Seong-soo Park, berharap peluncuran Enavogliflozin dapat memberikan alternatif terapi yang lebih baik bagi pasien diabetes tipe 2 di Indonesia. Ia menegaskan Daewoong akan terus memperluas kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan organisasi profesi guna mendukung peningkatan kualitas tata laksana diabetes di Tanah Air. * (Syam/Wah)

Post Views119 Views
Tags: Daewoong PharmaceuticalDiabetesEnavogliflozin

Related Posts

Tak Hanya Gula Darah, Diabetes Diam-Diam Mengancam Jantung dan Ginjal
Gaya Hidup

Tak Hanya Gula Darah, Diabetes Diam-Diam Mengancam Jantung dan Ginjal

by Pratama
Kamis, 25 Juni 2026
22
Daewoong Bangun Aliansi Strategis dengan Ribuan Apoteker, Strategi Kuasai Pasar Obat Bebas Indonesia
Ekonomi

Daewoong Bangun Aliansi Strategis dengan Ribuan Apoteker, Strategi Kuasai Pasar Obat Bebas Indonesia

by Wahyu
Sabtu, 13 Juni 2026
10

RECOMMENDED

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

15 September 2026
5
Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

15 September 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM